Breaking News
light_mode

Pantau Hotspot Melalui Helikopter, Danrem 121/Abw: Perkebunan Rentan Karhutla

  • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Danrem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau hotspot di Bengkayang menggunakan helikopter Sabtu (30/3/2019).

Dikesempatan tersebut, Danrem 121/Abw didampingi Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, LO BNPB dan anggota DPRD Kalbar.

Sebelumnya, selaku Wakil Komandan Satgas Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kalimantan Barat, Danrem mengikuti rapat koordinasi awal penanggulangan bencana Karhutla di kantor BPBD Provinsi.

Rakor awal ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat yang ditetapkan Gubernur Kalbar Sutarmiji pada tanggal 12 Februari 2019.

Turut menghadiri rakor awal penanggulangan bencana Karhutla, Kepala BPBD Prov Kalbar selaku sekertaris Satgas, Kolonel Arh Made Suryawan selaku LO BNPB, Kolonel Inf Asep Akhmad Hidayat Kasi Ops Rem 121/Abw, Letkol Arm Anom Wirasunu Dandim 1201/Mph, Letkol Arm Victor Jacop Lopulalan, Dandim 1202/Skw, jajaran pengurus BPBD Kalbar dan personil satgas lain dari Manggala Agni, BMKG dan MPA Kalbar.

Danrem 121/Abw sangat mengapresiasi Rakor awal siaga darurat bencana ini. Ia menilai hal tersebut merupakan langkah strategis agar semua satuan tugas bisa bekerja maksimal sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

“Data BMKG sudah menunjukan saat ini mulai mendekati musim kemarau. Mengingat luasnya cakupan  wilayah penanggulangan bencana, tanggung jawab tidak hanya oleh pemerintah Provinsi. Namun juga pemerintah daerah Kabupaten/Kota dalam semangat membangun kemandirian daerah dalam penanggulangan bencana,” pungkas Danrem 121/Abw.

Dalam rakor awal siaga bencana Karhutla ini telah berhasil dirumuskan pokok pokok pikiran rencana kedepan yaitu:

  • Perlu segera dilaksanakan Rakor lanjutan dalam rangka penyusunan rencana kerja dan tindakan yang terkoordinasi di lapangan.
  • Perlu adanya upaya untuk menekan para pengusaha perkebunan yang mempunyai kerentanan terjadi bahaya Karhutla di lokasinya supaya ada tanggung jawab dan terlibat aktif dalam upaya penanggulangan bencana Karhutla. (Penrem)
  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 35 Hotel dan 114 Restoran Terima Dana Hibah dari Pusat

    35 Hotel dan 114 Restoran Terima Dana Hibah dari Pusat

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 35 hotel dan 114 restoran di Kota Pontianak menerima dana hibah untuk Clean, Health, Safety, Environment (CHSE) dari pemerintah pusat. Bantuan hibah tersebut berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Keuangan. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, dana hibah yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Kota Pontianak totalnya sebesar Rp14 […]

  • Dihadapan Mendagri, Bupati Jarot Sampaikan 5 Poin Penting Pemekaran Kecamatan

    Dihadapan Mendagri, Bupati Jarot Sampaikan 5 Poin Penting Pemekaran Kecamatan

    • calendar_month Kam, 6 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 14 Camat dan sejumlah Kepala Desa (Kades) dikumpulkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Mengingat Kemendagri, Kamis (6/12/2018), melakukan verifikasi faktual terhadap 4 kecamatan baru di Kabupaten Sintang. 4 kecamatan baru yang dilakukan verifikasi faktual, adalah: Sintang Barat Tontang Bukit Mangat Inggar “Awalnya Sintang itu punya 14 Kecamatan. Kemudian kita desainkan dan mengusulkan pemekaran […]

  • Volume Sampah Meningkat di Bulan Suci

    Volume Sampah Meningkat di Bulan Suci

    • calendar_month Kam, 24 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak sepekan terakhir, volume sampah di Ibu Kota Kabupaten Sintang terus meningkat. Alhasil, petugas kebersihan pun menambah jam kerja untuk menanganinya. “Sejak awal ramadan kemarin, volume sampah agak meningkat. Tetapi masih normal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Dharmanata, Kamis (24/5). Peningkatan volume sampah seperti ini, ungkap Dharmanata, memang kerap terjadi di […]

  • 2021, Sungai Kunyit Tuan Rumah MTQ ke 32 Tingkat Kabupaten

    2021, Sungai Kunyit Tuan Rumah MTQ ke 32 Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecamatan Sungai Kunyit akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 tingkat Kabupaten Mempawah tahun 2021. Sebagai bentuk persiapan, Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Wakil Bupati Muhammad Pagi, di Kantor Bupati Mempawah, Jumat (9/10/2020). Muhammad Pagi mengatakan, rakor ini dimaksudkan untuk mempersiapkan […]

  • Jelang PPDB, Dewan Ingatkan Sekolah Tak Lakukan Pungli

    Jelang PPDB, Dewan Ingatkan Sekolah Tak Lakukan Pungli

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengingatkan kepada seluruh sekolah, baik Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022-2023 untuk tidak melakukan pungutan jenis apapun. “Kami meminta agar dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang betul-betul mengawasi teknis PPDB […]

  • Karolin : Silakan Keluar…!!!

    Karolin : Silakan Keluar…!!!

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2017
    • 0Komentar

    Penyuluh Pertanian dan GGD Minta Pidah LensaKalbar – Penyuluh Pertanian dan Guru Garis Depan (GGD) yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kabupaten Landak, jangan sekali-kali terbesit dalam pikirannya untuk coba-coba mengajukan perpindahan tempat tugas. “Kalian tidak diperkenankan untuk minta pindah tempat tugas, paling tidak selama lima tahun. […]

expand_less