Breaking News
light_mode

Posyandu Beringin Darat Sekip Siap Raih Peringkat I Terbaik Nasional

  • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Penilaian Posyandu Terbaik Tingkat Nasional sudah memasuki tahap verifikasi lapangan. Posyandu Beringin Kelurahan Darat Sekip Kecamatan Pontianak Kota menjadi wakil Kalimantan Barat (Kalbar) dan merupakan satu di antara 38 posyandu se-Indonesia yang turut dinilai.

Sebelumnya, Posyandu Beringin berhasil lolos sebagai Posyandu Terbaik Kalbar 2024. Dwi Adi Maryadi, Ketua Tim Verifikator Lapangan Penilaian Posyandu Terbaik Nasional menuturkan kekagumannya dengan persiapan kader Posyandu Beringin.

Ia berpesan agar ke depan Posyandu Beringin dapat menelurkan beragam inovasi untuk meningkatkan jumlah kunjungan.

“Di Indonesia itu ada lebih dari 300 ribu posyandu dengan 1,5 juta kader dan alhamdulillah kami sedang berbenah untuk pendataan by name by address, dari data ini kami ingin meningkatkan kapasitasnya. Kalau dulu kita mengenal posyandu untuk ibu hamil dan balita, sekarang cakupannya sudah luas termasuk seluruh siklus hidup,” terang Dwi, setelah melakukan verifikator lapangan di Posyandu Beringin Jalan Beringin, Senin (2/9/2024).

Sasaran posyandu kini meluas sampai usia produktif maupun lansia. Hal ini merupakan upaya Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan jumlah skrining kesehatan.

Ia mengingatkan setiap kader tantangan selanjutnya adalah menjaga kader lainnya tetap aktif dan regenerasi. Dwi mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak atas keseriusan menjaga kesehatan masyarakat berupa fasilitas.

“Karena posyandu terbaik akan menjadi contoh di seluruh Indonesia, saya senang sekali dengan kepedulian segenap unsur pimpinan Kota Pontianak yang aktif dari seluruh sektor,” ungkapnya.

Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengapresiasi seluruh dedikasi kader Posyandu Beringin atas capaian berhasil lolos ke tingkat nasional. Hal ini tidak lepas dari peran banyak pihak. Mengingat banyaknya prestasi yang ditoreh posyandu di Kota Pontianak, Ani Sofian berencana menambah uang operasional tahunan yang sebelumnya Rp1,5 juta per posyandu. Selain itu, setiap kader posyandu juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Di Pontianak ada 293 posyandu, sebagai bentuk kepedulian Pemkot Pontianak akan kesehatan warga, kami akan menyediakan sarana dan prasarana operasional,” ujarnya, usai membuka kegiatan.

Berbagai persoalan dihadapi para kader posyandu maupun kader kesehatan di bawah Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Yang terkini adalah capaian imunisasi polio yang masih rendah.

Ani Sofian meminta para jajarannya agar gencar menjemput bola untuk melaksanakan imunisasi polio bagi anak.

“Capaian imunisasi polio tidak ada batas waktu tetapi dari yang kita lihat sekarang masih rendah, kita ingin melakukan percepatan capaian imunisasi. Mudah-mudahan selama proses ini tidak ada kasus polio di Kota Pontianak,” imbuh Ani Sofian.

Ia mengajak para orang tua untuk membawa anaknya ke posyandu, guna mewaspadai penyakit-penyakit tertentu yang memerlukan penanganan khusus.

“Tujuan kita ke posyandu adalah pencegahan, bagi orang tua yang tengah luang dan lapang harus punya semangat membawa anaknya ke posyandu,” sambungnya.

Ketua Posyandu Beringin, Premi Astri menyampai menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan kedatangan tim verifikator dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta TP PKK Pusat.

Alhamdulillah, kami dari Posyandu Beringin dinyatakan masuk tiga besar dan selanjutnya akan dipilih kembali untuk menentukan siapa yang terbaik dari tiga daerah,” ujarnya.

Prestasi ini bukan yang pertama bagi Posyandu Beringin. Sebelumnya, mereka juga pernah meraih prestasi tingkat nasional dengan mendapatkan harapan tiga untuk tanaman obat keluarga pada 2014 dan menjadi Juara Umum Jambore Posyandu Provinsi Kalbar pada 2017.

