Breaking News
light_mode

Mifthuddin: Pelayanan JKN-KIS dalam Genggaman

  • calendar_month Sen, 22 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Seiring dengan semakin mudahnya akses informasi dengan memanfaatkan smartphone, masyarakat juga semakin nyaman menggunakan kemajuan teknologi saat ini.

Melalui berbagai fitur terbaru yang telah tertanam di masing-masing smartphone peserta, kini peserta JKN-KIS tidak perlu repot untuk mengurus kepesertaan Program JKN-KIS ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Dengan hadirnya aplikasi ini, Miftahuddin warga Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang merasa dipermudah dan nyaman dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

Menurutnya, sekarang tidak perlu repot membawa kartu fisik, semuanya ada di genggamannya. “Sekarang enak, kalau mau berobat tinggal tunjukan hp-nya. Kalau bawa kartu aslinya kadang lupa, belum lagi kartunya juga sudah rusak. Jadi dari setahun lalu kalau mau berobat cukup bawa hp saja,” ungkap Miftahuddin kepada Lensakalbar.co.idz kemarin.

Miftahuddin mengaku awalnya tidak sengaja bisa sampai menggunakan aplikasi Mobile JKN tersebut. Beliau bercerita dulu yang memasang aplikasi tersebut di handphone-nya adalah dokter praktek perorangan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan tempatnya biasa berobat.

“Dulu yang pasang ini dokter tempat saya berobat. Katanya memudahkan kalau pakai aplikasi ini, jadi saya coba. Ternyata memang benar, setelah pakai aplikasi ini bisa cek macam-macam dan tidak repot bawa kartunya karena sudah ada disini,” ceritanya.

“Kemarin hp-nya sempat hilang, tapi setelah saya diskusi dan minta petunjuk dengan petugas BPJS Kesehatan Cabang Sintang, sekalian minta tolong di pasang lagi aplikasinya. Ternyata setelah dipasang semakin lengkap fiturnya dari yang dulu. Selain ada kartu digitalnya, tadi juga diberi tahu aplikasi ini bisa juga cek jumlah kamar rawat inap dirumah sakit, cek obat yang ditanggung, ambil antrean elektronik, dan masih banyak lagi fiturnya bahkan kalau ada keluhan bisa lapor disini juga,” tambahnya.

Dengan adanya aplikasi Mobile JKN, Miftahuddin mengaku tidak perlu repot lagi datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan pengurusan administrasi kepesertaannya.

Terlebih  jika harus ke kantor BPJS Kesehatan pasti akan memakan waktu yang tidak sebentar. Kini, Miftahuddin bisa mengurusnya langsung dari genggamannya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    Rakor Persiapan Pemilu 2024, Selimin Minta Petugas Keamanan Bersikap “Humanis”

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka persiapan Pemili Serentak 2024, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Selimin berpesan kepada para petugas keamananan agar dapat bersikap humanis, sehingga dapat meminimalisir konflik, kampanye hitam dan pilitik uang atau money politic yang marak terjadi. Pesan tersebut disampaikam Selimin ketika menghadiri rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan […]

  • Pilkada Serentak 2020, Baru Kapuas Hulu yang Selesai NPHD

    Pilkada Serentak 2020, Baru Kapuas Hulu yang Selesai NPHD

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengingatkan kepada pemerintah kabupaten yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 agar segera menyelesaikan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang menjadi cikal bakal pendanaan Pilkada di setiap daerah. “Pencarian dana dari NPHD harus dipastikan tepat waktu supaya tidak ada kendala dalam melaksanakan Pilkada 2020 mendatang,” […]

  • Pemasangan Tapping Box Dongkrak Pendapatan Daerah

    Pemasangan Tapping Box Dongkrak Pendapatan Daerah

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tiga tempat usaha di Kota Pontianak dipasangi tapping box dan i-POS oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Kamis (18/7/2019). Ketiga tempat usaha itupun meliputi, Rumah Makan (RM) Zakaria, Raja Uduk, dan Karaoke Happy Puppy. Pemasangan alat monitoring transaksi Wajib Pajak (WP) merupakan hasil kerjasama dan programnya Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi […]

  • Evaluasi Laporan Akhir RPJMD 2020-2024

    Evaluasi Laporan Akhir RPJMD 2020-2024

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mempawah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan, Penganggaran dan Pengelolaan Aset Daerah di Ballroom Hotel Swiss Bellin Kota Singkawang, Selasa (1/11/2022). Bimtek tersebut dibuka langsung Bupati Mempawah Hj Erlina didampingi Sekda Mempawah, H Ismail serta dihadiri Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Kepala Bappeda Mempawah, Ami Febrianto mengatakan, […]

  • Bang Midji Update Corona Kalbar Hari Ini: 1 Positif dan 1 Warga Mempawah PDP

    Bang Midji Update Corona Kalbar Hari Ini: 1 Positif dan 1 Warga Mempawah PDP

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengupdate perkembangan kasus virus Corona atau Covid-19 melalui akun Instagram-nya (Bang Midji), Selasa (24/3/2020) pagi. Akun Instagram Bang Midji itupun menginformasikan adanya penambahan 1 pasien positif dan 1 Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Mempawah. “Selamat menikmati matahari pagi, jaga kesehatan dan ikuti update kasus Corona. Berita kurang menggembirakan, setelah […]

  • Di Mata Rekan Kerja, Purwanto Dikenal Sosok yang Baik dan Sopan

    Di Mata Rekan Kerja, Purwanto Dikenal Sosok yang Baik dan Sopan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Purwanto (34) korban pembunuhan di Camp MR 5 PT SNIP, Desa Mensiku Jaya, Kecamatan Binjai Hulu merupakan sosok humoris di mata rekan kerjanya. Dalam keseharian, ia merupakan seorang buruh panen buah sawit di PT SNIP. Ia bekerja begitu tekun. Turun kerja pukul 06.00 WIB, pulangnya pukul 17.00 WIB. Kesehariannya dihabiskan untuk bekerja. “Korban […]

expand_less