Breaking News
light_mode

Lepas 60 Mahasiswa Politeknik Industri Mempawah

  • calendar_month Sel, 7 Des 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 60 mahasiswa program pendidikan setara Diploma Satu (D1) Vokasi Industri Politeknik Kabupaten Mempawah akan mengikuti kegiatan praktik kerja industri. Secara simbolis, mereka dilepas oleh Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Selasa (7/12/2021) di Gedung Mempawah Convention Center (MCC).

“Program vokasi setara D1 merupakan salah satu bagian dari program link and match dengan industri untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten yang relevan dengan kebutuhan dunia industri di Kabupaten Mempawah,” kata Muhammad Pagi.

Sehingga, menurut Wabup, upaya peningkatan SDM tersebut diharapkan dapat memperkecil kesenjangan kompetensi antara dunia industri dengan institusi pendidikan yang ada di Kabupaten Mempawah.

“Program setara D1 ini dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja di industri dan dapat memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.

Untuk itu, Wabup berharap kepada 60 mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan kuliah kerja praktik industri agar memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik mungkin untuk menyerap berbagai ilmu dan pengalaman kerja di dunia industri yang nyata.

“Mudah-mudahan melalui program kuliah kerja praktek industri ini dapat meningkatkan kemampuan para mahasiswa serta menerapkan ilmu yang telah dipelajarii selama dibangku kuliah,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik ATI Makassar, Ir. Muhammad Basri mengatakan Politeknik Makassar menjalankan program pendidikan vokasi yang terdiri dari berbagai program pendidikan yang bergerak di bidang Kimia, Teknik Industri dan Elektro.

“Semua ini dilakukan sesuai program pemerintah dalam rangka membangun tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri yang telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Basri mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Mempawah berkerjasama dengan Politeknik Industri Makassar dalam menetapkan mata kuliah industri bagi para peserta didik, sebagai implementasinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin membentuk mahasiswa yang profesional sesuai dengan kompetensinya dan sesuai kebutuhan dunia kerja industri di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.

Karenanya, Basri memastikan pelaksanaan program praktek kerja industri tersebut ditujukan agar para mahasiswa memperoleh pengalaman dan keterampilan sesuai dengan kompetensi yang didapatkan ketika masa kuliah.

“Disamping itu pula, mahasiswa dapat memanfatkan teknologi baru yang akan memberikan kemudahan industri,” pungkasnya. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Voli Sepauk Ditutup, Jarot: Jadilah Pemuda yang Inklusif

    Turnamen Voli Sepauk Ditutup, Jarot: Jadilah Pemuda yang Inklusif

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno, menutup rangkaian turnamen bola voli Pemuda Sepauk Cup tahun 2019 di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Jumat (1/11/2019). Kegiatan yang berlangsung selama 29 hari ini merupakan bentuk peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019. “Inilah bentuk semangat sumpah pemuda yang menggelora, sehingga bisa membuat sebuah kegiatan yang diprakarsai, diselenggarakan […]

  • Posyandu Beringin Darat Sekip Siap Raih Peringkat I Terbaik Nasional

    Posyandu Beringin Darat Sekip Siap Raih Peringkat I Terbaik Nasional

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penilaian Posyandu Terbaik Tingkat Nasional sudah memasuki tahap verifikasi lapangan. Posyandu Beringin Kelurahan Darat Sekip Kecamatan Pontianak Kota menjadi wakil Kalimantan Barat (Kalbar) dan merupakan satu di antara 38 posyandu se-Indonesia yang turut dinilai. Sebelumnya, Posyandu Beringin berhasil lolos sebagai Posyandu Terbaik Kalbar 2024. Dwi Adi Maryadi, Ketua Tim Verifikator Lapangan Penilaian Posyandu […]

  • Dukung Tilang E-CCTV

    Dukung Tilang E-CCTV

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Pemberlakuan tilang E-CCTV dinilai lebih efektif. Selain tidak memerlukan personel yang banyak serta dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan cara konvensional. “Saya melihat rencana ini positif, karena dunia ini sudah maju. Misalnya kita pergi keluar negeri di Kuching. Hampir di sepanjang jalan kita tidak pernah melihat polisi, karena mereka mempunyai CCTV di […]

  • Harus Cerdas Memilih Pemimpin

    Harus Cerdas Memilih Pemimpin

    • calendar_month Rab, 4 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mendekati hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018, Anggota DPRD Sintang, Hardoyo mengajak masyarakat untuk cerdas memilih pemimpin. “Pilihlah pemimpin yang berkualitas. Gunakan hati nurani untuk menentukan. Jangan memprovokasi teman-teman yang berbeda pilihan,” kata Hardoyo ketika reses ke Desa Buluk Jegara, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, kemarin. Politisi PKPI ini berharap […]

  • Cegah Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pemkot Gelar Pangan Murah di Aloe Vera Center

    Cegah Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pemkot Gelar Pangan Murah di Aloe Vera Center

    • calendar_month Sen, 26 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Pontianak Utara. Agenda ini terlaksana serempak secara nasional. Masyarakat Pontianak Utara pun kemudian berbondong mendatangi Aloe Vera Center di Jalan Budi Utomo untuk membeli bahan pokok pangan. Kepala DPPP Kota Pontianak Bintoro menjelaskan, […]

  • BPBD Akui Belum Bisa Tetapkan Status Siaga Darurat Batingsor

    BPBD Akui Belum Bisa Tetapkan Status Siaga Darurat Batingsor

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang mengakui belum bisa menetapkan status siaga bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor). Lantaran banyak persyaratan untuk menenuhi kenaikan status siaga itu. “Untuk penetapan status banyak persyaratannya. Meskipun empat kecamatan kita, yakni Serawai, Ambalau, Kayan Hilir, dan Kayan Hulu sudah terkena banjir, tapi kondisinya […]

expand_less