Breaking News
light_mode
OPD

Satgas Targetkan “Zona Kuning” Sebelum Pilkades

  • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Sintang dikhawatirkan akan menciptakan potensi penularan Covid-19. Karena itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang Bernard Saragih mengatakan, pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 7 Juli mendatang memberikan kesempatan untuk Satgas untuk berupaya menurunkan zona resiko penularan Covid-19 di Bumi Senentang.

“Saat ini kan masih Mei ya.  Satgas kan bergerak terus. PPKM Mikro di desa juga bergerak. Mudah-mudahan di Juni kita bisa tekan covid ini. Bisa jadi kita sudah (zona) kuning,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang ini, Kamis (20/5/2021).

Pilkades yang masih dalam tahap pemantapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) juga memberi waktu pada Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang untuk berkoordinasi dengan Satgas di tingkat kecamatan dan desa agar dapat mengatur skenario sebaik mungkin untuk menghindari potensi terjadinya klaster Pilkades.

“Akan kita prokes ketat dengan Satgas kecamatan dan desanya. Sehingga Pilkades nanti terlaksana tanpa adanya memunculkan klaster Pilkades,” ucapnya.

Untuk mempertegas penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan rangkaian Pilkades Serentak, terlebih lagi dalam pemungutan suara, ia mengatakan akan menyurati Satgas di tingkat kecamatan yang terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) agar dapat mengawasi.

“Nanti Satgas kecamatan bertemu dengan Satgas desanya. Para Kadesnya di briefing bagaimana menyikapi Pilkades di desanya. Sehingga bisa memperketat (protokol kesehatan) dan mengurangi terpaparnya masyarakat kita karena Pilkades,” ujarnya.

Menurut Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang, penyumbang terbesar angka konfirmasi adalah berasal dari pelaku perjalanan yang membawa virus dari luar daerah dan menularkannya di Sintang atau yang juga disebut sebagai imported case.

Kendati demikian, Bernard Saragih optimis Posko Penyekatan di pintu masuk Kabupaten Sintang dapat menahan laju penularan Covid-19 dan menurunkan zona risiko potensi penularan Covid-19.

“Masih punya waktu kita untuk menekan penyebaran Covid ini, masih ada waktu,” ucapnya.

Selain itu, Bernard Saragih kembali mengingatkan kepada Satgas kecamatan dan desa agar terus mngedukasi masyarakatnya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama 5M. Yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Langkah ini kita yakini dapat menekan laju penyebaran virus covid-19,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ungkap Penyebab Angka Kemiskinan Ekstrem Tinggi dan Turunnya Stunting

    Bupati Ungkap Penyebab Angka Kemiskinan Ekstrem Tinggi dan Turunnya Stunting

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan penyebab dan langkah startegis yang diambil pemerintahannya pada penanganan angka kemiskinan dan stunting di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy. “Angka kemiskinan ekstrem mengalami kenaikan sebesar 0,85 poin pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan angka stunting menurun sebesar 19,5 poin di […]

  • Tertibkan Bangunan Liar dan Kawasan Kumuh

    Tertibkan Bangunan Liar dan Kawasan Kumuh

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina minta bangunan liar dan kawasan kumuh di wilayah yang dipimpinnya itu agar ditertibkan, terutama di kawasan pinggir pantai. Langkah itu diambilnya saat melakukan rapat dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah di Aula Balai Junjung Titah, Rabu (21/7/2021). “Saya minta bangunan yang berada di kawasan pinggir pantai dan […]

  • Rumit Cairkan Dana PKH via Bank

    Rumit Cairkan Dana PKH via Bank

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) 2017 melalui Bank Mandiri dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, proses administrasinya terlalu rumit. Belum lagi keharusan datang bersama Tenaga Pendamping Kecamatan. “Masih mudah melalui Kantor Pos dari pada melalui bank. Di bank administrasinya begitu rumit,” keluh Sulamin, warga Kecamatan Dedai, ditemui sedang mengantre untuk mencairkan dana PKH di Bank […]

  • Imlek Momentum Mempererat Persaudaraan dan Persatuan

    Imlek Momentum Mempererat Persaudaraan dan Persatuan

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perayaan tahun baru Imlek 2570 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Maka selayaknya satu rumpun, harus saling menjaga dan menyayangi. “Mari kita jadikan momentum imlek tahun ini, sebagai momen yang menguatkan rasa tali persaudaraan kita. Jangan ada saling beda membedakan suku maupun agama satu sama lain,” […]

  • Belajar dari Samarinda, Bupati Erlina Siap Dongkrak PAD dan Inovasi Pemerintahan Mempawah

    Belajar dari Samarinda, Bupati Erlina Siap Dongkrak PAD dan Inovasi Pemerintahan Mempawah

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad mempercepat inovasi tata kelola pemerintahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah melaksanakan Studi Kaji Terap ke Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina, didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi, ini menjadi langkah konkret Pemkab Mempawah untuk meniru kesuksesan Kota Samarinda dalam mengelola […]

  • Banjir, 586 Warga Peniti Dalam II dan Peniti Besar Mengungsi

    Banjir, 586 Warga Peniti Dalam II dan Peniti Besar Mengungsi

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan warga mengungsi akibat banjir menerjang Desa Peniti Dalam II dan Peniti Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Sebanyak 586 warga mengungsi di sejumlah tempat yang telah disediakan. “Ada tiga titik kami siapkan untuk menampung warga, pertama itu di SDN 04 Segedong, kedua di SDN 16 Segedong, ketiga di SMPN 3 Segedong, dan beberapa […]

expand_less