Breaking News
light_mode

KUBE Terima Rp. 20 Juta

  • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah  Sintang menyerahkan dana stimulan Rp300 Juta kepada 15 Kelompok Usaha Bersama (Kube) di lima desa di Kecamatan Ambalau.  Masing-masing Rp20 Juta.

“Saya harapkan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk  menyejahterakan perekonomian keluarga,” kata Askiman, Wakil Bupati Sintang, usai menyerahkan bantuan  sosial tersebut, di Gedung Serbaguna Kecamatan Ambalau, Selasa (1/8).

Askiman menjelaskan, bantuan untuk Kube di lima desa tersebut merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH). “Kube yang sudah menerima baguan ini agar mencatat dan menyiapkan kwitnsi  setiap belanja. Kwitansi ini sebagai laporan,” terangnya.

Dia berharap, tim pendamping  bisa membantu 15 Kube tersebut agar dapat terus menjalan usahanya. “Kendala biasanya ada. Tetapi, jangan sampai modal yang telah diberikan ini tidak bermanfaat,” kata Askiman.

Dinas Sosial (Dinsos), tambah Askiman, harus memonitor secara intensif dan membina secara terus menerus Kube yang telah menerima bantuan dana stimulan tersebut.

“Bila usaha mereka berkembang, nantinya tentu akan mendapatkan perhatian lain dari Pemkab Sintang,” janjinya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinsos Sintang, Alponsius Sudin berjanji akan terus mendorong dan membantu agar desa dapat memiliki usaha.Terutama desa yang memiliki potensi, kemauan dan kemampuan untuk mengembangkan usahanya.

“Kube harus dari daerah terpencil, rentan sosial ekonomi dan tidak mampu. Khusus di Ambalau ini terdapat 15 kelompok dari 5 desa yang mendapatkan bantuan,” ungkap Sudin.

Jenis usahanya, ungkap dia, sepuluh kelompok ternak ayam, empat kelompok ternak babi dan satu kelompok warung kebutuhan pokok.  “Kelompok ini terdapat di lima desa, yakni Tanjung Andan, Buntut Pimpin, Nanga Ambalau, Nanga Kemangai dan Menakon,” rinci Sudin.

Bantuan untuk setiap Kube di lima desa ini disalurkan melalui BNI. Dalam pemanfaatannya, setiap Kube akan mendapatkan pendampingan, supaya pelaksanaannya terencana dengan baik.

“Kita hanya bisa berharap agar bantuan ini digunakan sebaik -baiknya dan dikembangkan untuk menambah penghasilan anggota. Nanti akan di  evaluasi beberapa bulan ke depan untuk melihat hasil kelompok, dan minta pihak desa mengawasinya juga,” papar Sudin.

Sementara itu, Camat Ambalau, Iskandar berharap petunjuk dan bimbingan dalam pengelolaan dana bantuan tersebut. “Mohon bimbingan dari Pemkab Sintang agar kelompok  ini sukses menjalankan usahnya,” katanya.

Sebenarnya, tambah Iskandar, 33  desa yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan ini. Namun, hanya lima desa yang terpilih. “Kami berharap ada pemerataan bantuan, karena Kecamatan Ambalau ini daerah terpencil yang memiliki banyak potensi,” pungkasnya.

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Harus Terbebas dari Rasa Takut

    Anak Harus Terbebas dari Rasa Takut

    • calendar_month Jum, 13 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setiap anak berhak atas keberlangsungan hidupnya. Perlindungan dari segala bentuk kejahatan dan diskriminasi harus diberikan, agar tumbuh kembang generasi penerus bangsa ini terbebas dari rasa takut. “Ini juga bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM),” tegas Anggota DPRD Sintang, Kusnadi, Jumat (13/4). Ia mengungkapkan, hingga kini masih ada tindak kekerasan terhadap anak di Kabupaten […]

  • Begini Cara Pemkot Melestarikan Kearifan Lokal Tenun Ikat Corak Insang

    Begini Cara Pemkot Melestarikan Kearifan Lokal Tenun Ikat Corak Insang

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka menyambut hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2020, Dekranasda Kota Pontianak bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak mengadakan Pembinaan dan Pelatihan Tenun Ikat Motif Corak Insang di aula UMKM Center, Kamis (10/12/2020). Pelatihan praktek menenun tingkat dasar itu dilaksanakan selama dua hari dengan menerapkan standar protokol kesehatan. […]

  • Tak Perlu Capek Antri, Peserta JKN-KIS Bisa Antri Online Dimanapun dan Kapanpun

    Tak Perlu Capek Antri, Peserta JKN-KIS Bisa Antri Online Dimanapun dan Kapanpun

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memberikan pelayanan prima kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan saat ini terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan “Sistem Rujukan Online” di Fasilitas Kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Andre (26) adalah karyawan […]

  • Jangan Jadikan Beras Penyumbang Inflasi

    Jangan Jadikan Beras Penyumbang Inflasi

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun 2020 mendatang, Dinas Pertanian Provinsi Kalbar diharapkan mampu menyediakan beras di Provinsi Kalbar agar tidak inflasi, sehingga beras Kalbar dapat mandiri dan swasembada beras. Ihwal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalbar, H Sutarmidji saat memimpin Rapat Koordinasi Dewan Ketahnan Pangan Prov Kalbar dengan tema “Ketahanan Pangan Berbasis Pangan Lokal untuk Mendukung Program […]

  • KNPI Ajak Pemuda Mempawah Sukseskan Vaksinasi

    KNPI Ajak Pemuda Mempawah Sukseskan Vaksinasi

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – KNPI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah dan TNI/Polri melaksanakan gebyar vaksinasi Covid-19, Kamis (28/10/2021) di Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Pinyuh. Bupati Mempawah, Hj Erlina berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. “Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan gebyar vaksin yang dilaksanakan KNPI dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2021. Kegiatan ini […]

  • Perkuat Sistem, Integritas dan Komitmen Cegah Korupsi

    Perkuat Sistem, Integritas dan Komitmen Cegah Korupsi

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perbaikan sistem pencegahan korupsi menjadi kunci memutus mata rantai peluang terjadinya korupsi, pungutan liar (pungli), gratifikasi dan lainnya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, selain memperkuat sistem, integritas dari aparatur pemerintah dan komitmen para pejabat pemerintahan juga menjadi bagian terpenting dalam pencegahan korupsi. “Dengan sistem yang baik dan teraplikasi dengan IT serta […]

expand_less