Breaking News
light_mode
OPD

Tahun Ini, 20 Rumah Warga di Kecamatan Sintang Dibedah

  • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Camat Sintang, Tatang Supriyatna mengungkapkan bahwa tahun 2024 ini, ada 20 rumah masyarakat mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang tersebar di dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sintang.

“Untuk tahun ini, ada dua desa dan satu kelurahan yang menerima program bedah rumah. Totalnya ada 20 rumah yang dibedah tahun ini,” ungkap Camat Sintang, Tatang Supriyatna ketika ditemui Lensakalbar.co.id usai menghadiri kegiatan Deklarasi Damai Lintas Sektoral di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (5/11/2034).

Menurut Tatang Supriyatna, program BSPS ini sangat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak mampu.

“Tentunya kami berharap para penerima manfaat ini bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memperbaiki kondisi rumah masyarakat menjadi untuk layak dihuni,” kata Tatang Supriyatna.

Kemudian, Tatang Supriyatna juga mengharapkan ke depannya bantuan serupa dapat diberikan kembali kepada desa dan kelurahan lainnya, khususnya yang ada di Kecamatan Sintang.

“Program ini sudah berjalan sejak 2018. Nah, untuk data berapa rumah yang sudah diperbaiki atau direhab datanya belum kita rekap semua. Tapi tahun ini ada 20 rumah ya,” ungkap Tatang Supriyatna.

Untuk mendapatkan program BSPS ini, menurut Tatang Supriyatna, tidaklah mudah, karena ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi oleh masyarakat.

“Terutama soal kepemilikan hak atas tanah. Jadi penerima manfaat harus memiliki tanah yang mereka kuasai sendiri, tidak boleh menumpang. Itu salah satu syarat utamanya,” jelas Tatang Supriyatna.

Sejauh ini, kata Tatang Supriyatna, sudah banyak yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari program ini. Tapi ketika dimintai untuk melengkapi persyaratan utamanya kebanyak gugur ditengah jalan.

“Rata-rata yang memang sudah kita usulkan tidak memenuhi persyaratan, kemudian ada juga rumah yang berada di bantaran sungai, ternyata itu tidak masuk dalam prioritas program ini. Kami harap masyarakat dapat melengkapi berbagai persyaratan apabila ingin mendapatkan program BSPS ini,” pungkas Tatang Supriyatna. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Kemenkes dan Kemendikbud RI, Bupati Beberkan Pembangunan RSUD Rubini dan Aspirasi Guru Honorer

    Di Kemenkes dan Kemendikbud RI, Bupati Beberkan Pembangunan RSUD Rubini dan Aspirasi Guru Honorer

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kerja, kerja, kerja begitulah semangat Bupati Mempawah, Hj Erlina dalam upaya membangun daerah yang dipimpinnya. Rabu (3/3/2021). Orang nomor satu di Bumi Galahareang itu menyampaikan aspirasi masyarakatnya di dua kementerian. Yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Persoalan kesehatan dan pendidikan yang terjadi di daerah Kabupaten Mempawah ia […]

  • Unjuk Rasa Ratusan Pekerja PT KKJ Berakhir Damai, Berikut 6 Poin Kesepakatannya…

    Unjuk Rasa Ratusan Pekerja PT KKJ Berakhir Damai, Berikut 6 Poin Kesepakatannya…

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Unjuk rasa ratusan karyawan PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Kantor Bupati Mempawah, Senin (20/9/2021) membuahkan kesepakatan bersama. Hasil mediasi antara manajemen dan perwakilan karyawan dibacakan Wakilm Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi di hadapan peserta aksi. Ada enam poin kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Direktur Operasional PT KKJ, Hendri Tani dan Karyawan Divisi […]

  • Internet Lemot Ganggu UNBK di Perbatasan

    Internet Lemot Ganggu UNBK di Perbatasan

    • calendar_month Sen, 9 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Para peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Ketungau Hulu, kecamatan di Kabupaten Sintang yang berbatasan langsung dengan Kerajaan Malaysia, kesulitan menjawab soal, lantaran internetnya lemot. “Informasi yang kami dapat, SMA di sana mengalami gangguan teknis, berupa jaringan internet. Sehingga pelaksanaan UNBK sedikit terhambat,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah. Ia […]

  • Pembangunan Pontianak Terbaik di Kalbar

    Pembangunan Pontianak Terbaik di Kalbar

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak didaulat menjadi kota terbaik dalam Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023. Penghargaan tersebut diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas didukung Pemprov masing-masing. Para pemenang di tiap provinsi, otomatis akan maju ke tingkat nasional. Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN-Bappenas RI Bogat Widyatmoko […]

  • Satpol PP Sintang Terjunkan 2.176 Linmas untuk Jaga TPS
    OPD

    Satpol PP Sintang Terjunkan 2.176 Linmas untuk Jaga TPS

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sintang tahun 2024, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menerjunkan atau mensiagakan 2.176 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang ada di tiap kecamatan dan desa. “Jadi terkait Pilkada ini, kami telah […]

  • Banjir Dimana-mana, Jarot Bilang Drainasenya Belum Maksimal

    Banjir Dimana-mana, Jarot Bilang Drainasenya Belum Maksimal

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belakangan ini, intensitas hujan cukup tinggi. Beberapa ruas jalan di Ibu Kota Kabupaten Sintang terendam. Musibah semacam ini sudah menjadi langganan di Bumi Senentang. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, sangat gampangnya ruas jalan itu tenggelam di musim hujan, lantaran drainase di Kota Sintang masih belum maksimal. “Ternyata drainase kota kita belum maksimal. Sehingga terjadi […]

expand_less