Breaking News
light_mode

Pegadaian Gandeng Pemkot Pontianak Ajak ASN Menabung Emas

  • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – PT Pegadaian (Persero) menggandeng Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) menabung emas sebagai bagian dari program yang dimiliki oleh BUMN tersebut.

Hal itu sebagaimana dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pegadaian (Persero) dengan Pemkot Pontianak yang diteken oleh Direktur Utama (Dirut) PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto dan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Borneo Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Senin (6/1/2020).

Edi menyambut baik kerjasama yang terjalin dengan Pegadaian dalam rangka membudayakan menabung emas sebagai bentuk investasi yang menjanjikan dan terjamin keamanannya.

Melalui program Tabungan Emas Pegadaian ini, ia berharap bisa menjadi solusi terbaik dalam berinvestasi bagi para ASN.

“Tabungan Emas ini bisa menjadi salah satu solusi terutama bagi ASN saat membutuhkan dana dalam keadaan terdesak karena emas yang ditabung itu bisa sebagai barang jaminan di Pegadaian,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, Tabungan Emas Pegadaian keamanannya lebih terjamin dibandingkan dengan menyimpan emas di rumah. Apalagi emas yang ditabung oleh nasabah diasuransikan sepenuhnya oleh Pegadaian.

Adanya Tabungan Emas ini bisa menjadi bentuk investasi pilihan para ASN sehingga terhindar dari investasi bodong yang dapat merugikan. “Para ASN tidak perlu kuatir karena Pegadaian menjamin semua emas yang dijual telah memiliki sertifikat,” ungkap Edi.

Dirut PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto menerangkan, kerjasama yang dijalin pihaknya bersama Pemkot Pontianak dalam rangka melaksanakan budaya menabung emas di lingkungan Pemkot Pontianak. Kerjasama program investasi emas dalam bentuk Tabungan Emas untuk ASN Pemkot Pontianak.

“Kami juga melakukan kerjasama ini untuk mengedukasi tentang investasi emas kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pontianak,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk tabungan emas ini sangat terjangkau, karena cukup Rp6 ribuan tabungan emas sudah bisa dibuka. Bahkan, membeli emas bisa dimulai dari berat 0,01 gram hingga 100 gram setiap harinya. Seperti menabung uang, tabungan emas juga bisa ditambah nilai pembelian emasnya.

“Banyak manfaat yang bisa diperoleh bagi nasabah tabungan emas ini,” imbuhnya.

Selain kerjasama tersebut, Kuswiyoto juga menyebut, pihaknya juga menggandeng Pemkot Pontianak untuk program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkaitan dengan hal-hal bersifat pengembangan di lingkungan Pemkot Pontianak.

“Kemudian kami juga akan mengembangkan potensi-potensi kerjasama lainnya yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takut Dirazia Satpol PP, Pemuda Kabur Tinggalkan Kekasihnya

    Takut Dirazia Satpol PP, Pemuda Kabur Tinggalkan Kekasihnya

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Sintang melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, terjaring tiga pasangan muda-mudi didapati berduaan di dalam rumah kost, Sabtu (15/12/2018) malam. Pantauan dilapangan, sekitar pukul 23.16 WIB petugas Satpol PP Sintang menyisir tempat hiburan malam (THM) di Jalan Hutan Wisata. Kemudian dilanjutkan ke gedung Serba Guna […]

  • Telur Berdiri Tegak Tandai Kulminasi Matahari di Pontianak

    Telur Berdiri Tegak Tandai Kulminasi Matahari di Pontianak

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Detik-detik jelang matahari tepat berada di atas garis Khatulistiwa ditandai dengan mendirikan telur-telur secara tegak di kawasan Tugu Khatulistiwa oleh beberapa tamu undangan yang hadir pada Pesona Kulminasi Matahari. Telur-telur berdiri tegak dan tanpa bayangan menjadi sebuah fenomena alam yang terjadi setiap dua kali dalam setahun. Setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September […]

  • Minta Semua Pihak Komitmen Tekan Penyebaran Covid-19

    Minta Semua Pihak Komitmen Tekan Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mengambil langkah tepat, Bupati Mempawah, Hj Erlina kembali menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Satuan Tugas Covid-19 Mempawah di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Senin (16/08/2021). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengungkapkan bahwa Kabupaten Mempawah berada di PPKM level 3 dengan kondisi 2 kecamatan masuk zona merah. Karena itu, ia […]

  • Penjahit Ini Buktikan JKN-KIS Jamin Operasi Katarak

    Penjahit Ini Buktikan JKN-KIS Jamin Operasi Katarak

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hendra Bustomi merupakan peserta JKN-KIS yang terdaftar sebagai PBI APBN dengan hak kelas rawat inap kelas 3. Pria yang berprofesi sebagai penjahit ini tentu saja dalam menjalani pekerjaannya membutuhkan penglihatan yang harus baik, karena itu, Hendra pun memberanikan diri untuk memeriksakan matanya yang ternyata katarak. Hendra bercerita mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama […]

  • Lewat Lomba ‘Bace Pontianak’, Ajak Warga Lestarikan Bahasa dan Sadar Literasi

    Lewat Lomba ‘Bace Pontianak’, Ajak Warga Lestarikan Bahasa dan Sadar Literasi

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-251 Kota Pontianak, Komunitas Read Aloud Kalbar menggelar Lomba ‘Bace Pontianak’. Lomba membaca buku secara nyaring ini menggunakan bahasa Melayu Pontianak. Pegiat Read Aloud Kalbar, Widiantoro menerangkan, terhitung sudah dua tahun komunitas Read Aloud Kalbar berdiri dan aktif di Kota Pontianak. Dia menambahkan, agenda ‘Bace Pontianak’ diselenggarakan, selain […]

  • Dewan Sintang Minta OPD Bekerjasama Atasi Stunting

    Dewan Sintang Minta OPD Bekerjasama Atasi Stunting

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta segera bekerjasama dalam penanganan stunting di Kabupaten Sintang. Angka 28 anak di Kabupaten Sintang yang menderita stunting dinilai sangat memprihatinkan dan pemerintah mesti menyikapinya dengan serius. “Pemerintah Kabupaten Sintang melalui dinas terkait harus segera melakukan langkah-langkah penangannya. Lantaran kasus stunting ini merupakan persoalan […]

expand_less