Breaking News
light_mode

Sintang Fokus Tekan Stunting di Tengah Pandemi

  • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Selain memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sintang juga fokus menekan angka stunting yang dimulai dengan perbaikan sanitasi lingkungan seperti air bersih, open defecation free (ODF).

“Selanjutnya baru kita berikan pelayanan kesehatan dasar, gizi, dan pelayan kesehatan lainnya,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno saat membuka kegiatan Musrembang tahun 2021 di Gedung Pancasila, Selasa (16/3/2021).

Stunting sendiri, kata Bupati Jarot, merupakan masalah kurang gizi kronis yang mengakibatkan tinggi badan anak lebih pendek (kecil) dari standar usianya.

“Kami tetap berkomitmen untuk menurunkan angka tersebut semaksimal mungkin,” ucapnya.

Semua jajaran lintas sektoral pun turut diajak untuk memerangi masalah tersebut. Upaya preventif juga akan terus digalakkan. Mulai dari menggiatkan sosialisasi dan edukasi pada ibu hamil, hingga upaya-upaya lainnya.

“Kami upayakan outputnya lebih dari itu, perihal anggaran juga akan kami support untuk menurunkan angka stunting,” ujarnya lagi.

Penurunan angka stunting dirasa perlu. Hal tersebut dilakukan guna mewujudkan generasi Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengatakan, sebagai leading sector dalam perkara tersebut, pihaknya akan menggerakkan semua elemen untuk menurunkan kasus stunting di Sintang.

Target zero stunting pun turut diusung guna memicu semangat menuntaskan perkara tersebut di Sintang.

Kartiyus menambahkan, setiap masyarakat khususnya ibu hamil dan keluarganya perlu memiliki kesadaran untuk memperhatikan pentingnya 1.000 hari pertama pertumbuhan bayi. Yakni dimulai dari janin hingga dua tahun masa pertumbuhan.

“Meski pandemi, kita komitmen tetap menekan angka stunting. Untuk itu, kami minta agar masyarakat dapat memahami  penyebab terjadinya stunting. Meskipun pemerintah saat ini juga fokus menekan angka stunting, tapi kesadaran masyarakat juga diperlukan, karena dalam menekan angka stuting tidak bisa dilakukan sendiri, namun harus dilakukan secara beraama-sama,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Dewan Akui Infrasturktur Sintang Masih Tertinggal

    Ketua Dewan Akui Infrasturktur Sintang Masih Tertinggal

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengakui bahwa infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang masih tertinggal. “Kita akui infrastruktur kita masih tertinggal,” ungkap Ketua DPRD Sintang ini saat menghadiri dialog Forum Kalbar di TVRI dengan tema “Infrastruktur Sintang Masih Tertinggal”, Selasa (21/6/2022). Kendati demikian, politisi Partai Nasional Demokrat […]

  • Waduh, Baru 172 Desa di Sintang yang Teraliri Listrik

    Waduh, Baru 172 Desa di Sintang yang Teraliri Listrik

    • calendar_month Kam, 31 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berdasarkan data PT PLN (Persero) di Kabupaten Sintang tercatat hanya 369 desa. Padahal jumlah desa di Sintang sebanyak 391 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Dari 369 desa yang terdata di PT PLN (Persero). Hanya ada 172 desa yang sudah teraliri listrik. Sisanya belum. Kondisi itupun lagi-lagi terkendala dengan anggaran yang begitu minim. […]

  • Sintang Kirim 20 Orgil ke Singkawang

    Sintang Kirim 20 Orgil ke Singkawang

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang telah mengirim 20 Orang Gila (Orgil) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kalbar di Kota Singkawang. Untuk diobati secara kontinu, sampai sembuh. “Pemulangan bisa saja dari pihak RSJ atau kami yang menjemput ke sana. Kalau sudah sembuh, biasa segera dipulangkan. Kemudian kami mengembalikan ke pihak keluarga,” kata Kepala Dinas […]

  • Lewat Film Invisible Hopes, Yanieta Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

    Lewat Film Invisible Hopes, Yanieta Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie beserta jajarannya diundang untuk nonton bareng (nobar) Film berjudul Invisible Hopes di Studio XXI Ahmad Yani Mega Mall Sabtu (27/05/2023). Invisible Hopes adalah film dokumenter Indonesia tahun 2021 yang diproduseri dan disutradarai oleh Lamtiar Simorangkir. Film ini pertama kali mengungkapkan kehidupan nyata anak-anak yang […]

  • Erlina Instruksikan Ketua TP PKK se-Kalimantan Barat Siapkan Program 100 Hari Kerja

    Erlina Instruksikan Ketua TP PKK se-Kalimantan Barat Siapkan Program 100 Hari Kerja

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat, Hj Erlina mengimbau seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota untuk segera menyusun program 100 hari kerja. Himbauan ini disampaikan usai pelantikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030 di Pendopo Gubernur, Senin (10/3/2025). Erlina yang juga Bupati Mempawah menegaskan pentingnya sinergi antara TP PKK dan Pemerintah Daerah […]

  • PLBN Sei Kelik Masuk Tahap Pelelangan dan DED

    PLBN Sei Kelik Masuk Tahap Pelelangan dan DED

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Keinginan masyarakat di perbatasan untuk dibangunkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang lebih representatif segera mendekati kenyataan. Tahun ini, progress pembangunan PLBN Sei Kelik/Jasa di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang telah dimulai dengan tahap pelelangan serta menyusun Detail Engineering Design (DED). Artinya, konsultan perencana akan membuat sebuah perencanaan (gambar kerja) detail bangunan PLBN. […]

expand_less