Breaking News
light_mode
OPD

Kemudahan Berusaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berjelanjutan

  • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) / sosialisasi kemudahan berusaha di Kabupaten Sintang, Rabu (9/6/2021).

Bimtek kemudahan berusaha inipun diyakini dapat meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sintang sebagai bentuk implementasi visi misi Bupati Sintang 2021-2026.

“Tentunya, hal ini sejalan dengan turunan dari kebijakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yakni peningkatan inovasi untuk pencapaian target penanaman modal serta peningkatan penanaman modal yang berkualitas dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Sekretaris Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang, Rosmiyati.

Menurut Rosmiyati, kegiatan bimtek ini memiliki empat sasaran utama untuk diimplementasikan. Pertama melakukan upaya peningkatan pemahaman kebijakan penanaman modal untuk perizinan berusaha. Kedua, melakukan peningkatan jumlah pelaku usaha untuk memiliki perizinan berusaha. Ketiga, melakukan peningkatan jumlah pelaporan kegiatan penanaman modal / Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Dan ke empat melalukan upaya peningkatan antar kemitraan usaha skala besar dengan UMKM di Kabupaten Sintang.

Guna mewujudkan tujuan utama pembangunan Kabupaten Sintang yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka diperlukan investasi.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sintang menempatkan penanaman modal menjadi salah satu yang diprioritaskan dalam RPJM Kabupaten Sintang, yang pada akhirnya realisasi investasi di Kabupaten Sintang terus meningkat, dimulai dari Usaha Kecil dan Menengah meningkat menjadi usaha yang berkembang di Kabupaten Sintang,” ujar Rosmiyati.

Selain itu juga, kata Rosmiyati, dengan adanya kemudahan berusaha ini pastinya ada tantangan yang harus dihadapi kedepannya.

“Tantangan kedepan nantinya adalah bagaimana kita bisa menarik para calon investor untuk mengembangkan industri hilir yang nantinya dapat mempercepat pertumbuhuan dan perkembangan ekonomi serta dapat menyerap tenaga kerja di Kabupaten Sintang,” ungkap Rosmiyati.

Olehkarenanya, Rosmiyati berharap kegiatan Bimtek kemudahan berusaha ini dapat dipahami oleh semua peserta yang hadir. “Tentu kita sangat berharap hasil dari bimtek ini dapat diimplementasikan ke lapangan dan memberikan kemudahan para pelaku usaha dalam memperoleh perizinan,” pungkas Rosmiyati. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa IKIP PGRI Magang di Kubu Raya

    Mahasiswa IKIP PGRI Magang di Kubu Raya

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu lokasi kegiatan magang dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak. Sebanyak 48 mahasiswa magang dan KKM diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rektor 2 IKIP PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus, kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang diwakili Asisten Administrasi […]

  • Hari Ini, 3 PDP di Mempawah Dipulangkan, 4 Menunggu Hasil

    Hari Ini, 3 PDP di Mempawah Dipulangkan, 4 Menunggu Hasil

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah hingga saat ini terus melakukan upaya pencegahan serta memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Tim Gugus Tugas Covid-19 Mempawah sendiri telah melakukan pendataan dan pemantauan terhadap orang yang keluar masuk di Bumi Galaherangan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Tim gugus Tugas Covid-19 Mempawah per tanggal 15 April 2020, […]

  • Masa Jabatan Pimpinan dan Anggota DPRD Sintang Periode 2019-2024 Berakhir, Florensius Ronny Sampaikan Permohonan Maaf

    Masa Jabatan Pimpinan dan Anggota DPRD Sintang Periode 2019-2024 Berakhir, Florensius Ronny Sampaikan Permohonan Maaf

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Florensius Ronny resmi mengakhiri jabatannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Senin (9/9/2024). Ia pun menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya apabila ada salah dan khilaf selama memimpin lembaga DPRD Sintang. Selain itu, politisi Partai NasDem ini juga menyampaikan terima kasih atas support dan doanya selama ini dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Sintang. “Mohon maaf […]

  • Pj Wako Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjung Raya I

    Pj Wako Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjung Raya I

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk meringankan beban warga korban kebakaran di Jalan Tanjung Raya I Gang Vokal Kecamatan Pontianak Timur, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyerahkan bantuan berupa sandang dan pangan serta dokumen kependudukan. Bantuan berupa makanan siap saji, peralatan masak, kasur dan lainnya diserahkan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian kepada pihak keluarga korban […]

  • Pemda Mempawah Dukung Program Isbat Nikah

    Pemda Mempawah Dukung Program Isbat Nikah

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Bupati Mempawah, Ismail menerima audiensi Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Mempawah, Doni Burhan Efendi di Ruang Kerja Bupati Mempawah, Senin (22/4/2024). Agenda pertemuan ini bertujuan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pelaksanaan program Isbat Nikah yang akan dilaksanakan Pengadilan Agama Kelas I B Mempawah. Pj Bupati Mempawah, Ismail menyambut baik rencana […]

  • Ruas Jalan Pedadang-Semubuk Semakin Parah!

    Ruas Jalan Pedadang-Semubuk Semakin Parah!

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ruas jalan Pedadang – Semubuk, Kecamatan Ketungau Hilir semakin parah dan memprihatinkan. Akibatnya, masyarakat yang melewati ruas jalan itu, terpaksa harus membayar Rp10 ribu. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Olehkarenanya, masyarakat sangat berharap ruas jalan itu, agar dapat ditangani secepat mungkin. Jika tidak, kondisinya akan semakin parah. Dampaknya akses utama […]

expand_less