Mempawah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Asap
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak lagi potensi. Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah, bahkan memaksa warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, mengungsi.
Merespons situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Asap.
Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/2/2026).
“Dampak karhutla sudah mulai dirasakan. Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Tidak boleh kita anggap sepele,” tegas Wabup Juli.
Langkah cepat ini diambil setelah BMKG Kalimantan Barat memprakirakan curah hujan pada dasarian I dan II Februari berada pada kategori rendah hingga menengah dan berpotensi berlanjut sampai Maret 2026. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko meluasnya kebakaran.
Dalam rakor tersebut, Pemkab Mempawah langsung menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk memantau dan menangani titik-titik rawan karhutla. Posko gabungan disiapkan, personel dikerahkan, dan peralatan pemadam dipastikan siap bergerak ke lokasi hotspot.
Wabup Juli menekankan pentingnya penyamaan langkah seluruh instansi agar tidak terjadi tumpang tindih penanganan di lapangan.
“Kita ingin semua bergerak cepat, terkoordinasi, dan terukur. Penetapan tanggap darurat ini adalah bukti keseriusan pemerintah melindungi masyarakat dari bahaya asap,” ujar Wabup Juli.
TNI, Polri, BPBD, perangkat daerah, hingga para camat diminta meningkatkan kewaspadaan sejak tahap prabencana hingga pascabencana. Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa upaya pencegahan harus berjalan beriringan dengan penindakan.
Rakor tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Mempawah.
Dengan status tanggap darurat yang resmi diberlakukan, Mempawah kini memasuki fase siaga penuh. Pemerintah bergerak, aparat bersiaga, dan masyarakat diminta waspada, karena ancaman asap sudah di depan mata. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar