Breaking News
light_mode

Mempawah Gelar Konsultasi Publik Rancangan RPJPD dan RPD

  • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD 2025-2045, RPD Tahun 2025-2026 dan RKPD Tahun 2025 di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Kamis (18/1/2024).

Kegiatan yang mengusung tema“Penguatan Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Inklusif Menuju Peningkatan Produktivitas dan Pemerataan Infrastruktur” tersebut dibuka langsung Bupati Mempawah, Hj Erlina.

Bupati Erlina mengatakan, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah-Daerah dengan periode RPJMD berakhir pada tahun 2024 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang pada tahun 2025-2045, bahwa Kabupaten Mempawah menjadi salah satu daerah yang diharuskan menyusun dokumen perencanaan jangka panjang dan jangka menengah daerah yang menjadi rujukan dalam penyusunan rencana strategis dan rencana kerja perangkat daerah untuk tahun 2025 dan tahun 2026.

Erlina melanjutkan dengan akan berakhirnya peraturan daerah nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Mempawah tahun 2005-2025 dan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Mempawah tahun 2020-2024 yang disertai dengan pelaksanaan Pilkada serentak di bulan Februari 2024 mendatang, maka Kabupaten Mempawah harus menyusun rencana kerja pemerintah daerah atau RKPD Tahun 2025 dengan berlandaskan pada rencana pembangunan daerah atau RPD Tahun 2025-2026 yang akan ditetapkan pada akhir Januari 2024 ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2023.

“Seluruh arah kebijakan dan strategi daerah menjadi dasar perumusan program dan kegiatan perangkat daerah tahun 2025 mendatang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bupati Erlina, dari hasil evaluasi capaian kinerja jangka panjang, Kabupaten Mempawah memperoleh bonus demografi dari pertumbuhan penduduk.

Dimana, kata Bupati Erlina, kenaikan penduduk di tahun 2045 di proyeksi tumbuh sebesar 400 ribu jiwa atau naik sebesar 33,33 persen dari tahun 2020 dengan jumlah penduduk sebesar 300.790 jiwa.

“Pertumbuhan penduduk ini secara tidak langsung berdampak pada kebutuhan akan lahan, baik untuk pemukiman, perkebunan maupun persawahan yang dapat berpengaruh pada bidang ketahanan pangan sektor produktifitas padi,” ungkap Bupati Erlina.

Kendati demikian, kata Bupati Erlina, Kabupaten Mempawah memiliki sektor unggulan lain di komoditas perkebunan terutama tanaman kelapa sawit, Kelapa dalam, karet, kopi dan kakao.

Karenanya, Bupati Erlina berharap penyusunan rencana pembangunan daerah tahun 2025-2026 menjadi fokus pembahasan dalam waktu dekat ini, mengingat RKPD Tahun 2025 sudah harus disusun pada bulan Januari dan Februari ini melalui mekanisme Bottom-Up planning dari Musrenbang desa dan Musrenbang Kecamatan dengan mengacu kepada isu strategis nasional, provinsi dan daerah yang dituangkan dalam tujuan dan sasaran rencana pembangunan daerah (RPD).

“Semua program kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat terhadap pencapaian kinerja di level kepala daerah dan kepala perangkat daerah,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susun APBD, Sekda Mulyadi Ingatkan OPD Taati Aturan

    Susun APBD, Sekda Mulyadi Ingatkan OPD Taati Aturan

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi, menuturkan, pelaksanaan manajemen anggaran daerah yang baik menjadi indikasi berhasilnya pelaksanaan pembangunan daerah. Untuk itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diharapkan bisa memastikan penyusunan anggaran berdasarkan kebermanfaatan dan selaras dengan RPJMD dan RKP. “Agar kesinambungan pembangunan terencana dan sistematis, serta menyelesaikan isu masalah dengan memanfaatkan sumber daya yang […]

  • Bupati Jarot Lepas 34 Peserta Pesparani ke Kota Kupang

    Bupati Jarot Lepas 34 Peserta Pesparani ke Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 34 orang peserta dan official Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Kabupaten Sintang dilepas Bupati Sintang, Jarot Winarno menuju Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (20/10/2022). Pelepasan tersebut juga dihadiri, Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny, Sekda Sintang, Yosepha Hasnah dan Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. Pada […]

  • Wabup Salurkan Bansos Pekerja

    Wabup Salurkan Bansos Pekerja

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah menyerahkan bantuan sosial bahan pokok bagi pekerja / buruh dengan kriteria tertentu. Bansos tersebut diserahkan langsung Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi didampingi Kadisperindag dan Tenaga Kerja Mempawah, Johana Sari, Senin (5/12/2022). “Program ini dilaksanakan sebagai antisipasi terhadap kondisi […]

  • Ajak Rakyatnya Terapkan PHBS Lewat Germas

    Ajak Rakyatnya Terapkan PHBS Lewat Germas

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Mempawah disambut positif dari kalangan masyarakat. Upaya mengajak masyarakat membiasakan hidup bersih dan sehat dinilai penting dalam membentuk karakter penerus bangsa. Hal inipun terlihat pada masyarakat dan pelajar Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit ketika mengikuti kegiatan Germas, Selasa (4/10/2022). Bupati Mempawah, Hj Erlina hadir pada kegiatan […]

  • Segera Evaluasi Program RHL di Kalbar, LPM Karya Anak Bangsa Siap Lakukan Monitoring

    Segera Evaluasi Program RHL di Kalbar, LPM Karya Anak Bangsa Siap Lakukan Monitoring

    • calendar_month Rab, 13 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua LPM Karya Anak Bangsa Kalbar, Hafidin meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan evaluasi terhadap program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Langkah itu dinilai penting untuk dilakukan, sebagai tolak ukur dalam menjalankan program kedepannya. “Harus diaudit dan dievalusi dulu, dari sekian ribu bibit pohon yang sudah ditanam mana yang minimal sudah […]

  • 2023, Pemkot Target Kurangi Limbah 25 Persen

    2023, Pemkot Target Kurangi Limbah 25 Persen

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan pengurangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 25 persen. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, beberapa langkah yang akan diterapkan yakni dengan pengelolaan limbah rumah tangga. “Kita akan kurangi dengan cara kita coba kelola sampah habis di lingkungan, dipilah dan diproses dengan konsep 3R maupun bank […]

expand_less