Breaking News
light_mode

Pemkot dan DPRD Komitmen Berantas Korupsi

  • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian berkomitmen untuk memberantas korupsi secara terintegrasi dan sinergis, dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Ia menekankan, pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita lawan dengan cara yang holistik dan terintegrasi,” ujar Ani Sofian usai membuka Rapat Koordinasi bersama anggota DPRD dan calon anggota DPRD terpilih hasil pemilu tahun 2024, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Pontianak, Rabu (31/07/2024).

Ia juga menilai pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat sipil untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai bagian dari komitmen ini, Pemkot Pontianak telah melaksanakan beberapa inisiatif strategis. Salah satunya mengimplementasikan sistem pelaporan pengaduan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat lewat laman lapor.go.id.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap laporan terkait dugaan korupsi dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tegasnya.

Selain itu, dengan menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi secara rutin untuk seluruh ASN dan pejabat publik tentang etika dan integritas sebagai bentuk pencegahan korupsi.

“Pendidikan dan pelatihan adalah kunci untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi. Kami akan memberikan bekal yang cukup kepada setiap aparatur untuk memahami dan menjalankan tugas mereka sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Ani Sofian menilai audit internal perlu terhadap seluruh anggaran dan proyek pemerintah untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik korupsi. Audit ini akan dilakukan secara berkala. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi ini.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga integritas dan transparansi pemerintah. Mari kita bekerja sama untuk mewujudkan Pontianak yang bersih dari korupsi,” imbuhnya.

Komitmen ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan menciptakan iklim pemerintahan yang lebih bersih dan adil di Kota Pontianak, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga pemerintah. (kominfo/prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Mempawah Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

    Lagi, Mempawah Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah kembali mengumumkan perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19. Kali ini ada 2 kasus baru. Kedua kasus itupun merupkan pasangan suami isteri yang tinggal di Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian mengatakan adanya dua orang yang bekerja di salah satu […]

  • Wabup Juli Dorong Swasembada Pangan Lewat Panen Raya Jagung di Toho

    Wabup Juli Dorong Swasembada Pangan Lewat Panen Raya Jagung di Toho

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan pentingnya mewujudkan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Benuang, Kecamatan Toho, Sabtu (27/9/2025). Menurut Wabup Juli, panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. […]

  • Sekda Ismail Lepas Kontingen Raimuna Nasional 2023 ke Cibubur

    Sekda Ismail Lepas Kontingen Raimuna Nasional 2023 ke Cibubur

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail melepas Kontingen Mempawah Raimuna Nasional XII Kabupaten Mempawah di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Jumat (11/8/2023). Sekda Ismail berpesan kepada kontingen untuk menjaga nama baik daerah dan meninggalkan citra positif. “Selamat dan sukses dalam mengikuti kegiatan Raimuna Nasional XII Tahun 2023. Semoga adik- adik sekalian selalu sehat […]

  • Sekda Kalbar Buka Pembekalan Teknis R3 dan Penandatanganan SPKS Tahap III

    Sekda Kalbar Buka Pembekalan Teknis R3 dan Penandatanganan SPKS Tahap III

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, A.L. Leysandri membuka Pembekalan Teknis R3 dan Penandantangan SPKS Tahap III dan R2 di Hotel Ibis Pontianak, Kamis (12/9/2019). Sekda Kalbar A.L. Leysandri, SH mengatakan salah satu upaya Pemerintah untuk mengatasi degradasi ekosistem gambut serta dampak yang ditimbulkannya adalah melakukan kegiatan pemulihan (restorasi) secara sistematis, terencana dan terukur, untuk […]

  • Warga Serawai Minta Kecamatan Hentikan Aktivitas Bakar Sampah

    Warga Serawai Minta Kecamatan Hentikan Aktivitas Bakar Sampah

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Nanga Serawai, Kecamatan Serawai resah akibat aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan petugas kebersihan kecamatan, Selasa (24/9/2019). Warga menilai aktivitas pembakaran itu dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, mereka (pertugas,red) lokasinya tepat di belakang Kantor Kecamatan Serawai dan Posyandu Kasih Ibu. “Aktivitas ini sudah meresahkan, kita minta pihak terkait dapat mengambil […]

  • Kata Senen Maryono: Sintang Masih Kekurangan Guru

    Kata Senen Maryono: Sintang Masih Kekurangan Guru

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono menyatakan bahwa sampai hari ini Sintang masih kekurangan tenaga pendidik khususnya untuk mata pelajaran agama. Karena itu, pihaknya minta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar mencarikan solusi sehingga permasalahan tersebut bisa segera teratasi. “Jadi, masalah kekurangan guru ini bukan soal yang baru ya […]

expand_less