Breaking News
light_mode

Tes TKP dan TIU Bikin 492 CPNS Sintang Gugur

  • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Di hari pertama tes CPNS dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di Kabupaten Sintang telah rampung dengan jumlah 500 peserta CPNS.

Dari jumlah tersebut ternyata hanya 8 orang yang berhasil mencapai passing grade tes kompetisi dasar (SKD). Sedangkan peserta lainnya harus gugur.

“Hanya 8 peserta yang lulus. Sisanya gugur,” kata Kepala BKPSDM, Palentinus Rabu (7/11/2018).

Menurut Palentinus, ada tiga passing grade yang ditentukan BKN, yakni TKP minimal 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75.

“Secara umum peserta CPNS 2018 di Kabupaten Sintang gugur di tes TKP dan TIU. TWK hanya sebagian saja,” ungkap Palentinus.

Sebelum memasuki sesi I hingga V, tambah Palentinus, peserta CPNS 2018 telah diberikan arahan agar fokus dalam menjalankan tes CAT.

“Sudah kita sampaikan agar fokus dan teliti dalam mengikuti tes CAT CPNS 2018,” ujarnya.

Terpisah, satu di antara peserta CPNS,  Maryuni mengaku sangat kecewa karena nilai passing grade-nya gagal dengan selisih hanya satu poin di TKP.

“Hanya kurang satu poin saja. Memang tesnya cukup sulit. Apalagi Tes Karakteristik Pribadi (TKP),” ujarnya.

Maryuni mengatakan, dirinya tidak menyangka jika TKP menjadi tes yang sulit pada tahun ini. “Saat kita mengerjakan TKP sangat susah, saya kira TWK dan TIU yang susah ternyata TKP,” ungkapnya.

Sementara, Solikin peserta CPNS 2018 merasa sangat senang dengan hasil tes CAT di hari pertama. Sebab dirinya dinyatakan lulus oleh panitia penyelenggara.

“Alhamdulillah saya lulus dalam tes CAT CPNS 2018 ini,” kata Solikin warga Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.

Solikin menilai, dengan sistem CAT ini sangat baik serta transparan jika dibandingkan dengan tes CPNS terdahulu yang masih manual menggunakan kertas.

“Dengan menggunakan Sistem CAT, penyelenggaraan CPNS menjadi sangatlah ketat, dan sangat transparan. Nilai yang dihasilkan langsung dapat dilihat ketika peserta selesai ujian,” ungkapnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rendahnya Kesadaran Masyarakat untuk Disiplin Prokes
    OPD

    Rendahnya Kesadaran Masyarakat untuk Disiplin Prokes

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih kurangnya kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan menjadi salah satu penyebab sulitnya memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Sintang. Sikap kurang peduli sebagian masyarakat mematuhi protokol kesehatan, khususnya 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas) membuat angka kasus Covid-19 terus meningkat. Salah satu […]

  • Percantik Trotoar A Yani dengan Pohon Berbunga

    Percantik Trotoar A Yani dengan Pohon Berbunga

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani tengah dikerjakan. Keberadaan sarana bagi pedestrian ini juga akan dipercantik dengan pohon-pohon berbunga. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan, Jalan Ahmad Yani akan dihiasi dengan pohon-pohon berbunga. Tidak hanya itu, secara bertahap jalan-jalan lainnya juga ditanami pohon-pohon untuk menjadikan Pontianak sebagai kota yang asri dan […]

  • Jangan Sembarangan Keluarkan Dokumen Kependudukan!

    Jangan Sembarangan Keluarkan Dokumen Kependudukan!

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, Surtarmidji menegaskan, kepada 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar agar bisa lebih ketat dalam mengeluarkan administrasi kependudukan. langkah itu dinilainya penting dalam mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah menekan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). “Menurut saya, akar permasalahan dari TPPO yang terjadi di Kalbar terletak pada dokumen […]

  • Pj Bupati Minta Pupuk Subsidi Disalurkan Tepat Sasaran

    Pj Bupati Minta Pupuk Subsidi Disalurkan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail melakukan peninjauan ketersediaan pupuk bersubsidi di Toko Kampung Tani, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (10/7/2024). Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Ismail mengatakan Dinas Pertanian berupaya agar ketersediaan pupuk subsidi dapat stabil dalam memenuhi kebutuhan para petani yang tersebar di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah. Dimana […]

  • Launching Posyandu Itegritas Layanan Primer

    Launching Posyandu Itegritas Layanan Primer

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Launching Posyandu Terintergrasi Layanan Primer di Posyandu Kelapa Hibrida, Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (10/6/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan bahwa kegiatan ini tentunya sebagai upaya mempersiapkan generasi masa depan sehat dan berkualitas karena akan melanjutkan pembangunan. “Tugas kita bersama mempersiapkan generasi yang sehat sejak kandungan, […]

  • Edi Kamtono Tampil di Catwalk PFW

    Edi Kamtono Tampil di Catwalk PFW

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bergaya layaknya model fashion show, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama beberapa tamu undangan berjalan di atas catwalk yang didesain menyerupai zebra cross mengawali dibukanya Pontianak Fashion Week (PFW) 2022 di Taman Sepeda Untan, Jumat (19/8/2022). Berpakaian kemeja batik berwarna hijau, Edi tampil sebagai satu di antara sekian banyak model fashion. Busana […]

expand_less