Breaking News
light_mode

PLN Akui Gangguan Listrik Akibat Layangan Menurun

  • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Manager PLN Mempawah, Jackson Silitonga mengungkapkan, gangguan jaringan listrik yang disebabkan permainan layangan di Kota Mempawah masih terjadi. Namun, tingkat kejadiannya menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk permainan layang-layang masih menjadi masalah bagi jaringan listrik di Mempawah. Tetapi, secara keseluruhan tingkat gangguannya sudah berkurang dibandingkan tahun 2020 lalu,” kata Jackson kepada wartawan diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Saat ini, Jackson mengungkapkan tingkat gangguan akibat permainan layangan diperkirakan sebesar 10 persen. Dibandingkan tahun sebelumnya, gangguan mencapai 30-40 persen.

“Kami punya Pejabat K3 yang tiap hari rutin melakukan patroli layangan dilapangan. Kemudian, Pejabat K3 juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk menyampaikan tentang bahaya permainan layangan,” tuturnya.

Menurut Jackson, berbagai upaya yang dilakukan PLN Mempawah semata-mata untuk mengantisipasi terjadinya gangguan dan jatuhnya korban jiwa akibat permainan layangan.

“Jika menemukan pemain layangan di lapangan, kita berikan edukasi secara persuasif. Kebanyakan para pemain layangan ini dapat menerima informasi yang kit sampaikan sehingga tidak dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Karena itu, dia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan PLN. Karena hal itu bisa menyebabkan timbulnya gangguan jaringan listrik dan membahayakan keselamatan si pemain itu sendiri maupun masyarakat lain.

“Yang paling berbahaya itu bermain layangan menggunakan tali kawat. Jika tersangkut dan mengenai kabel PLN maka akan tersengat aliran listrik dan dapat mengancam keselamatan jiwa,” sebutnya.

Disamping mengantisipasi gangguan yang disebabkan permainan layangan, Jackson mengatakan PLN Mempawah juga melakukan perawatan dan pemeliharaan jaringan secara rutin serta terjadwal.

“Pemeliharaan dan perawatan harus dilakukan secara terus menerus. Misalnya pemeliharaan alat, pemangkasan pohon yang mengenai jaringan dan lainnya. Semua ini demi kenyamanan pelanggan listrik di Mempawah,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Harap Outer Ring Road Terealisasi

    Wali Kota Harap Outer Ring Road Terealisasi

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di usia yang ke-64 tahun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar), Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, banyak terobosan-terobosan yang telah dilakukan Pemprov Kalbar, baik dalam pembangunan maupun penanganan pandemi Covid-19. Salah satu rencana pembangunan yang digagas Pemprov Kalbar adalah adanya outer ring road atau jalan lingkar. “Apabila pembangunan outer ring road […]

  • Pontianak Modal Kuat Layak Huni

    Pontianak Modal Kuat Layak Huni

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hasil survei tim peneliti Asian Development Bank (ADB) menunjukkan Kota Pontianak memiliki modal kuat untuk semakin layak huni. Dari empat dimensi yang jadi fokus, penilaian 1.643 responden warga Pontianak berada di atas rata-rata. Hal ini berbanding lurus dengan upaya Pemerintah Kota Pontianak sebagaimana visi Wali dan Wakil Wali Kota Pontianak, menjadikan ‘Pontianak Kota […]

  • Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka
    OPD

    Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar mengingatkan agar sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat. “Misalnya, saat siswa akan masuk ke lingkungan sekolah, wajib diukur suhu tubuhnya, kalau suhu tubuh normal tetapi siswa dalam keadaan batuk dan pilek, wajib di suruh pulang. Dan kantin, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan olahraga ditiadakan. Jadi sekolah […]

  • Najwa Umayra dan Fadhlan Fatoni Wakili Mempawah di OSN dan O2SN Tingkat Nasional

    Najwa Umayra dan Fadhlan Fatoni Wakili Mempawah di OSN dan O2SN Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menerima dua siswa Kabupaten Mempawah yang akan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional di ruang kerjanya, Senin (29/7/2024). Kedua siswa tersebut yakni Najwa Umayra asal SMPN 1 Jongkat yang akan mengikuti OSN IPS Tingkat Nasional dan Muhammad Fadhlan Fatoni asal SDN […]

  • Jangan Mau Diadu Domba dan Dipecah Belah

    Jangan Mau Diadu Domba dan Dipecah Belah

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai menghadiri upacara peringatan hari jadi (Harjad) Kota Sintang ke 657. Ada beberapa pesan yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Sintang. Utamanya, jangan mudah diadu-domba dan dipecah belah dari pihak manapun. Pasalnya kita ini Bhinneka Tunggal Ika. “Jangan pernah mau terprovokasi, jangan pernah mau diadu-domba, dan dipecah belah dari pihak manapun, karena kita ini […]

  • Dewan Dungkung Pempus Buka Seleksi PPPK Tahun 2024

    Dewan Dungkung Pempus Buka Seleksi PPPK Tahun 2024

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mendukung langkah Pemerintah yang membuka Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 pada tanggal 1 Oktober. Seleksi PPPK tahun 2024 yang terdiri dari dua periode ini difokuskan untuk penataan pegawai non-aparatur sipil negara (ASN). “Tentunya seleksi PPPK tahun 2024 […]

expand_less