Breaking News
light_mode
OPD

Sintang Peringkat 7 IPM Tertinggi di Kalbar

  • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang pada tahun 2020 mencapai angka 66, 88 dan berada pada 7 besar IPM tertinggi. Namun masih berada di bawah IPM Provinsi Kalimantan Barat.

“IPM Kabupaten Sintang berada pada kelompok Sedang. Pada tahun 2019, perekonomian Kabupaten Sintang mengalami perlambatan,” kata Kartiyus, Senin (1/3/2021).

Ia menjelaskan, ada tiga kelompok terbesar penyusun struktur ekonomi Kabupaten Sintang. Diantaranya adalah sektor pertanian, perdagangan dan konstruksi.

Kartiyus juga mengungkapkan persentase kemiskinan Kabupaten Sintang pada bulan Maret 2020. Yakni sebesar 9,27 persen. Atau menurun 0,38 persen dibandingkan Maret 2019. “Kondisi ini belum menggambarkan dampak pandemi COVID-19,” jelasnya.

Dikatakan Kartiyus, hingga Agustus 2020, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sintang 4,5 persen berada pada posisi ke-6 terbesar di Kalimantan Barat.

Berkaitan dengan tema Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 adalah peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur dan sumber daya manusia dalam percepatan pemulihan ekonomi menuju sintang yang berkelanjutan.

“Prioritas pembangunan tahun 2022 adalah peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemulihan ekonomi dan Sintang berkelanjutan” tambah Kartiyus.

Sementara itu, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD pasal 80 ayat 1 disebutkan, bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Dalam penyusunan RKPD Kabupaten Sintang tahun 2022 harus mengacu pada visi, misi dan program kepala daerah terpilih dengan memperhatikan RPJMN 2021-2024, RPJPD 2005-2005, RPJMD teknokratik dan KLHS RPJMD serta berpedoman pada Kepmendagri Nomor: 050-3708 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

“Dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022 ini, kepala OPD agar fokus dan terarah. Dalam penyusunan program dan kegiatan, sehingga rencana pembangunan pada tahun 2922 dapat tercapal sesuai dengan progres pembangunan dalam RPJMD tahun 2021-2026,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Invictus Award ke-13, Tetap Semangat, Jujur dan Berikan Pelayanan Terbaik

    Invictus Award ke-13, Tetap Semangat, Jujur dan Berikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penganugerahan bagi para aktivis/staf Kelompok Gerakan CU Keling Kumang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Sintang, Melkianus ketika mendampingi Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri Penghargaan Invictus Award ke-13 di Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang, Sabtu (11/3/2023) malam. “Tetaplah semangat dalam pelayanan terbaik […]

  • Pj Bupati Ismail Minta Event Naik Dango ke-XL Dikemas dengan Baik

    Pj Bupati Ismail Minta Event Naik Dango ke-XL Dikemas dengan Baik

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail memimpin Rapat Audiensi Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah dan Panitia Naik Dango Ke-XL Kabupaten Mempawah Tahun 2025 di Aula Balai Junjung Titah Kantor Bupati Mempawah, Jumat (1/11/2024). Turut hadir, Ketua DAD Kabupaten Mempawah, Adrianus beserta anggota, Kepala OPD terkait dan jajaran Panitia Naik Dango ke-XL Tahun 2025. […]

  • Asian Para Games, Perkenalkan Wisata Kota Pontianak

    Asian Para Games, Perkenalkan Wisata Kota Pontianak

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rangkaian kegiatan Asian Para Games, diyakini bisa menjadi promosi pariwisata untuk Kota Pontianak dan Kalimantan Barat. Sebab, dengan adanya garis Khatulitiwa di Kalbar dapat menarik wisatawan untuk berbondong-bondong ke sini. “Asian Para Games 2018 ini bisa menjadikan promosi wisata di Kota Pontianak dan Kami, karena dengan begini orang bakal mengenal Kalbar,” katanya, Rabu […]

  • Askiman Kukuhkan Paskibra Sintang

    Askiman Kukuhkan Paskibra Sintang

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah melalui latihan fisik dan mental selama masa karantina, kemampuan dan kedisiplinan 34 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Sintang tertempah dengan baik. Mereka pun dinyatakan siap, kemudian dikukuhkan. “Keberhasilan dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus memang ditentukan oleh Paskibra,” kata Drs Askiman MM, Wakil Bupati Sintang, ketika mengukuhkan Paskibra Sintang, di Pendopo Bupati […]

  • Wabup Juli Suryadi Ikuti Retret di Akmil Magelang! Siap Wujudkan Kepemimpinan Berintegritas

    Wabup Juli Suryadi Ikuti Retret di Akmil Magelang! Siap Wujudkan Kepemimpinan Berintegritas

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi resmi mengikuti Retret Kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (27/2/2025). Acara ini menjadi sorotan karena diikuti oleh para wakil kepala daerah se-Indonesia yang baru saja dilantik. Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan ajang pembekalan elite pemimpin daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Sebelumnya, […]

  • Pahami Aturan Zonasi PPDB

    Pahami Aturan Zonasi PPDB

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap masyarakat memahami kebijakan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kebijakan yang baru diberlakukan ini sudah menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terutama untuk penerimaan siswa baru di SD dan SMP. “Untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan kebijakan zonasi ini supaya masyarakat memahami dan mengerti terkait aturan zonasi PPDB,” […]

expand_less