Breaking News
light_mode

‘Teh Borneo’ Sintang untuk Kalbar

  • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menginginkan tanaman ‘Teh’ di Kalimantan Barat berasal dari Kabupaten Sintang.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Kamis, (23/1/2020), Jarot melaunching Hadir pada ‘Teh Borneo’ di Desa Pengkadan Baru, Kecamatan Dedai.

“Kita sudah buktikan, kita coba tanam Teh di Desa Sepulut,  Kecamatan sepauk ternyata bisa tumbuh dan masuk katagori bagus. Bahkan bisa tumbuh dalam waktu yang lebih singkat dan dipanen dalam usia 3 tahun. Nah, sekarang kita coba kembangkan di Desa Pengkadan Baru ternyata juga bisa,” ungkap Jarot.

Olehkarenanya, Jarot bertekad ‘Teh Borneo’ Sintang untuk Kalbar. Sebab, teh adalah komoditi yang sangat diminati semua orang, baik tua maupun muda, karena teh bisa masuk di semua kalangan masyarakat.

“Jadi, kita tidak tergantung lagi dengan Sumatera dan Jawa karena sekarang kita ada teh sendiri. Kita buktikan kalau kita juga bisa jadi daerah penghasil teh, kita coba tanam. Ternyata teh bisa tumbuh tidak hanya di daerah pegunungan tinggi dan cuaca yang dingin, contohnya di Sintang,” ujarnya.

Selain itu, Jarot menilai pelaku ekonomi di wilayah yang dipimpinnya itu, hanya berpikir ‘Ekstraktif’ saja. Mengapa tidak mengembangkan ekonomi kreatif seperti teh, kalau, dan daun sekubang.

“Mari kita coba beralih dari ekonomi ekstraktif ke kreatif. Mulai dari Pengkadan Baru kita kembangkan Teh Borneo untuk Kalbar,” tuturnya.

Ketua Yayasan Solidaridad, Delima mengatakan bahwa ‘Teh Borneo’ yang dilaunching Bupati Jarot merupakan perdana  dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar.
Peluncuran Teh Borneo dimulai dari Desa Pengkadan Baru, Kecamatan Dedai,  Kabupaten Sintang.

Karena itu, Solidaridad Network Indonesia berharap tanam Teh Borneo dapat dikembangkan dan diproduksi lebih luas. Meskipun Sintang masuk kategori dataran rendah 28 ribu km dari permukaan laut. Namun, pihaknya optimis teh dapat dikembangkan di Kabupaten Sintang.

“Kami dari Yayasan Solidaridad dan Keling Kumang Grup siap mambantu mengembangkan produksi teh dari daerah Sintang,” ujarnya.

Selain itu, Delima berpendapat bahwa produksi teh bisa pindah ke Kaliman Barat. Sebab hasil teh yang dikelola oleh kelompok tani di Sintang ini cukup bagus. Apalagi kalau dikembangkan dengan berbagai inovasi baru.

“Tentunya kita sangat berharap dapat merubah perekonomian bagi masyarakat yang kurang memadai serta kita buat peralihan dari pertanian yang monoton dan enjadi pertanian yang berbasis kelompok tani,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Figur Bupati Sintang Daftar ke PAN

    Enam Figur Bupati Sintang Daftar ke PAN

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sintang telah membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati sejak 23 September – 20 Oktober 2019. Tercatat enam nama yang mendaftar di PAN Sintang. Namun yang mengembalikan berkas pencalonan hanya dua yakni, Ade M Iswandi dan Ustad Saiful Anam. “Keduanya mendaftar sebagai balon bupati. Lainnya belum,” kata Ketua […]

  • Edi Lantik 2 Camat dan 9 Lurah

    Edi Lantik 2 Camat dan 9 Lurah

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melantik sebanyak 40 pejabat setingkat eselon tiga dan empat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, terdiri dari 17 orang eselon tiga dan 23 orang eselon empat. Dari sejumlah pejabat yang dilantik, di antaranya dua orang camat dan sembilan lurah. Dua orang camat yang dilantik adalah Hermansyah yang […]

  • Jadilah ASN yang Disiplin dan Bertanggung Jawab

    Jadilah ASN yang Disiplin dan Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina minta kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Hal itupun disampaikannya saat memimpin jalannya apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Senin (22/11/2021). “Disiplin merupakan suatu hal yang penting untuk membangun karakter sebagai ASN, saya juga meminta kepada para ASN […]

  • Bantu Ringankan Beban Warga, Wali Kota Apresiasi Puskowapi Bentuk Posko Pangan

    Bantu Ringankan Beban Warga, Wali Kota Apresiasi Puskowapi Bentuk Posko Pangan

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Inisiasi Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Puskowapi) Kalimantan Barat membentuk 18 warung posko pangan yang tersebar di Kota Pontianak mendapat apresiasi dan dukungan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Posko pangan ini merupakan warung yang menjual sembako dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran. Edi menilai kehadiran posko pangan yang menjual berbagai […]

  • Wabup Minta 73 ASN Jaga Sumpah

    Wabup Minta 73 ASN Jaga Sumpah

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak, 73 Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Senin (4/9) diambil sumpah atau janjinya pada pengangkatan umum formasi tahun 2014. “Mereka yang diambil sumpah merupakan PNS pengangkatan formasi umum tahun 2014. formasi khusus seperti, dokter dan PNS lain yang belum pernah diambil sumpah/janjinya,”kata Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana. Wabup mengingatkan […]

  • Tiga Daerah Zona Merah Narkoba

    Tiga Daerah Zona Merah Narkoba

    • calendar_month Rab, 1 Des 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala BNN Kabupaten Mempawah, AKBP Agus Sudiman mengungkapkan tiga daerah zona merah narkotika di wilayah Kabupaten Mempawah. Kedepan, pihaknya berupaya melakukan penanganan dan penanggulangan untuk menekan kasus penyalahgunaan di wilayah tersebut. “Berdasarkan pada analisa dan kasus-kasus narkotika yang bersumber dari Kepolisian, maka ada tiga daerah zona merah narkoba di Kabupaten Mempawah. Yakni, Anjongan, […]

expand_less