Breaking News
light_mode

Prihatin Kasus Audrey, Agustinus Aci: Jangan Sampai Terjadi di Sintang!

  • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kasus pelajar SMP bernama Audrey yang diduga mengalami perundungan dan penganiayaan oleh belasan pelajar SMA menimbulkan keprihatinan banyak kalangan, termasuk anggota DPRD Sintang, Agustinus Aci, yang berharap peristiwa serupa tidak terjadi di Kabupaten Sintang.

“Saya cukup prihatin dengan kejadian pengeroyokan sesama anak di Pontianak. Jangan sampai hal serupa terjadi di Kabupaten Sintang,” kata Agustinus Aci kepada Lensakalbar.com, Kamis (11/4/2019).

Olehkarenanya, Agustinus Aci meminta para kepala sekolah di Kabupaten Sintang terus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak didiknya sehingga terhindar dari narkoba dan perilaku negatif lainnya.

Begitu juga dengan orangtua, kata Agustinus Aci,  diminta untuk lebih memperhatikan pergaulan anak untuk mencegah tindak kekerasan di kalangan generasi penerus bangsa itu.

“Selaku orangtua harus memberikan nasehat kepada anak, bagaimana berlaku dan bergaul di sekolah dan lingkungannya,” katanya.

Menurutnya, kasus dugaan pengeroyokan oleh siswi SMA terhadap Audrey di Pontianak beberapa waktu lalu merupakan tindakan tidak baik dan ini tidak terlepas dari peran orangtua dalam memberikan pendidikan di dalam keluarga.

“Ini harus bermula dari orangtua untuk selalu mendampingi anak memilih pergaulan yang baik. Kita tidak boleh menyerahkan seluruhnya kepada sekolah saja,” ujarnya.

Dalam pergaulan anak, tambah dia, tidak perlu menonjolkan arogan, egois, tetapi lebih mengutamakan saling harga menghargai antarsesama agar tidak terjadi lagi kasus-kasus kekerasan seperti ini.

“Kami berharap kasus ini tidak terjadi di Kabupaten Sintang karena ini akan berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah ini,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Per 30 Maret 2021, 1.257 Orang di Sintang Positif Covid-19

    Per 30 Maret 2021, 1.257 Orang di Sintang Positif Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, penyebaran virus Corona atau Covid-19 masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang hingga tanggal 30 Maret 2021 tercatat 9.918 orang yang dilakukan pemeriksaan virus Corona. Dari 9.918 orang itu, ada 1.257 orang dinyatakan positif virus Corona. Sementara dalam masa penyembuhan atau perawatan saat ini tercatat 135 orang. […]

  • Pentingnya Peran Posyandu untuk Tekan Angka Stunting

    Pentingnya Peran Posyandu untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah gencar menekan permasalahan stunting, salah satunya dengan memberikan workshop untuk Kader Posyandu se-Kabupaten Mempawah di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Sabtu (3/2/2024). Bupati Mempawah, Hj Erlina yang hadir pada kegiatan tersebut, mengatakan bahwa sebagaimana diketahui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai mengintegrasikan dan merevitalisasi pelayanan kesehatan primer yang bertujuan untuk […]

  • Pendataan Pekebun Sawit Mandiri di Sintang Masih Minim
    OPD

    Pendataan Pekebun Sawit Mandiri di Sintang Masih Minim

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang mencatat bahwa dari proyeksi luasan sekitar 20 ribu hektare lahan milik pekebun sawit mandiri, baru sekitar 3.600 hektare yang berhasil didata. Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan Distanbun Sintang, Arif Setya Budi  mengungkapkan bahwa meskipun hampir 1.400 orang pekebun telah masuk dalam database, proses pemetaan masih berjalan dan […]

  • Pelayanan Publik Zona Merah, Ini Kata Dewan Sintang…

    Pelayanan Publik Zona Merah, Ini Kata Dewan Sintang…

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masuk Zona Merah dalam pelayanan publik, sungguh sangat memprihatinkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang harus bertindak cepat untuk memperbaikinya, sebelum menjadi citra buruk jalannya pemerintahan. “Raport merah ini harus segera dievaluasi,” tegas Anggota DPRD Sintang, Mainar Sari, setelah Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar menyerahkan hasil penilaian pelayanan publik di Kabupaten Sintang, Kamis (22/3). Menurut […]

  • Wabup Mempawah Hadiri Pelantikan HIPMI, Dorong Aksi Nyata Pengusaha Muda

    Wabup Mempawah Hadiri Pelantikan HIPMI, Dorong Aksi Nyata Pengusaha Muda

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi menghadiri pelantikan pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Mempawah masa bakti 2024–2027 di Rumah Budaya Melayu Mempawah, Selasa (22/4/2025). Dalam acara yang mengusung tema “Inovasi dan Aksi Nyata, Menyongsong Masa Depan Ekonomi Bangsa” itu, Wabup Juli mendorong para pengusaha muda untuk bertindak nyata […]

  • Sintang Ketiban “Durian Runtuh”, PLBN Sei Kelik Jawab Persoalan Perbatasan

    Sintang Ketiban “Durian Runtuh”, PLBN Sei Kelik Jawab Persoalan Perbatasan

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Mungkin pribahasa ini cocok untuk Pemerintah Kabupaten Sintang. Pasalnya setelah sekian lama menunggu, akhirnya pembangunan PLBN Sei Kelik/Jasa diakomodir oleh Pemerintah Pusat (Pempus). Bahkan di tahun anggaran 2019, Pempus telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp129 miliar untuk pembangunan PLBN dan Rp48 miliar untuk pembangunan ruas jalan Rasau, Jasa, dan […]

expand_less