Breaking News
light_mode

Segera Tata Kelola Kurikulum Pendidikan

  • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar –  Perlu ada penataan tata kelola pendidikan serta kurikulum pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sintang. Bahkan,kurikulum pendidikan harus benar-benar ditata dengan baik. Mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida merasa prihatin melihat perkembangan anak muda yang notabene merupakan generasi penerus bangsa. Ternyata banyak yang menggunakan narkoba sehingga tersangkut masalah tindak pidana asusila maupun kejahatan lainnya.

“Kalau penataan pendidikan sudah dilakukan. Saya optimis tindak pidana asusila, narkoba serta kejahatan lainnya akan bisa ditekan,” ucap Herimaturida, baru baru ini.

 Baca: Cegah Angka Anak Putus Seklolah

Wakil rakyat asal Dapil Kecamatan Tempunak – Sepauk ini mengharapkan, Pemerintah Provinsi Kalbar bisa menghidupkan kembali kurikulum muatan lokal. Karena hal tersebut dirasakan sangat penting. Seperti bahasa daerah, pendidikan etika dan moral, P4 yang mengajarkan nasionalisme serta kebangsaan maupun sejarah.

“Tata kelola pendidikan dan kurikulum selama ini belum ada kesepakatan yang jelas. Ganti pemimpin, ganti kurikulum. Itu harus diubah,”tegasnya.

Legislator Partai Gerindra ini berpendapat, negara harus bertanggungjawab terhadap pendidikan anak bangsa serta membina kader-kader pemimpin bangsa.

“Selama pendidikan moral dan iman sudah baik serta ditanamkan kepada anak bangsa maka jangan khawatir. Semua akan membaik. Tidak ada lagi korupsi, kolusi dan nepotisme,”ulasnya.

Sejauh ini diketahui bahwa di Kalbar banyak ahli pendidikan, sehingga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam membuat kurikulum yang tepat.

“Paling tidak ke depan akan terbentuk kader kepemimpinan yang hebat,” tuturnya.

Dengan mengedepankan aspek pendidikan kewargaan (civil education) serta menempatkan secara proporsional aspek pendidikan. Seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air. Sekaligus memiliki semangat bela negara, budi pekerti dan aspek nasional. Dalam rangka membangun pemahaman yang hakiki terhadap kebhinnekaan tunggal ika.

“Dengan memperhatikan peningkatan kualitas, kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik serta kependidikan secara nasional termasuk bagi tenaga  pendidik yang berstatus honorer,” ulasnya.

Tak hanya itu, Herimaturida menegaskan, negara harus menjamin setiap anak wajib belajar untuk dapat berkesempatan bersekolah hingga 12 tahun secara nasional.

“Serta menjamin peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Sesuai dengan standar pelayanan minimal secara nasional,” ujarnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Pemuda Mempawah Seruduk DPRD Mempawah

      Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Pemuda Mempawah Seruduk DPRD Mempawah

      • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mempawah Bersatu menggelar aksi damai menolak Omnibus Law di Gedung DPRD Mempawah, Jumat (9/10/2020) pukul 14.30 WIB. Ratusan massa demonstran mulai berkumpul di Taman Mempawah, Jalan Daeng Menambon. Mereka mengusung slogan GETOL atau Gerakan Tolak Omnibus Law ini, kemudian bergerak ke Gedung DPRD dengan […]

    • Harga Tak Terkendali, Sekda Kartiyus Desak Pempus Droping Daging Beku

      Harga Tak Terkendali, Sekda Kartiyus Desak Pempus Droping Daging Beku

      • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kelangkaan dan melambungnya harga daging sapi di Kabupaten Sintang akhirnya memicu intervensi pusat. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus meminta Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI segera melakukan droping besar-besaran daging sapi beku ke Bulog Sintang untuk menekan harga jelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Permintaan itu disampaikan Sekda Kartiyus saat menerima kunjungan Tim BAPANAS RI […]

    • Mempawah Salurkan Bantuan Beras dari Bapanas RI, Wabup: Manfaatkan dengan Baik

      Mempawah Salurkan Bantuan Beras dari Bapanas RI, Wabup: Manfaatkan dengan Baik

      • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri dan melakukan Launching Penyaluran Bantuan Pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI di Kantor Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Jumat (14/4/2023). Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi menjelaskan kepada masyarakat setempat bahwa bntuan pangan berupa beras tersebut merupakan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk […]

    • Jelang Idul Adha, Tanray II Banjir Hewan Kurban

      Jelang Idul Adha, Tanray II Banjir Hewan Kurban

      • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Menjelang Hari Raya Idul Adha pada 11 Agustus mendatang, beberapa penjual kambing mulai marak di pasaran. Baik itu pedagang musiman atau pedagang biasa mulai menggelar dagangannya di sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak. Salah satu pedagang kambing, Yedi yang menggelar dagangannya di Jalan Tanjung Raya II. Puluhan kambing jantan dalam kondisi sehat tersedia […]

    • Hj Erlina Minta Kontigen Popda Mepawah Perbaiki Peringkat

      Hj Erlina Minta Kontigen Popda Mepawah Perbaiki Peringkat

      • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Kabupaten Mempawah, Hj Erlina melepas 32 pelajar yang ikut berpartisipasi pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Popda) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019, yang berlangsung sejak tanggal 17 hingga 21 Juni di Kota Pontianak. Kontingen Popda tersebut dilepas Bupati Hj Erlina, Jumat (14/6/2019) di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. Erlina mengungkapkan, kontingen yang mengikuti […]

    • DAU Sintang Dipotong Rp16 M

      DAU Sintang Dipotong Rp16 M

      • calendar_month Sel, 15 Agu 2017
      • 0Komentar

      LensaKalbar –  Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sintang pada APBD Perubahan 2017 dipotong Rp16 Miliar. Sebaliknya, Dana Alokasi Khusus (DAK) naik menjadi Rp70 Miliar. “Penurunan DAU ini di kisaran angka satu persen,” ungkap Jefray Edward, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, ditemui di Pendopo Bupati Sintang, Senin (14/8). Jefray mengatakan, dengan adanya pemotongan DAU ini diharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang bisa menyiasatinya, supaya […]

    expand_less