Breaking News
light_mode

Pelaku Cabul Divonis 8 Tahun Penjara, Robinson: Semua Perkara Pidum Ditangani dengan Serius!

  • calendar_month Rab, 29 Mei 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Setakat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang telah menangani lima perkara seksual atau cabul. Para pelaku pun dipastikan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Kelima perkara kasus tersebut sudah selesai ditangani. Rata – rata pelakunya di vonis 8 tahun penjara,” ungkap Kasi Pidana Umun (Pidum) Kejari Sintang, Robinson, kepada Lensakalbar.com, Rabu (29/5/2019).

Menurut Robinson, setiap kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Sintang akan ditangani dengan serius. Tidak hanya perkara cabul saja, bahkan perkara pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian motor (Curanmor), dan Narkotika para pelakunya sendiri dihukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.

Untuk kasus Curat yang ditangani kejaksaan ada 16 perkara, Curas ada 1 perkara, Curanmor ada 13 perkara. Sementara untuk kasus narkotika ada 26 perkara.

“Perkara Curas, Curat, Curanmor, dan Narkotika sudah selesai ditangani. Dan pelakunya semua sudah di vonis sesuai perbuatannya,” ujarnya.

Robinson mengaku perkara tindak pidana narkotika masih mendominasi. “Tahun ini, tindak pidana penyalahgunaan narkotika masih tetap mendominasi perkara yang ditangani Pidum Kejari Sintang dengan 26 perkara,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam penegakan hukum di Bumi Senentang, tidak terlepas dari berbagai tantangan serta proses dan dinamika perkembangan hukum yang dewasa.

Apalagi, beberapa jenis kejahatan dan tindak pidana dari waktu ke waktu juga tumbuh semakin masif dan agresif. Pola kejahatan juga semakin canggih dan menjangkau tidak hanya dalam satu negara, tetapi lintas negara.

“Sehingga, penanganan suatu kejahatan tidak lagi hanya mengandalkan pendekatan konvensional, namun diperlukan upaya pemanfaatan sarana teknologi dan informasi serta pelibatan kerja sama dengan instansi,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Achmad Munandar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Kali Dipanggil KPK, H Sukiman Yakin Tidak Bersalah

    Lima Kali Dipanggil KPK, H Sukiman Yakin Tidak Bersalah

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun 2018. Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar, H Sukiman tidak banyak penjelasan kepada publik terkait dirinya. Tapi, ketika menghadiri Tabligh Akbar Bersama Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, di Kesultanan Al-Mukaramah Sintang, Rabu […]

  • Gawai Dayak sebagai Bentuk Syukur Hasil Panen

    Gawai Dayak sebagai Bentuk Syukur Hasil Panen

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, masyarakat adat Dayak masih menggelar “Festival Gawai Dayak” baik di tingkat desa maupun dusun di Kabupaten Sintang. Gawai Dayak atau pesta panen sebagai wujud rasa syukur komunitas masyarakat adat yang telah diberikan kemurahan rezeki oleh Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen pertanian sepanjang tahun. “Wujud syukur itu layak kita nyatakan, […]

  • 17 Desa di Serawai Akan Masuk Kecamatan Tontang
    OPD

    17 Desa di Serawai Akan Masuk Kecamatan Tontang

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecamatan Serawai akan dimekarkan menjadi Kecamatan Tontang. Perihal inipun diungkapkan Camat Serawai, Nopeka ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (16/10/2024). Ke depannya, kata Nopeka, Kecamatan Serawai hanya memiliki 21 desa saja. Sedangkan 17 desanya akan masuk ke Kecamatan Tontang. “Total jumlah desa di Kecamatan Serawai semuanya ada 38 desa, karena akan […]

  • Jaga Warisan Leluhur, Bupati Jarot Ajak Rakyatnya Membangun Sintang Tanpa SARA

    Jaga Warisan Leluhur, Bupati Jarot Ajak Rakyatnya Membangun Sintang Tanpa SARA

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 657 tahun silam. Para leluhur dinilai telah berhasil meletakan pondasi dalam membangun suatu peradaban yang harmonis tanpa mengenal perbedaan Suku Ras Agama dan Antar Golongan (SARA). Tatkala itu, para leluhur memberi tempat hidup itu sebuah nama. Namanya adalah Sintang. Kota ini telah diwariskan sebuah peradaban yang agung dengan menghargai dan menyatukan berbagai perbedaan […]

  • Tanjung Ria Tenggelam

    Tanjung Ria Tenggelam

    • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, memenyebabkan debit air anak Sungai Kapuas di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalbar terus meningkat. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mulai tenggelam, seperti di Desa Tanjung Ria Kecamatan Sepauk. Masyarakat setempat semakin khawatir. Pasalnya, jika debit air terus meningkat, Jembatan Serpang di Desa Tanjung Ria tidak akan kelihatan lagi. “Kalau […]

  • Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Kalbar Gelontorkan 1.000 Paket Murah di Pasar Masuka Sintang

    Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Kalbar Gelontorkan 1.000 Paket Murah di Pasar Masuka Sintang

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral menggelar operasi pasar di Halaman Parkir Pasar Masuka, Sintang, Kamis (21/8/2025) pagi, untuk menekan inflasi dan menjaga harga sembako tetap stabil. Sebanyak 1.000 paket sembako berisi beras premium 5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter dijual seharga […]

expand_less