LensaKalbar – Di hari pertama tes CPNS dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di Kabupaten Sintang telah rampung dengan jumlah 500 peserta CPNS.
Dari jumlah tersebut ternyata hanya 8 orang yang berhasil mencapai passing grade tes kompetisi dasar (SKD). Sedangkan peserta lainnya harus gugur.
“Hanya 8 peserta yang lulus. Sisanya gugur,” kata Kepala BKPSDM, Palentinus Rabu (7/11/2018).
Menurut Palentinus, ada tiga passing grade yang ditentukan BKN, yakni TKP minimal 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75.
“Secara umum peserta CPNS 2018 di Kabupaten Sintang gugur di tes TKP dan TIU. TWK hanya sebagian saja,” ungkap Palentinus.
Sebelum memasuki sesi I hingga V, tambah Palentinus, peserta CPNS 2018 telah diberikan arahan agar fokus dalam menjalankan tes CAT.
“Sudah kita sampaikan agar fokus dan teliti dalam mengikuti tes CAT CPNS 2018,” ujarnya.
Terpisah, satu di antara peserta CPNS, Maryuni mengaku sangat kecewa karena nilai passing grade-nya gagal dengan selisih hanya satu poin di TKP.
“Hanya kurang satu poin saja. Memang tesnya cukup sulit. Apalagi Tes Karakteristik Pribadi (TKP),” ujarnya.
Maryuni mengatakan, dirinya tidak menyangka jika TKP menjadi tes yang sulit pada tahun ini. “Saat kita mengerjakan TKP sangat susah, saya kira TWK dan TIU yang susah ternyata TKP,” ungkapnya.
Sementara, Solikin peserta CPNS 2018 merasa sangat senang dengan hasil tes CAT di hari pertama. Sebab dirinya dinyatakan lulus oleh panitia penyelenggara.
“Alhamdulillah saya lulus dalam tes CAT CPNS 2018 ini,” kata Solikin warga Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.
Solikin menilai, dengan sistem CAT ini sangat baik serta transparan jika dibandingkan dengan tes CPNS terdahulu yang masih manual menggunakan kertas.
“Dengan menggunakan Sistem CAT, penyelenggaraan CPNS menjadi sangatlah ketat, dan sangat transparan. Nilai yang dihasilkan langsung dapat dilihat ketika peserta selesai ujian,” ungkapnya. (Dex)