Breaking News
light_mode

Mempawah Borong Penghargaan Nasional Serapan Tenaga Kerja, Satu-satunya dari Kalbar

  • calendar_month Sen, 1 Des 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkab Mempawah dinobatkan sebagai salah satu dari 19 pemerintah kabupaten terbaik se-Indonesia dalam Kategori Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional sektor Penyerapan Tenaga Kerja untuk Kabupaten Fiskal Rendah, pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (1/12/2025) malam.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli, didampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan diterima oleh Bupati Mempawah, Erlina.

Pada ajang ini, Mempawah menjadi satu-satunya daerah dari Provinsi Kalimantan Barat yang meraih penghargaan nasional tersebut.

Berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri bersama Tempo Media Group, Pemkab Mempawah dinilai berhasil mendorong perluasan lapangan kerja secara signifikan.

Sepanjang tahun penilaian, tingkat kesempatan kerja meningkat sebesar 2,04 persen, bahkan melampaui target penurunan tingkat ketenagakerjaan terendah hingga 5,65 persen.

Bupati Mempawah, Erlina, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah.

“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah. Ini membuktikan bahwa kerja sama, konsistensi, dan komitmen kita dalam membuka akses lapangan kerja membuahkan hasil nyata,” ujar Bupati Erlina.

Bupati Erlina juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak menjadi hambatan untuk berprestasi.

“Meski berada pada kategori fiskal rendah, kita mampu menunjukkan kinerja yang progresif dan inovatif dalam membuka kesempatan kerja. Keterbatasan justru memacu kami untuk bekerja lebih kreatif dan efektif,” tegas Bupati Erlina.

Keberhasilan Mempawah sebagai satu-satunya peraih penghargaan dari Kalbar juga menjadi pesan kuat bahwa daerah ini mampu bersaing di tingkat nasional.

“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi bukti bahwa Mempawah mampu menunjukkan kinerja pemerintahan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambah Bupati Erlina.

Ke depan, kata Bupati Erlina, Pemkab Mempawah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta, memperluas program pelatihan keterampilan, serta mengembangkan berbagai peluang usaha baru.

“Tujuan kami jelas, menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program IP Pintar Bangun SDM Kelistrikan

    Program IP Pintar Bangun SDM Kelistrikan

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjalin kerja sama dengan PT Indonesia Power dalam bidang Implementasi Program IP Pintar (Internship, Asesmen, dan Sertifikasi). Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Direktur Utama PT Indonesia Power Muhammad Ahsin Sidqi di Ruang Rapat Praja Satu Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (22/7/2019). Direktur Utama […]

  • Catat! 5 Agustus Anggota Dewan Memilih Cawabup Sintang

    Catat! 5 Agustus Anggota Dewan Memilih Cawabup Sintang

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Bupati Sintang, Jarot Winarno masih ‘jomblo’ dalam menjalankan roda pemerintahan atau belum didampingi wakil bupati pasca meninggalnya almarhum Yosep Sudiyanto pada, Sabtu 18 September 2021 lalu. Meski begitu, pemilihan wakil bupati sedang diproses oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang. Bupati Sintang, Jarot Winarno juga sudah menyerahkan dua nama calon […]

  • Per 18 April, 38 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19
    OPD

    Per 18 April, 38 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Sintang mencapai 38 orang atau 2 persen dari total kasus positif Covid-19. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, sejak April 2020, sudah ada 1.642 kasus konfirmasi dari 10.420 spesimen yang diperiksa. Sementara data per 18 April menunjukkan, 86 persen di antaranya sudah dinyatakan sembuh. […]

  • Cegah Ketimpangan Desa dan Kota

    Cegah Ketimpangan Desa dan Kota

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang dr. Jarot Winarno, M.Med.Ph bertekad mengurangi ketimpangan kesejahteraan antara masyarakat di desa dan masyarakat di kota.  Menurut Jarot pembangunan dari desa sangat strategis karena 70 persen masyarakat berada di desa. “Pembangunan desa ini akan menjangkau sebagian besar masyarakat Sintang, karena 70 persen masyarakat kita ada di pedesaan,” kata Jarot, kemarin. Menurut Jarot, […]

  • Jalan Provinsi di Kayan Hulu Rusak Parah, Camat Yudius Inisiasi Perbaikan Swadaya
    OPD

    Jalan Provinsi di Kayan Hulu Rusak Parah, Camat Yudius Inisiasi Perbaikan Swadaya

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dua titik ruas jalan provinsi yang melintasi Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang mengalami kerusakan parah. Titik kerusakan tersebut berada di Desa Mapan Jaya dan Desa Entogong. Camat Kayan Hulu, Yudius menyatakan bahwa pihak kecamatan bersama kepala desa setempat telah melakukan perbaikan darurat secara swadaya karena belum ada penanganan resmi dari pihak provinsi. “Kemarin […]

  • Kadisdikbud: Oknum Guru yang Dipecat Bertugas di SDN 04 Sintang
    OPD

    Kadisdikbud: Oknum Guru yang Dipecat Bertugas di SDN 04 Sintang

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Yustinus tidak menampik ihwal yang di sebutkan Sekda Sintang, Kartiyus bahwa pemerintah daerah telah melakukan pemecetan terhadap oknum guru yang malas bekerja. “Saya tidak Berani berkomentar lebih jauh, nanti biar sekda lah ya. Intinya kami sudah melakukan pembinaan terhadap guru yang bersangkutan,” kata Yustinus ketika ditemui […]

expand_less