Breaking News
light_mode

MTQ XXIX Ditunda

  • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol. (Purn) Andi Musa, menyetujui Penundaan di Pelaksanaan MTQ XXIX Sintang dari 24-30 November 2021 menjadi 11-17 Desember 2021 karena banjir besar masih melanda Kabupaten Sintang hingga saat ini.

Sebelumnya, Ketua Harian Panitia Pelaksanaan MTQ Ke XXIX Kalimantan Barat yang juga Pelaksana Harian Bupati Sintang Yosepha Hasnah, mengirim surat Permohonan Penundaan Pelaksanaan MTQ Kalbar di Kabupaten Sintang pada 12 November 2021. Surat bernomor: 080/PAN-MTQ/XI/2021 tersebut dibalas oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat  melalui surat bernomor: 138/LPTQ-Prov/XI/2021 tentang Persetujuan Penundaan Pelaksanaan MTQ Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang.

Pada surat yang ditandatangani oleh Ketua LPTQ Kalbar tersebut, Andi Musa menyampaikan bahwa LPTQ Provinsi Kalimantan Barat sangat memahami dan memaklumi terhadap penundaan pelaksanaan MTQ XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang yang semula pada tanggal 24-30 November 2021 menjadi tanggal 11-17 Desember 2021, mengingat situasi dan kondisi Kabupaten Sintang saat ini masih dilanda Bencana Banjir.

“Diharapkan kepada Panitia Pelaksana MTQ XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang untuk tetap dan terus semangat mempersiapkan pelaksanaan MTQ tersebut sesuai dengan jadwal dimaksud. Mari kita berdo’a semoga Bencana Banjir yang melanda Kabupaten Sintang dan sekitarnya segera berakhir,” ajak Andi Musa.

Sementara Ketua Harian Panitia Pelaksanaan MTQ Ke XXIX Kalimantan Barat yang juga Pelaksana Harian Bupati Sintang Yosepha Hasnah, menjelaskan sehubungan dengan kondisi objektif Kabupaten Sintang sampai saat ini masih dalam kondisi bencana banjir, maka rencana semula pelaksanaan MTQ XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang pada tanggal 24-30 November 2021 tidak dapat dilaksanakan oleh Panitia Daerah MTQ Kabupaten Sintang, dikarenakan persiapan teknis yang tidak sesuai rencana dan ada beberapa tempat lomba serta tempat penginapan kafilah MTQ yang terkena bencana banijir.

“Berkenaan dengan hal tersebut, bersama ini kami mengajukan permohonan penundaan pelaksanaan MTQ XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang menjadi tangga!l 11-17 Desember 2021,” pungkas Yosepha. (prokopim/Lk1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Lurah Verifikasi Data Warga Miskin

    Minta Lurah Verifikasi Data Warga Miskin

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta para lurah melakukan musyawarah kelurahan untuk menentukan dan memverifikasi data penduduk miskin. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jumlah penduduk miskin 24.668 Kepala Keluarga (KK). “Sementara data dari Bappeda Kota Pontianak berdasarkan survei tahun 2017 jumlah penduduk miskin 29.171 jiwa atau setara 8.400 KK,” sebutnya. Namun […]

  • Sidak Minyak Goreng di Sungai Pinyuh

    Sidak Minyak Goreng di Sungai Pinyuh

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Mempawah dan OPD terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) minyak goreng curah di CV Mitra Kita Santosa, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyih, Rabu (31/7/2024). Sidak yang dilakukan tersebut, dalam upaya mengendalikan inflasi di Kabupaten Mempawah. Pj Bupati Ismail mengatakan kegiatan ini sebagai upaya menjaga […]

  • Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman menyatakan ketersedian alat pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sintang masih tergolong minim dan langka. Buktinya, masker dan hand sanitizer masih sulit ditemukan. Kendati demikian, dia meminta pelaku usaha di daerahnya itu agar menyediakan kedua perlengkapan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Termasuk disinfektan ya, kita harap […]

  • Waterfront Sintang Potensi jadi Destinasi Wisata

    Waterfront Sintang Potensi jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen mengungkapkan bahwa “Waterfront Sintang” memiliki daya tarik yang sangat unik. Tempat ini menyajikan pemandangan yang memukau langsung menghadap Sungai Kapuas dan Sungai Melawi. Pengunjung juga dapat menyaksikan pertemuan muara Sungai Melawi dengan Sungai Kapuas di Saka Tiga. “Waterfront Sintang memiliki keunikan tersendiri. […]

  • Jarot : Perangi Narkoba di Lingkungan Masing-masing

    Jarot : Perangi Narkoba di Lingkungan Masing-masing

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Indonesia Darurat Narkoba, karena negara yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote ini menjadi pasar Narkoba terbesar di Asia. “Olehkarenanya seluruh komponen masyarakat harus memerangi Narkoba di lingkungannya masing-masing,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, ketika Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional […]

  • Kunker ke Kecamatan Jongkat dan Segedong, Bupati Ingatkan Kades untuk Tertib Administrasi

    Kunker ke Kecamatan Jongkat dan Segedong, Bupati Ingatkan Kades untuk Tertib Administrasi

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Jongkat dan Segedong, Selasa (24/1/2023). Kunker orang nomor satu di Bumi Galaherang tersebut dipusatkan di Balai Pertemuan Jungkat Beach yang dihadiri kepala desa, perangkat desa, dan BPD Kecamatan Jongkat dan Segedong. Kunker tersebut fokus pada pembahasan isu-isu strategis pembangunan desa di kecamatan, permasalahan-permasalahan […]

expand_less