Breaking News
light_mode

Kota Pontianak Siap Terapkan Transaksi Non Tunai untuk BBM

  • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kota Pontianak segera menerapkan Program ‘Pontianak Go Cashless’ terutama untuk pembelian semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebelumnya, penerapan elektronifikasi pembelian BBM baru sebatas bahan bakar jenis premium.

“Kita akan gencar mensosialisasikannya secara masif, baik melalui media massa, media sosial maupun secara langsung,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat konferensi pers implementasi BBM non tunai Kota Pontianak di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Rabu (21/8/2019).

Untuk membiasakan masyarakat terhadap kebijakan ini, penerapan pembelian cashless atau non tunai ini diberlakukan secara bertahap. Mrnurutnya, untuk tahap I di bulan September 2019 berlaku setiap hari Minggu. Kemudian tahap II bulan Oktober 2019 berlaku setiap hari Selasa dan Minggu. Selanjutnya, tahap III di bulan November 2019 berlaku setiap hari Selasa, Kamis dan Minggu. Terakhir tahap IV bulan Desember 2019 dan selanjutnya mulai diberlakukan setiap hari.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Pontianak, PT Pertamina dan Bank Indonesia meminta kerjasama, dukungan dan partisipasi seluruh pihak dan segenap masyarakat Kota Pontianak untuk menyukseskan penerapan pembelian BBM secara non tunai atau cashless.

“Dengan program cashless ini juga lebih memudahkan masyarakat untuk bertransaksi,” tutur Edi.

Program cashless ini merupakan bagian salah satu agenda prioritas Kota Pontianak dalam mewujudkan Smart City. Menurutnya, program ini bertujuan menciptakan ekosistem pembayaran secara non tunai yang cepat, aman dan efisien.

“Dengan memanfaatkan kemajuan financial technology (fintech),” terangnya.

Sementara, Marketing Branch Manager, PT Pertamina (Persero) Kalbarteng, Muhammad Ivan Syuhada menjelaskan, penerapan ini merupakan tindak lanjut dari program tersebut, pada tanggal 16 September 2017, Pemerintah Kota Pontianak didukung oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat telah menandatangani Nota Kesepahaman.

Nota Kesepahaman ini mengatur tentang Kebijakan Elektronifikasi Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara non tunai (cashless) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Kota Pontianak dengan dukungan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Kalbar, PI“. Telkomsel, Indosat dan Tri serta PT. XL. Axiata.

Realisasi dari Nota Kesepahaman tersebut dimulai tanggal 1 Januari 2018 dengan mengimplementasikan Elektronifikasi Pembelian BBM secara non tunai pada penjualan BBM jenis Premium di beberapa SPBU Pertamina di Kota Pontianak. Hasilnya memperlihatkan tanggapan positif dari masyarakat, tercermin dari penjualan BBM jenis Premium non tunai semakin meningkat.

“Sehingga sejak 1 April 2018, implementasinya diperluas pada pembelian BBM jenis Pertalite bagi kendaraan roda empat atau lebih. Dan sekarang mulai kita terapkan secara bertahap pada semua jenis BBM bagi kendaraan roda dua dan roda empat,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Desa Kayan Hilir Deklarasi ODF

    10 Desa Kayan Hilir Deklarasi ODF

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 10 desa di Kecamatan Kayan Hilir mendeklarasikan diri sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, Kamis (16/3/2023). Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh di Desa Paoh Desa. “Saya ucapkan selamat kepada 10 desa yang telah […]

  • Mempawah Zona “Oranye”

    Mempawah Zona “Oranye”

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat merilis peta zona risiko penularan Covid-19. Berdasarkan update per 13 Juni 2021, ada delapan daerah termasuk Kabupaten Mempawah masuk dalam zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19. Selain Kabupaten Mempawah, daerah lain yang juga tercatat sebagai zona oranye yakni Kubu Raya, Kota Singkawang, Bengkayang, Landak, Sekadau, Sambas dan […]

  • Guru Harus jadi Penggerak Peradapan

    Guru Harus jadi Penggerak Peradapan

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah, Nurmala, membuka secara resmi Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang digelar di Auditorium BP2TD Mempawah, Selasa (18/11/2025). Seminar yang mengangkat tema provokatif “Pengajar belum tentu mengajar, tapi mampu menginspirasi” ini menghadirkan puluhan pendidik yang ingin memperkuat kapasitas dan menajamkan peran sebagai agen […]

  • Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Taman Entuyut, Sintang kini kian meredup, mati suri. Kunjungan masyarakat pun semakin drop. Selain dinilai kurang menarik, taman tersebut juga kurang diperhatikan. Pemerintah pun diharapkan segera mengambil langkah agar taman yang dibangun itu dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. “Waktu pertama jadi dibangun taman itu ramai dan banyak aktifitasnya. Tapi sekarang sudah sepi dan mati […]

  • Harus Lebih Siap Hadapi Kemungkinan Calon Independen

    Harus Lebih Siap Hadapi Kemungkinan Calon Independen

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut untuk lebih proaktif mempersiapkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait kemungkinan munculnya calon independen atau perseorangan. “Kita juga akan melakukan pemutakhiran data pemilih,” kata Erwin Irawan, Anggota KPU Kota Singkawang, ditemui di Sekretariatnya, Minggu (12/11). Erwin mengungkapkan, saat […]

  • Krisis Kesehatan Akibat Pandemi Covid-19 Belum Pulih

    Krisis Kesehatan Akibat Pandemi Covid-19 Belum Pulih

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengungkapkan bahwa krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih. Hal ini diungkapkannya ketika menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 di Indoor Apang Semangai, Senin (14/11/2022). Menurut Wabup Melkianus, tantangan dunia kesehatan semakin kompleks. Karenanya, tema peringatan HKN tahun ini “Bangkit lndonesiaku, Sehat Negeriku” merupakan momentum […]

expand_less