Breaking News
light_mode

Serahkan BLT DD Non Tunai, Bupati Karolin Berharap Bantuan Dimanfaatkan dengan Baik

  • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
  • comment 0 komentar

lensaKalbar – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Landak, Camat Ngabang, Pemimpin Bank Kalbar Cabang Ngabang dan Kades Amboyo Inti melakukan penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) secara Non Tunai di Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, selasa (14/7/2020) kepada 157 masyarakat penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Bupati Landak menyampaikan kepada penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari, akibat dapak Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).

“Inilah bantuan yang diberikan pemerintah dengan kondisi keuangan yang sekarang dengan bantuan yang diberikan melalui Bank Kalbar. Saya harap dimanfaatkan dengan baik yakni untuk kebutuhan hidup sehari-hari, dan bantuan ini juga ada batasnya,” ucap Karolin.

Karolin juga mengatakan, pembagian BLT DD ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Landak untuk memberikan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan lain dari pemerintah kepada mereka yang benar-benar menerima membutuhkan bantuan.

“Yang mendapatkan Bantuan BLT DD ini adalah mereka yang tidak mendapatkan bantuan lain dari Pemerintah seperti bantuan Pangan Non Tunai, PKH maupun BST. Ini kita berikan kepada mereka yang memenuhi syarat dan paling prioritas,” terang Bupati Landak.

Sementara itu, Kepala Desa Amboyo Inti Sugito menjelaskan penyaluran BLT DD Tahap 1 ini diberikan kepada 157 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan dari survei dan kesepakatan dari Musyawarah Desa.

“Yang mendaptkan ini memang Kita survei ke lapangan, Kita pendataan dan kemudian hasilnya ini oleh Musyawarah Desa Khusus sehingga betul-betul bisa dipertanggung jawabkan karena ini adalah keputusan bersama. Saya mohon pengertian masyarakat dengan keterbatasan anggaran yang ada maka Kita memberikan kepada yang sangat prioritas,” jelas Sugito.

Adapun penyaluran BLT-DD Desa Amboyo Inti tahap I ini sebanyak 157 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang mana masing-masing KPM menerima sebesar Rp 600.000,- meliputi Dusun Binjai sebanyak 28 KPM, Dusun Karuh sebanyak 12 KPM, Dusun Tenggalong sebanyak 14 KPM, Dusun Gasing sebanyak 27 KPM, Dusun Ampar Saga I sebanyak 20 KPM, Dusun Ampar Saga II sebanyak 26 KPM, Dusun Jamai sebanyak 20 KPM, Dusun Ne’Temben sebanyak 5 KPM, Dusun Lipan sebanyak 5 KPM. (LK1/MC)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN 50 Kubu Berangan Butuh 3 Ruang Kelas Baru
    OPD

    SDN 50 Kubu Berangan Butuh 3 Ruang Kelas Baru

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Hulu, Maria Tini meminta pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya untuk memperhatikan kondisi SDN 50 di Kubu Beranga. Pasalnya, hingga saat ini masih kekurangan lokal untuk proses belajar mengajar di desa tersebut. “Yang ada baru tiga lokal. Kami minta pemerintah dapat membangun tiga lokal lagi, sehingga proses belajar […]

  • Inkrah, BB Narkotika, Miras, dan Pupuk Palsu Dimusnahkan

    Inkrah, BB Narkotika, Miras, dan Pupuk Palsu Dimusnahkan

    • calendar_month Rab, 12 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kejaksaan Negeri Sintang memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari kasus periode Januari hingga 12 Desember 2018. Pantauan Lensakalbar.com acara pemusnahan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan MT Haryono, Desa Nenak Lestari, Kecamatan Sintang. Tepatnya di tempat […]

  • Pontianak Potensi jadi Kota Digital

    Pontianak Potensi jadi Kota Digital

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berbagai produk UMKM dipamerkan di Kampung Digital Gang H Mursyid Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan. Produk-produk UMKM tersebut selain dipasarkan secara langsung, juga memanfaatkan teknologi digital melalui marketplace di website waroengkite.id. Dunia digital saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat terutama di tengah pandemi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan keberadaan […]

  • Unjuk Rasa Ratusan Pekerja PT KKJ Berakhir Damai, Berikut 6 Poin Kesepakatannya…

    Unjuk Rasa Ratusan Pekerja PT KKJ Berakhir Damai, Berikut 6 Poin Kesepakatannya…

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Unjuk rasa ratusan karyawan PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Kantor Bupati Mempawah, Senin (20/9/2021) membuahkan kesepakatan bersama. Hasil mediasi antara manajemen dan perwakilan karyawan dibacakan Wakilm Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi di hadapan peserta aksi. Ada enam poin kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Direktur Operasional PT KKJ, Hendri Tani dan Karyawan Divisi […]

  • UNBK SMP/MTs, Ini Pesan Dewan Sintang…

    UNBK SMP/MTs, Ini Pesan Dewan Sintang…

    • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Herimaturida, meminta kepada seluruh siswa tingkat SMP/MTs yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 23 April hingga 26 April mendatang, untuk lebih giat lagi belajar. “Kami hanya mengingatkan sekaligus mendorong kepada seluruh siswa yang mengikuti UNBK SMPlMTs untuk lebih semangat dan giat […]

  • Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meresmikan asrama bagi siswa siswi SDN 02 Sempanyuk, Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Minggu (7/7/2019). Menurutnya, bangunan asrama ini hanya bersifat sementara, sebagai bentuk solusi tercepat untuk membantu para pelajar yang sebelumnya tinggal di gubuk-gubuk atau pondok tak layak huni. “Asrama ini hanya sementara supaya […]

expand_less