Breaking News
light_mode

Kembalikan Pajak Ekspor Petani Sawit

  • calendar_month Rab, 4 Apr 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua Dewan Kelompok Tani Andalan (KTNA) Kalbar, Milton Crosby terus menyuarakan usulan agar mendapat suplai Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor perkebunan kelapa sawit. Ini sangat penting guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalbar.

“Saya minta Pemerintah Pusat untuk mengembalikan pajak ekspor kepada petani sawit. Sebab dampaknya sangat besar terhadap kesejahteraan petani sawit di Kalbar,” kata Milton, Senin (2/4).

Ia juga terus mendorong Pemerintah Pusat agar hasil sawit dari Kalbar tidak semuanya masuk ke Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Namun, ada juga yang masuk ke petani sawit.

“Saya berharap pembagiannya bisa adil supaya petani sawit juga bisa sejahtera. Potensi perkebunan sawit yang besar ini, juga harus memberi manfaat bagi rakyat dan daerah,” tegas Milton.

Menurut Milton, tuntutan agar Kalbar juga diberikan DBH sektor perkebunan, dinilai cukup wajar. Selain operasional perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit itu di Kalbar

Aktivitas kendaraan angkutan kelapa sawit juga menjadi pemicu tingginya tingkat kerusakan jalan dan pemerintah daerah harus mengeluarkan biaya besar untuk memperbaikinya.

“Nah ini yang kita minta supaya pembagiannya bisa adil, baik bagi perusahaan yang berinvestasi maupun petani itu sendiri. Sehingga beban ini semua tidak menitikberatkan kepada pemerintah,” jelas Milton.

Ia mengharapkan, Pemerintah Pusat memperhatikan daerah penghasil seperti Kalbar. “Kita berharap kebijakan ini bisa pro kepada rakyat, khususnya petani kelapa sawit,” tutup Milton. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibunda Gubernur Kalbar Meninggal Dunia

    Ibunda Gubernur Kalbar Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Duka mendalam dirasakan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji atas meninggalnya ibunda tercinta Hj. Djaedah binti Said Lajim, Sabtu (17/4/2021). Almarhumah wafat diusia 85 tahun akibat sakit dan langsung dimakamkan hampir bersebelahan dengan makam almarhum suaminya, H.M Tahir bin Abu Bakar yang wafat lebih dulu pada 2017 lalu. Keluarga besar Gubernur Sutarmidji beserta kerabat […]

  • Bank Sampah Solusi Kurangi Volume Sampah

    Bank Sampah Solusi Kurangi Volume Sampah

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kehadiran bank sampah-bank sampah di Kota Pontianak terus bertambah. Satu di antaranya Bank Sampah Induk Khatulistiwa yang berlokasi di Jalan Nipah Kuning Dalam Kelurahan Pal Lima Kecamatan Pontianak Barat yang diresmikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Rabu (13/7/2022). Dengan diresmikannya Bank Sampah Induk Khatulistiwa yang telah dibangun sejak 2019 lalu, Edi berharap […]

  • Program JKN-KIS Tak Bedakan Si Kaya dan Si Miskin

    Program JKN-KIS Tak Bedakan Si Kaya dan Si Miskin

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah kewajiban seluruh Warga Negara Indonesia. Tak terkecuali bagi Indra (39) peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang sudah beberapa kali menggunakan Kartu Indonesia Sehat untuk berobat. Sebagai orangtua, saat anak sakit adalah kondisi di mana peran orangtua sangat dibutuhkan. Apapun akan […]

  • Dewan Minta Operasi Pasar Tepat Sasaran

    Dewan Minta Operasi Pasar Tepat Sasaran

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Operasi pasar yang dilakukan Pemerintah Sintang diniilai kurang tepat sasaran. Sebab masih banyak warga yang tidak tahu adanya operasi pasar maupun sembako murah di beberapa kecamatan yang menjadi target operasi pasar. Hasilnya, banyak menguntungkan oknum-oknum yang memanfaatkan operasi pasar. Mereka memborong sembako murah tersebut dan menjualnya kembali. Ihwal tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua […]

  • Sah..! UMP Kalbar 2018 Rp2.046.900

    Sah..! UMP Kalbar 2018 Rp2.046.900

    • calendar_month Rab, 6 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Melalui Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 677 tanggal 23 Oktober 2017, Dewan Pengupahan menetapkan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalbar tahun 2018 sebesar Rp2.046.900. UMP mulai akan diterapkan per 1 Januari 2018. “Formulanya infl asi nasional 3,72 persen dan PDB 4,99 persen. Untuk UMK hasil penetapan kabupatenkota jadi dasar keputusan gubernur. Formula tersebut mengacu […]

  • Tunggak Pajak, Lima Restoran dan Kafe Dilabeli Stiker Merah

    Tunggak Pajak, Lima Restoran dan Kafe Dilabeli Stiker Merah

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Penertiban Pajak Daerah (TPPD) Kota Pontianak menetapkan lima tempat usaha berupa restoran dan kafe yang tercatat munggak pajak. Kelima tempat usaha restoran maupun kafe tersebut ditempel stiker berwarna merah oleh petugas yang menandakan bahwa tempat usaha itu dalam pengawasan karena belum membayar pajak. Kepala Bidang (Kabid) Pendataan Penagihan dan Pemeriksaan Bapenda Kota […]

expand_less