Safari Ramadan jadi Momentum Wabup Sintang Sampaikan Kondisi Keuangan Daerah
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan anggaran Pemerintah Kabupaten Sintang telah dua tahun berturut-turut mengalami pemangkasan dari pemerintah pusat, sehingga berdampak pada pelaksanaan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Jami’ Al-Huda, Desa Merarai Dua, Kecamatan Sungai Tebelian, Rabu (25/2/2026).
“Anggaran Pemkab Sintang sudah dua tahun berturut-turut dikurangi oleh pemerintah pusat sehingga kami mengalami kendala dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Sintang,” ungkap Wabup Ronny di hadapan jamaah.
Meski demikian, kata Wabup Ronny, pihaknya tidak tinggal diam. Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah pusat agar tetap mendapatkan dukungan alokasi anggaran pembangunan.
“Kami selalu berupaya berkomunikasi dengan pemerintah provinsi Kalbar maupun pemerintah pusat supaya ada alokasi anggaran mereka untuk membiayai pembangunan di Kabupaten Sintang,” ujar Wabup Ronny.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ronny juga menekankan komitmen Pemkab Sintang untuk bersikap adil dan inklusif terhadap seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun kelompok.
“Kami menegaskan bahwa Pemkab Sintang memberikan perlakuan yang sama kepada semua agama, suku dan kelompok yang ada di Kabupaten Sintang. Kami juga sangat terbuka bagi siapa saja yang mau bersilaturahmi dengan kami, silakan ke kantor atau ke rumah jabatan,” kata Wabup Ronny.
Kedatangan Wakil Bupati disambut Camat Sungai Tebelian, Kepala Desa Merarai Dua, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Safari Ramadan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Jami’ Al-Huda dan sejumlah warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah di bulan suci Ramadan. (prokopim/LK1)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar