Breaking News
light_mode

Tanjung Ria Tenggelam

  • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, memenyebabkan debit air anak Sungai Kapuas di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalbar terus meningkat. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mulai tenggelam, seperti di Desa Tanjung Ria Kecamatan Sepauk.

Masyarakat setempat semakin khawatir. Pasalnya, jika debit air terus meningkat, Jembatan Serpang di Desa Tanjung Ria tidak akan kelihatan lagi.

“Kalau sudah banjir besar, mobilitas masyarakat akan lumpuh total. Untuk melintasi titik banjir Jembatan Serpang saja, sudah sulit,” kata warga Desa Tanjung Ria, Edy Jumriadi, Kamis (31/5).

Ia mengungkapkan, saat ini ketinggian sudah mencapai 60 Centimeter atau setinggi lutut orang dewasa, sejauh 20 meter.

“Roda empat masih bisa melintas di Jembata Serpang. Kalau roda dua tidak bisa,” kata Edy.

Beberapa pengendara sepeda motor memaksakan diri untuk menerobos banjir di Jembatan Serpang itu. Alhasi kendaraannya mogok.

Masyarakat di sekitar Jembatan Serpang sudsh menyiapkan jasa penyeberangan. “Dipungut biaya Rp10 Ribu per kendaraan roda dua,” ungkap Edy.

Ia sangat berharap debit air menurun, agar ruas-ruas jalan tidak tergenang lebih dalam. Sehingga mobilitas orang dan barang tetap lancar.

Edy juga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang segera hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Tanjung Ria yang mengalami persoalan kelancaran akses tersebut.

“Setidaknya dengan melakukan perbaikan  di beberapa titik ruas jalan yang sering tergenang.  Kita maunya sih jalannya ditinggikan, sehingga kalau banjir seperti ini, ruas jalan tidak tergenang,” pinta Edy

Terpisah, Anggota DPRD Sintang, Kusnadi mendesak agar pemerintah segera merealisasikan peningkatan ruas jalan yang dimulai dari Lengkenat-Tengkawang. Pasalnya kedua ruas jalan itu seringkali dihantam banjir musiman.

“Apalagi kondisi curah hujan dengan intensitasi tinggi sedang menghantam Bumi Senentang. Tidak heran jika debit air anak Sungai Kapuas pun meluap hingga ke ruas jalan,” kata Kusnadi. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baginda Polin Lumban Gaol Dipastikan Buka Kejuaraan Bulutangkis se Kalbar

    Baginda Polin Lumban Gaol Dipastikan Buka Kejuaraan Bulutangkis se Kalbar

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kejuaraan Bulutangkis se Kalimantan Barat (Kalbar) akan digelar di GOR Ahmad Yani Sintang pada 25-28 Juli 2019 mendatang. Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal), dan atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan itu digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Adhiyaksa ke 59. Pesertanya, seluruh Kejari di Kalbar, Klub Bulutangkis se […]

  • Abdul dan Vianisya Dinobatkan jadi Bujang Dare

    Abdul dan Vianisya Dinobatkan jadi Bujang Dare

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Abdul Muhaimin Hanur Fikri (20) dan Vianisya Nurfiqa (18) dinobatkan sebagai Bujang Dare 2019. Penobatan pasangan muda-mudi itu ditandai dengan penyerahan tongkat kepada Bujang dan mahkota kepada Dare terpilih pada malam pemilihan Bujang Dare di Gedung Pontianak Convention Center (PCC), Rabu (4/9/2019). Sebanyak 10 pasang peserta yang tampil pada ajang pemilihan Bujang dan […]

  • BKPSDM Sintang: Jangan Gunakan Smartphone Daftar CPNS 2018

    BKPSDM Sintang: Jangan Gunakan Smartphone Daftar CPNS 2018

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang mengimbau kepada seluruh pelamar CPNS 2018 di Kabupaten Sintang agar tidak menggunakan smartphone atau hp ketika melakukan pendaftaran CPNS di sccn.bkn.go.id . “Sebaiknya jangan menggunakan smartphone atau hp. Karena kita menghindari kesalahan menginput data,” kata Kepala BKPSDM Sintang, Palentinus, Kamis (27/09/2018). Olehkarenanya, Palentinus menyarankan […]

  • Kawasan Pesisir Pantai Mempawah jadi Perhatian Serius Pempus

    Kawasan Pesisir Pantai Mempawah jadi Perhatian Serius Pempus

    • calendar_month Sen, 20 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penataan kawasan pesisir pantai di Kabupaten Mempawah menjadi perhatian serius pemerintah pusat (Pempus). Karenanya pemerintah daerah setempat menggandeng Universitas Tanjung Pura, agar kawasan pesisir itu dapat bernilai ekonomi bagi masyarakat. “Kita berkumpul dengan niat yang sama ingin menjadikan kawasan pesisir pantai ini bisa bernilai ekonomi, memberikan manfaat kepada masyarakat dan membuka mata pencarian […]

  • Bersama Sultan Pontianak, Wako Edi Susuri Sungai Kapuas ke Makam Batu Layang

    Bersama Sultan Pontianak, Wako Edi Susuri Sungai Kapuas ke Makam Batu Layang

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai upacara peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak ke-256 dan berjepin massal, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie menuju Masjid Jami untuk memulai napak tilas dengan menyusuri Sungai Kapuas menuju Makam Kesultanan di Batu Layang, Minggu (23/10/2022). Puluhan kapal dan sampan dengan hiasan ornamen khas Melayu […]

  • Tak Kenakan Masker, Warga Pontianak Langsung di Swab

    Tak Kenakan Masker, Warga Pontianak Langsung di Swab

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak gencar melakukan razia penggunaan masker di titik-titik keramaian. Tak terkecuali di pasar-pasar tradisional. Beberapa warga yang tidak mengenakan masker di Pasar Flamboyan, terjaring razia dan langsung dilakukan uji swab, Minggu (2/8/2020). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ikut memantau kegiatan razia masker dan uji swab di Pasar Flamboyan. Edi […]

expand_less