Breaking News
light_mode

Terry: Bupati Jarot Banyak Lakukan Terobosan untuk Sintang

  • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
  • comment 0 komentar
Dua Kades Berharap Jalan Penghubung Diperbaiki

LensaKalbar – Problematika yang dihadapi masyarakat Kabupaten Sintang adalah persoalan infrastruktur jalan dan jembatan. Olehkarenanya, peran kepala daerah dinilai sangat penting dalam mengatasi segala persoalan yang ada.

“Setelah beberapa kali berganti kepala daerah. problem utamanya adalah persoalan infrastruktur jalan dan jembatan. kondisi ini rill terjadi di 14 kecamatan, Kabupaten Sintang. karena hampir semua kecamatan yang ada kesulitan infrastruktur jalan dan jembatan,” kata Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim, Senin (08/10/2018).

Meskipun demikian, Terry mengajak masyarakat untuk bersyukur. Sebab, sejak Bumi Senentang ini dipimpin oleh Bupati Jarot Winarno, banyak terobosan-terobosan yang dilakukan. Contohnya ruas jalan yang menghubungkan Desa Nanga Oran dan Desa Nanga Laar, sebelumnya tidak ada ruas jalan. Tetapi sekarang sudah ada.

“Meskipun ruas jalannya dalam keadaan sulit dan memperihatinkan, tetapi badan jalan sudah ada. Nah, ini suatu terobosan yang sangat bagus dan wajib kita dukung bersama,” ungkap Terry.

Untuk itu, tambah Terry, lembaga legislatif Kabupaten Sintang berkomitmen untuk mendukung langkah dan terobosan Bupati Sintang dalam mengatasi persoalan infrastruktur jalan dan jembatan.

” Kita sebagai dewan juga memiliki peran penting dalam menyetujui rencana anggaran pembangunan di Kabupaten Sintang. Meskipun dana APBD kita masih sedikit dan minim, tetapi kita sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat dengan melaksankan pembangunan yang ada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Nanga Oran, Jaidin mengharapkan Pemerintah Kabupaten Sintang dapat membangun akses jalan yang menghubungkan Desa Nanga Oran menuju Nanga Laar, Kecamatan. Kayan Hulu. Sebab, sampai saat ini kendaraan roda empat belum dapat melintasi ruas jalan tersebut. Dikarenakan kondisi ruas jalan yang sangat memperihatinkan untuk dilewati.

“Kalau bisa ruas jalan yang sudah terbuka ini dapat diperbaiki lagi. Sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintasinya,” harap Jaidin.

Sementara, Kepala Desa Nanga Laar, Suarsono mengaku bahwa kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai memang sangat dinantikan oleh masyarakatnya, bahkan penantian itu ada sejak nenek moyang kita dulu.

“Badan jalan memang sudah ada. Tetapi belum bisa kita gunakan secara maksimal. Orang, diharapkan ada pembuatan jalan yang maksimal, sehingga ruas jalan yang ada dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” kata Suarsono.

Sejauh ini, kata Suarsono, masyarakat Nanga Laar berpergian terpaksa menggunakan jalur taransportasi sungai. Sebab, taransportasi darat dengan menggunakan kendaraan roda dua pun masih sulit untuk dilalui.

Dengan kedatangan Bupati Sintang tersebut, Kades Nanga Laar itupun berharap adanya terobosan dan perubahan yang dilakukan Bupati untuk Desa Nanga Laar. Terutama persoalan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Jalan dan jembatan merupakan persoalan utama  yang dihadapi masyarakat kita. Ya, kita berharap Bupati dapat mengatasi dan memikirkan jalan keluarnya terkait kedua persoalan tersebut,” kata Suarsono. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ramadan di Merarai Satu, Wabup Ronny Komitmen Perjuangkan Jalan Meski Anggaran Dipangkas

    Safari Ramadan di Merarai Satu, Wabup Ronny Komitmen Perjuangkan Jalan Meski Anggaran Dipangkas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan di tengah pemangkasan anggaran 2025–2026, saat menghadiri Safari Ramadan PHBI Kabupaten Sintang di Masjid Darusalam, Desa Merarai Satu, Kecamatan Sungai Tebelian, Rabu (4/3/2026). Di hadapan Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, Ketua PHBI Kabupaten Sintang H. Abdurani, […]

  • Hujan-Banjir, Saatnya Waspada Berbagai Penyakit

    Hujan-Banjir, Saatnya Waspada Berbagai Penyakit

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang diminta untuk tetap waspada berbagai penyakit. Lantaran curah hujan dengan intensitas tinggi dan debit air anak Sungai Kapuas meningkat drastis. Dampaknya terjadi titik banjir di beberapa desa yang wilayahnya dekat dengan bantaran sungai. Akibatnya perubahan terhadap suhu lingkungan pun terjadi. “Waspadai berbagai macam penyakit yang sering muncul pada musim […]

  • Tertib Administrasi Pertanahan

    Tertib Administrasi Pertanahan

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus mengingatkan kepada pemerintah desa dan kelurahan, untuk melaksanakan tertib administrasi pertanahan di kabupaten ini. Tertib administrasi pertanahan yabg dimaksud Nikodemus, adalah mulai dari tertib pencatatan dokumen kepemilikan, peralihan baik melalui jual beli, hibah, melakukan pengarsipan dan lainnya. “Jadi, pada pelaksanaan kegiatan sertifikasi, dibutuhkan dukungan […]

  • Alhamdulillah, Jamaah Haji Mempawah Sehat

    Alhamdulillah, Jamaah Haji Mempawah Sehat

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah tiba di Embarkasi Batam, Kamis (28/7/2022), 80 Jamaah Haji asal Kabupaten Mempawah disambut Bupati Mempawah, Hj Erlina. Bupati Erlina mengucapkan rasa syukurnya, lantaran 80 orang saat berangkat dan kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama dalam keadaan sehat. Bupati Mempawah tampak tak henti-hentinya memanjatkan syukur melihat Jamaah Haji yang telah selesai […]

  • Bupati Landak Dorong Pengusulan Hutan Adat Baru

    Bupati Landak Dorong Pengusulan Hutan Adat Baru

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mendorong masyarakat untuk bermusyawarah dan mengusulkan lahan hutan tanah adat. Ihwal tersebut disampaikan Bupati Karolin kepada masyarakat Desa Tempoak Kecamatan Menjalin saat menghadiri panen raya pada Selasa (25/2/20). Berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Nomor 88 tahun 2017 terkait pengusulan lahan hutan tanah adat. Dalam […]

  • Gagal Panen Diduga jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

    Gagal Panen Diduga jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harga cabai di pasar tradisional mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, harga komoditas pertanian ini naik dua kali lipat alias 100 persen. Harga cabai naik perlahan hingga tembus Rp 100 ribu per kilogram (kg). Kenaikan sebesar ini khususnya terjadi pada jenis cabai rawit merah yang sebelumnya dibanderol Rp 45-60 ribu per kg naik menjadi Rp 90 ribu hingga […]

expand_less