Breaking News
light_mode

Lewat Karya Bhakti TNI, Pemkot dan Kodim 1207/BS Bangun Infrastruktur

  • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sinergitas TNI/Polri, Pemerintah Kota Pontianak, stakeholder, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di Kota Pontianak diwujudkan dengan kegiatan Karya Bhakti TNI Kodim 1207/BS Tahun 2020.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan selama ini Pemkot Pontianak dan Forkompinda Kota Pontianak sangat sinergis dalam menyelesaikan setiap permasalahan di Kota Pontianak.

Hal itu dikatakannya pada upacara pembukaan Karya Bhakti TNI Kodim 1207/BS Tahun 2020 di halaman MTS Al Ikhsan Jalan Budi Utomo Kecamatan Pontianak Utara, Senin (3/2/2020).

Menurutnya, Karya Bakti TNI ini anggarannya dari APBD Kota Pontianak tetapi TNI bersama masyarakat yang melakukan pekerjaan fisiknya seperti, pembangunan jalan gang, lalu juga ada pekerjaan non fisik seperti pembinaan ketahanan negara agar semangat gotong royong dan kebersamaan semakin lebih erat.

“Total anggaran yang kita siapkan tahun ini sebesar Rp1 miliar dari APBD Kota Pontianak. Sjumlah lokasi juga sudah ditentukan tersebar di enam kecamatan se-kota Pontianak. Kegiatan ini baru tahap permulaan, tahun ini kita lihat lagi mana yang bisa dikerjasamakan, kalau kita lihat jalan-jalan yang dikerjakan pasti akan meningkatkan nilai aset termasuk fungsi jalan sebagai jalan akses tadi,” jelasnya.

Komandan Kodim 1207/BS Pontianak, Kolonel ARM Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan Karya Bhakti TNI ini berbeda dengan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang biasa dilakukan.

“Kalau TMMD itu biasa dipatok dengan waktu yang telah ditentukan tapi kalau Karya Bhakti ini kita bisa lakukan sepanjang tahun,” terangnya.

Lanjut Stefie, Kodim 1207 BS telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pontianak untuk menyelenggarakan kegiatan Bhakti TNI tentunya tujuan dari Karya Bhakti TNI adalah membantu percepatan pembangunan yang ada di kota Pontianak.

Kegiatan yang dilakukan ini ada yang sifatnya fisik dan non fisik. Kegiatan fisik, pihaknya membangun jalan rabat beton dan membuka akses jalan yang belum tersentuh. Sementara kalau non fisik dilakukan kegiatan penyuluhan-penyuluhan.

“Apakah itu tentang wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, radikalisme ataupun kegiatan yang sifatnya intoleransi,” ungkap Dandim 1207/BS.

Stefie menilai, semangat gotong royong di masyarakat semakin terkikis sehingga diperlukan upaya untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong di masyarakat.

“Jumlah Personil yang kami libatkan dari Kodim 1207 BS sebanyak 100 orang nanti bersama-sama masyarakat kita bekerja secara gotong royong,” pungkasnya. (My/Prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Topan Nanga jadi Perhatian Pempus, Terima Bantuan WC dan Bedah Rumah
    OPD

    Desa Topan Nanga jadi Perhatian Pempus, Terima Bantuan WC dan Bedah Rumah

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Desa Topan Nanga di Kecamatan Kayan Hulu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Desa yang dipimpin oleh Kepala Desa Diranto ini disebut sebagai desa binaan, terbukti dari sejumlah program bantuan yang telah direalisasikan di wilayah tersebut, termasuk pembangunan WC dan program bedah rumah. Diranto menyampaikan bahwa desa yang ia pimpin merupakan satu-satunya desa […]

  • Sertifikasi Aset Milik Pemkot untuk Kepastian Hukum

    Sertifikasi Aset Milik Pemkot untuk Kepastian Hukum

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kantor Pertanahan Kota Pontianak menyerahkan sebanyak 40 sertifikat tanah aset kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Sertifikat diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Pontianak Sigit Santosa kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan disaksikan oleh Koordinator Wilayah V Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK di Ruang Pontive Center, Selasa (22/12/2020). Edi menerangkan […]

  • DPRD Sintang Dukung Implementasi Transaksi Non Tunai

    DPRD Sintang Dukung Implementasi Transaksi Non Tunai

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang kini telah mengamalkan pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara tertib, taat peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab. Dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan serta bermanfaat untuk masyarakat. Anggota DPRD Sintang, Hardoyo mengatakan, sebagai pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan […]

  • Hari Ini Sintang Terima 4.760 Vial Vaksin Sinovac

    Hari Ini Sintang Terima 4.760 Vial Vaksin Sinovac

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Sebanyak 4.760 vaksin Sinovac tiba di Kabupaten Sintang,Rabu (27/1/2021). Vaksin yang dinilai pemerintah dapat menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19 ini mendapat pengawalan ketat oleh aparat keamanan. “Ya, hari ini vaksin corona sudah tiba di Kabupaten Sintag. Jumlahnya ada 3 koli dengan total 4.760 vial,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harrysinto Linoh. Orang […]

  • Tingkatkan Produksi Padi dengan IP 400, Setahun Bisa 4 Kali Panen

    Tingkatkan Produksi Padi dengan IP 400, Setahun Bisa 4 Kali Panen

    • calendar_month Kam, 17 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berupaya menggenjot hasil pertanian padi di sejumlah daerah, dengan menggalakkan Indeks Pertanaman (IP) 400. Petani tidak hanya dapat menanam dan panen 2 kali dalam setahun, namun hingga 3 kali, bahkan 4 kali setahun. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Gusti Basrun menyampaikan, sebagai salah satu […]

  • Kubu Berangan Butuh Kantor Desa Baru
    OPD

    Kubu Berangan Butuh Kantor Desa Baru

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Hulu, Maria Tini mengharapkan pembangunan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat (Pempus). Pasalnya, daerah yang dipimpinnya tersebut begitu luas, sehingga memerlukan dukungan penuh dari pemerinta daerah. “Kalau hanya mengandalkan dana desa, saya tidak mampu untuk melakukan pembangunan secara keseluruhan ya. Untuk itu, kami minta dorongan dan dukungan […]

expand_less