Lurah Darat Sekip Teguh Yuliarto, turut bersyukur dan mendukung penuh Posyandu Beringin yang telah ditetapkan masuk tiga besar nasional dan maju ke tahap verifikasi pemilihan yang terbaik. Posyandu Beringin dari Kalimantan Barat akan bersaing dengan Posyandu di Gunung Kidul, Yogyakarta, dan DKI Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

“Tentu kami berharap dan mempersiapkan betul agar Posyandu ini bisa meraih yang terbaik,” ungkap Teguh.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar, juga mengapresiasi capaian Posyandu Beringin. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus mendukung dan memaksimalkan sumber daya yang ada agar Posyandu Beringin bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

“Ini tentu bukan hanya menjadi kebanggaan Kelurahan Darat Sekip, melainkan juga Kota Pontianak hingga Pemerintah Provinsi Kalbar. Harapan kita, juara dan prestasi ini bisa menular ke Posyandu lain yang ada di Pontianak,” pungkasnya. (kominfo/prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berakhir Seri, Ini Target Persista Selanjutnya…

    Berakhir Seri, Ini Target Persista Selanjutnya…

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski sempat bersitegang antara kesebelasan sepakbola Perisiwah Mempawah dan wasit pada pertandingan perdana Porprov Kalbar, yang digelar di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Sabtu (10/11/2018). Namun tidak menganggu jalannya pertandingan hingga selesai. Bahkan, Pelatih Persista Sintang, Agus Enthe menilai dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang lumrah apabila ada perbedaan pendapat dari masing-masing kesebelasan […]

  • Kabar Baik! 6 Pasien Positif Covid-19 di Mempawah Sembuh

    Kabar Baik! 6 Pasien Positif Covid-19 di Mempawah Sembuh

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Enam pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Rubini Mempawah dan RSUD Soedarso Pontianak dinyatakan sembuh. Satu dari enam orang pasien yang berhasil sembuh adalah seorang wanita. “Kita ada 6 pasien positif covid-19. Satu dari enam pasien adalah seorang wanita yag menjalani perawatan di RSUD Soedarso Pontianak. Alhamdulillah, enam pasien ini telah […]

  • Jangan Panik dan Takut dengan Rapid Test Massal

    Jangan Panik dan Takut dengan Rapid Test Massal

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rapid test atau uji cepat diyakini menjadi langkah paling efektif saat ini untuk memperlambat penyebaran virus Corona atau Covid-19. Lewat metode uji cepat, potensi munculnya kasus Covid-19 baru diharapkan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga dapat ditentukan penanganan lanjutan yang tepat oleh tenaga medis. Uji cepat pada prinsipnya hanya dibatasi pada dugaan kasus. Pasalnya […]

  • Oksigen dan Obat-obatan untuk Pasien Covid-19 Menipis

    Oksigen dan Obat-obatan untuk Pasien Covid-19 Menipis

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Ridwan Tony Pane menyampaikan bahwa hingga Selasa (20/7/2021), total konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sintang sudah mencapai 2.588 kasus. Dari total tersebut, pasien sembuh capai 2.326 orang, serta meninggal dunia sebanyak 185 orang. Ia juga menyampaikan kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Ade M. Djoen Sintang. “BOR kita 62 persen. Total […]

  • PIT, Belum Sentuh Wilayah Pedalaman Sintang

    PIT, Belum Sentuh Wilayah Pedalaman Sintang

    • calendar_month Sab, 10 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi C DPRD Sintang, Herimaturida menyambut baik Program Indonesia Terang (PIT), sehingga diharapkan dapat langsung menyentuh masyarakat yang berada di sejumlah desa terpencil di Bumi Senetang. “Jika memang ada, kami sangat mendukung sekali program ini. Namun sampai saat ini, program tersebut belum dirasakan masyarakat,” ucap Herimaturida, kemarin. Program Indonesia Terang ditargetkan akan […]

  • Amanat Kurikulum 2013, Pramuka Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

    Amanat Kurikulum 2013, Pramuka Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Agustinus Aci mengimbau agar kegiatan pramuka bisa menjadi ekstrakurikuler (ekskul) wajib yang harus diikuti seluruh peserta didik di sekolah. Baik pelajar di tingkat SD, SMP maupun jenjang pendidikan SMA. Imbauan itu mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Yang diperkuat dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81A Tahun […]

expand_less