Breaking News
light_mode

Sebastian Jaba Siap Perjuangkan 20 Persen ABPD untuk Pendidikan

  • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba mendorong agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk sektor pendidikan.

Ihwal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) dan Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Tentunya kami terus mendorong pemerintah daerah untuk mampu menjalankan amanat undang-undang sistem pendidikan Nasional tersebut. Karena komitmen pembiayaan pendidikan yang kuat menjadi salah satu modal dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” kata Sebastian Jaba ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, belum lama ini.

Apabila pemerintah daerah dapat mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk sektor pendidikan, Sebastian Jaba berharap persoalan pendidikan dan kesenjangan akses pendidikan terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) dapat teratasi dengan maksimal.

“Akses pendidikan di daerah 3T terhambat oleh tantangan ekonomi sehingga berdampak pada buruknya kualitas pendidikan. Nah, kita akan cari tahu nanti, apakah pemerintah daerah ini sudah menjalan amanat undang-undang terkait alokasi 20 persen untuk sektor pendidikan atau belum. Jika belum, maka kita akan dorong agar itu direalisasikan,” ulas Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Selain itu, ungkap Sebastian Jaba, bahwa masalah yang dihadapi wilayah 3T tersebut tak hanya pada persoalan sarana dan prasarana saja. Sebab minimnya tenaga pendidik juga menjadi persoalan sampai hari ini.

Olehkarenanya, Ssbastian Jaba berharap pemerintah daerah lebih fokus memperhatikan kondisi infrastruktur pendidikan, khususnya di kawasan 3T tersebut.

“Kami rasa kalau di kota sudah cukuplah ya dengan sarana dan prasarananya yang bisa kita katakan melebihi dari memadai. Nah, coba kita beralih ke wilayah 3T, anak-anak kita belajar disana dengan sarana dan prasarana yang apa adanya. Tentu ini berbanding terbalik dengan kondisi di kota. Kami harap ini menjadi perhatian bagi kita semua, agar pendidikan di Sintang ini ke depannya lebih maju,” pungkas Sebastian Jaba. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Senang Masyarakat Sadar Pentingnya Adminduk

    Bupati Erlina Senang Masyarakat Sadar Pentingnya Adminduk

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tertib Adminstarsi Kependudukan (Adminduk) menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah. Karenanya, masyarakat wajib mengantongi kepastian dan keperdataan yang jelas dan legal yang diakui negara. “Data kependudukan seperti E- KTP, dokumen perkawinan yang legal secara hukum merupakan suatu hal sangat penting. Karena masyarakat maupun anak akan mendapat banyak manfaat terkait lengkapnya dokumen akta […]

  • Terkuak, Ternyata Ini Motif Pelaku FS Tusuk Kepsek Hingga Tewas

    Terkuak, Ternyata Ini Motif Pelaku FS Tusuk Kepsek Hingga Tewas

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penyidik Satreskrim Polres Sintang mengungkap motif tewasnya Sukimin (54) seorang kepala sekolah di SD 24, Desa Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak yang tewas ditusuk, Kamis (17/10/2019). Hasil penyidikan kasus yang viral di media sosial itu menyebutkan korban ditusuk di bagian perutnya sebanyak dua kali hingga meninggal. Pelaku diduga karena sakit hati dan sering cekcok dengan […]

  • Realokasikan Rp11,5 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Mempawah, Erlina: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Prioritas Utama

    Realokasikan Rp11,5 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Mempawah, Erlina: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Prioritas Utama

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah merealokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 sebanyak Rp11,5 miliar untuk pencegahan dan penanganan virus Corona atau Covid-19. Realokasi tersebut merupakan hasil pemangkasan dari berbagai kegiatan yang ada di masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Realokasi APBD tersebut juga sesuai Peraturan Mendagri 20/2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di […]

  • BPD Kalbar Harus jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    BPD Kalbar Harus jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat yang digelar di Aula Kantor Pusat BPD Kalbar, Pontianak, Rabu (11/2/2026). RUPS Tahunan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, selaku pemegang saham utama, serta dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan […]

  • Kelola ADD dengan Baik dan Sesuai Aturan

    Kelola ADD dengan Baik dan Sesuai Aturan

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Harjono Bejang mengingatkan kepada kepala desa dan perangkatnya agar betul-betul menjalankan amanah rakyat dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD). Sebab kata Harjono Bejang, dirinya tak ingin melihat ada kepala desa maupun perangkatnya masuk bui akibat melakukan tindak pidana korupsi. “Jadi, hingga […]

  • Amankan Malam Takbiran dari Potensi Pelanggaran Prokes

    Amankan Malam Takbiran dari Potensi Pelanggaran Prokes

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Polres Sintang mengerahkan 240 personel di jajarannya untuk mengamankan malam takbiran dari potensi pelanggaran protokol kesehatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (19/7/2021). Selain pengamanan, personel juga diterjunkan dalam patroli di sekitar wilayah untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Harapannya agar masyarakat yang melaksanakan ibadah takbiran dapat melaksanakannya dengan khusyuk. […]

expand_less