Breaking News
light_mode

Musda MABM, Jarot: Jaga Literasi Budaya

  • calendar_month Rab, 12 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketika membuka Musyawarah Daerah III tingkat Kabupaten Sintang, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan saat ini literasi budaya pada era abad ke-21 dipandang penting bagi bangsa Indonesia dalam rangka memperkuat identitas bangsa.

Olehkarenanya, orang nomor satu di Bumi Senentang itupun meminta agar keberagaman suku bangsa tidak boleh tergilas oleh hedonisme, materialisme, komersialisme, dan liberalisme yang menguat di era global saat ini.

“Langkah itu dilakukan agar keberagaman suku bangsa, bahasa, dan kebiasaan harus mampu menjadi bangsa yang memiliki jati diri yang kuat dalam pendirian budaya yang teguh,” ungkapnya, Selasa (11/09/2018), di Gedung Pancasila Sintang.

Menurut Jarot,  literasi budaya termasuk dalam enam jenis literasi versi world economic forum yang dapat menentukan kemajuan suatu bangsa.

“Jadi dengan literasi budaya maka kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan meruoakan simbol sebagai identitas bangsa. Selain itu, literasi budaya memuat ragam kecakapan individu dan masyarakat dalam memahami, menghayati, dan mengembangkan serta melestarikan nilai-nilai budaya yang dimilikinya,” jelasnya.

Corak budaya yang memiliki keunikan tersendiri itu adalah budaya melayu. “Nah, keunikan budaya melayu yang bertipe kebudayaan pesisir yaitu mereka sangat mobile, toleran, inklusif dan adaptif, sehingga menyimpan khasanah nilai dan seni budaya yang kaya, budaya melayu juga harus kita jadikan inspirasi dalam mengembangkan karakter bangsa, sekaligus juga modal membangun budaya di daerah lokal kita,” ujarnya.

Kemudian, Jarot berharap forum musyawarah daerah MABM ini dapat menjadi penguat komitmen puak melayu untuk membangun literasi budaya melayu di Kabupaten Sintang serta dapat mengupayakan dalam pencerdasan masyarakat melayu dan menjadikan kebudayaan melayu sebagai perekat persaudaraan.

“MABM harus menjadi ujung tombak pelaksanaan gerakan literasi budaya melayu, sehingga melahirkan bibit SDM budaya yang siap menjadi pelaku pembangunan yang berkualitas dan berkarakter,” ungkapnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Adha 1445 H, Mempawah Gelar Operasi Pasar dan Tera Ulang

    Jelang Idul Adha 1445 H, Mempawah Gelar Operasi Pasar dan Tera Ulang

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengantisipasi terjadinya inflasi menjelang Idul Adha 1445 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah melaksanakan Operasi Pasar dan Tera Ulang di Pasar Sebukit Rama, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (5/6/2024). Operasi Pasar dipantau langsung Pj Bupati Mempawah, Ismail didampingi Pj Sekda, Staf Ahli Ekonomi, keuangan dan Pembangunan, Asisten Ekbangra, serta OPD terkait. Dalam operasi pasar tersebut […]

  • Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih banyaknya masyarakat yang belum paham terhadap kelayakan sebagai pendonor darah dari sisi fisik maupun kesehatan, sehingga dibutuhkan peranan tokoh agama dalam mensosialisasikan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Tokoh agama juga perlu dilibatkan dalam mencari para pendonor serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ketersediaan darah tidak menjadi hal yang meresahkan, khususnya bagi mereka […]

  • Minta Lurah Verifikasi Data Warga Miskin

    Minta Lurah Verifikasi Data Warga Miskin

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta para lurah melakukan musyawarah kelurahan untuk menentukan dan memverifikasi data penduduk miskin. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jumlah penduduk miskin 24.668 Kepala Keluarga (KK). “Sementara data dari Bappeda Kota Pontianak berdasarkan survei tahun 2017 jumlah penduduk miskin 29.171 jiwa atau setara 8.400 KK,” sebutnya. Namun […]

  • Bupati Erlina Buka Festival Sahur-Sahur ke-21

    Bupati Erlina Buka Festival Sahur-Sahur ke-21

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina bersama Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hariyanto membuka Festival Sahur-Sahur ke-21 di Halaman Kantor Dinas Dikporapar Kabupaten Mempawah, Sabtu (23/3/2024). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan tradisi masyarakat di Indonesia membangunkan orang untuk sahur biasanya dilakukan oleh orang ataupun sekelompok orang dengan cara berteriak […]

  • Mempawah, “Rumah Kita Bersama”

    Mempawah, “Rumah Kita Bersama”

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puncak peringatan Hari Jadi ke 62 Kabupaten Mempawah dilakukan dengan menggelar upacara di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (5/7/2021). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina dengan dihadiri seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Plh Sekda Mempawah, Juli Suryadi, Pimpinan Kepala OPD, Para Pimpinan Instansi […]

  • Kejurprov Biliar, 5 Kabupaten/Kota Absen

    Kejurprov Biliar, 5 Kabupaten/Kota Absen

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kejuaraan Biliar Tingkat Kalbar (Kejurprov) Biliar 2017 yang berlangsung lima hari sejak 25 September di Kabupaten Sintang, minus perwakilan lima kabupaten/kota, yakni Pontianak, Singkawang, Sambas, Bengkayang dan Ketapang. “Kejurprov ini diikuti sembilan kabupaten di Kalbar,” ungkap Erwan Chandra, Ketua Panitia Kejurprov Biliar 2017, ditemui ketika pembukaan kejuaraan bola Sembilan tersebut, di Leody Billiard […]

expand_less