Breaking News
light_mode

Sintang Siap Gelar Pilkades Serentak

  • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 29 desa.

“Anggarannya masing-masing menggunakan APBDes Rp15 Juta,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan dan Pemerintahan Desa, BPMPD Sintang, Jabaruddin, Selasa (13/2).

Ia menjelaskan, pelaksanaan Pilkades ini dibagi menjadi tiga tahap dalam kurun 6 tahun, dengan interval minimal 2 tahun. Olehkarenanya, disusunlah Peraturan Daerah (Perda) Pilkades Serentak 2016, 2018, dan 2020.

“Artinya, pemenuhan terhadap undang-undang interval dua tahun terpenuhi, dalam jangka enam tahun terpenuhi, dan dalam tiga tahap juga terpenuhi,” jelas Jabaruddin.

Pilkades Serentak 2016 telah menghasilkan 32 Kades baru yang dipilih langsung masyarakat. Sementara Pilkades Serentak 2018 akan dilaksanakan di 29 desa yang tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Sintang.

“Sisanya 200 desa lebih akan melaksanakan Pilkades Serentak pada 2020,” papar Jabaruddin.

Untuk Pembiayaan Pilkades serentak tersebut, kata Jabaruddin, mesti sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, yakni dibebankan dibebankan pada dana APBD dan APBdes serta pihak ketiga yang tidak mengikat.

“Makanya kebijakan Kabupaten Sintang dalam hal ini, melalui Surat Edaran Bupati, desa yang melaksanakan Pilkades Serentak itu agar menganggarkan lewat APBDes masing-masing Rp15 Juta untuk dana operasional panitia di masing-masing desa,” jelas Jabaruddin.

Seperti diketahui panitia di desa itu meliputi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKDes), Panitia Pengawas (Panwas) Pilkades.

Sementara untuk Tim Panitia Pemilihan (PPKab) yang leading sector-nya BPMPD dan instansi terkait, dan Tim Panitia Pemilihan Kecamatan (PPKet) yang diketuai langsung masing-masing Camat, dibiayai APBD Sintang.

“Besaran dananya tentatif, sesuai dengan luas wilayah masing-masing desa yang melaksanakan Pilkades Serentak,” pungkas Jabaruddin. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Serentak di 7 Kabupaten Kalbar, Gubernur Minta KPU Bersikap Adil dan Transparan

    Pilkada Serentak di 7 Kabupaten Kalbar, Gubernur Minta KPU Bersikap Adil dan Transparan

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  sebagai penyelenggara Pilkada Serentak di 7 kabupaten di Provinsi Kalbar agar bersikap adil dan transparan kepada semua pasangan calon. “Saya minta, KPU di 7 Kabupaten di Provinsi Kalbar untuk bersikap adil dan transparan kepada semua pasangan calon,” kata H Sutarmidji saat membuka Rapat […]

  • Rendahnya Literasi Masyarakat Pedesaan
    OPD

    Rendahnya Literasi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Minat baca masyarakat perkotaan Sintang masuk kategori sedang. Sedangkan masyarakat di pedesaan masih kategori rendah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, Iwan Setiadi, Jumat (16/4/2021). “Jadi, ini merupakan hasil survei kami pada Februari 2021 lalu. Dimana, tingkat literasi kita untuk yang di desa dan kecamatan, literasinya rendah. Sementara untuk […]

  • Konsumsi Air yang Baik untuk Tekan Angka Stunting, AKI dan AKB
    OPD

    Konsumsi Air yang Baik untuk Tekan Angka Stunting, AKI dan AKB

    • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selain menghadapi pandemi Covid-19, Indonesia juga menghadapi ancaman tingginya kematian ibu, bayi, dan stunting. Oleh karenanya, perhatian juga harus ditujukan kepada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Bayi (AKB) dan kasus stunting. Hal itu diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi, Kamis (22/4/2021). Kata Kusnadi, masalah tersebut bukan hanya […]

  • Satu Hari Tercatat 2 Kecelakaan Kerja dan 1 Meninggal Dunia

    Satu Hari Tercatat 2 Kecelakaan Kerja dan 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Resiko kecelakaan kerja di Kalbar cukup tinggi, rata-rata terdapat dua pekerja yang mengalami musibah kecelakaan, dan satu orang pekerja meninggal dunia setiap harinya. Olehkarenanya, Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan menilai pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan untuk dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat resiko kecelakaan membawa dampak ekonomi bagi pekerja dan keluarga. Diakuinya, untuk menyukseskan […]

  • TP-PKK Harus Mampu Wujudkan Mempawah Cerdas

    TP-PKK Harus Mampu Wujudkan Mempawah Cerdas

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tiga indikator dinilai dapat mewujudkan Kabupaten Mempawah ‘Cerdas’. Pertama adalah di sektor pendidikan. Kedua, sektor kesehatan. Ketiga, infrastruktur. Apabila tiga indikator ini tercapai, maka dapat meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten ini. “Dengan tercapainya tiga indikator yang memiliki kekuatan tersebut, akan meningkatkan pula nilai IPM di Kabupaten Mempawah,” kata Wakil Bupati […]

  • SKB Tiga Menteri dan 10 ASN Koruptor, Hardoyo: Efek Jera untuk ASN di Sintang!

    SKB Tiga Menteri dan 10 ASN Koruptor, Hardoyo: Efek Jera untuk ASN di Sintang!

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang dinilai wajib menindaklanjuti Surat Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri, Menpan RB, dan BKN Nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 Tahun 2018, dan Nomor 153/KEP/2018. “SKB tiga menteri wajib ditindaklanjuti. Sepanjang memenuhi syarat untuk melakukan eksekusi terhadap ASN yang terlibat tindak pidana korupsi,” kata anggota DPRD Sintang, Hardoyo kepada Lensakalbar.com, Rabu (16/1/2019). Hardoyo […]

expand_less