Beranda Pendidikan Ups, Generasi Milineal Diminta Hati-hati Gunakan Internet

Ups, Generasi Milineal Diminta Hati-hati Gunakan Internet

LensaKalbar – Anak-anak yang lahir pada 1990-an ke atas atau disebut sebagai generasi milineal, dihadapkan pada perkembangan teknologi informasi yang luar biasa.

Untuk itu, mereka harus berhati-hati menggunakan internet, supaya tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

“Berhati-hatilah dalam menggunakan internet dan manfaat waktu dengan sebaik mungkin,” pesan dr. H Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, kepada anak-anak yang menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sintang 2017, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Kamis (1910).

Selain kepada anak-anak, Jarot juga mengingatkan kepada para orangtua, bahwa perlindungan terhadap anak terutama dimulai dari lingkungan keluarganya.

“Keluarga mesti mengerti pola asuh yang benar, karena ini merupakan bagian dari parenting. Keluarga tempat utama dalam perlindungan anak,” jelasnya.

Jarot mengatakan, semua pihak terutama para orangtua perlu menghayati apa yang diinginkan anak-anak yang disebut juga dalam Konvensi Hak Anak (KHA).

“Saat ini kita harus bisa mendengarkan pema-
haman seorang anak,” katanya.

Bagaimanapun juga, tambah dia, anak-anak perlu mendapatkan perlindungan, pengawasan dan bimbingan, agar apa yang diinginnya memperoleh hasil yang positif.

Menurut Jarot, permasalahan anak semakin hari semakin kompleks, tidak terkecuali di Kabupaten Sintang. Tentunya hal ini membutuhkan perhatian khusus semua pihak.

Permasalahan anak yang paling utama, ungkap Jarot terkait pernikahan usia dini, perokok pemula, anak ditelantarkan orangtuanya.

“Kemudian di Indonesia ini 37 persen Balita kita menderita stunting, tidak badan tidak sesuai umurnya,” katanya.

Jarot menilai, saat terdapat dua hal yang tidak dapat ditolak dari anak – anak. Pertama, mereka rentan atau tidak tahan dengan peer preasure yaitu tekanan dari lingkungan. Kedua, anak-anak sangat cepat ingin mengetahui banyak hal, ingin coba-coba dengan sesuatu yang baru, kemudian yang paling penting membuka situs internet yang berbau negatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PPPA) Kabupaten Sintang, Idham Khalik mengatakan, Peringatan HAN ini merupakan wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak, agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, di bawah naungan dan perlindungan orang-orang terdekat dan orangtua.

“Kegiatan ini juga untuk mengajak keluarga-keluarga di Kabupaten Sintang untuk menjadi pemeran utama dalam memberikan pemahaman tentang perlindungan terhadap anak. Sehingga ke depannya, anak – anak kita dapat menjadi orang yang cerdas, sehat, dan menjadi generasi terbaik,” kata Idham. (Dex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here