Breaking News
light_mode

Kayan Hilir dan Hulu, Infrastrukturnya Masih jadi ‘Trending Topic’

  • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu masih menjadi ‘trending topic’. Lantaran masih tertinggal dan butuh perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sintang.

Ihwal tersebut disampaikan anggota DPRD Sintang, Anastasia, saat ditemui sejumlah awak media di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senin (28/10/2019).

“Sangat ketertinggalan dan keterbelakangan sekali infrastruktur kita,” ungkap Anastasia.

Karena itu, Anas meminta pemerintah memperhatikan infrastruktur di dua kecamatan tersebut, khususnya di bagian hulunya. Sebab masih jauh tertinggal.

“Kalau bisa ruas jalan di hulu-nya diperhatikanlah,” ujarnya.

Kendati demikian, Anastasia tidak menampik bahwasanya ada beberapa ruas yang juga telah diperhatikan pemerintah saat ini. Meski, belum signifikan. Tetapi, patut diapresiasi.

“Contoh ruas jalan ke Tanjung Miru. Di pemerintahan dulu tidak tersentuh sama sekali. Tetapi, semenjak pemerintahan Jarot-Askiman ruas itu terbuka bahkan bisa dilalui sekarang. Inilah yang kita apresiasi,” katanya.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, kata Anastasia, masih banyak lagi persoalan yang dihadapi masyarakatnya. Karena itu, sebagai wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Kayan Hilir – Kayan Hulu. Dirinya berkomitmen akan menjaga amanah rakyat yang dititipkan kepadanya.

Salah satu langkah yang akan diambilnya adalah menyuarakan segala persoalan di Dapil-nya agar mendapat perhatian oleh pemerintah.

“Baik itu soal jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan. Rerata persoalan itu yang masih menghantui dapil saya. Jadi, ini yang akan saya perjuangkan,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Sintang, Jarot Winarno menegaskan di era pemerintahanya lebih mengepentingkan aspirasi rakyatnya. Meskipun diakuinya juga bahwa kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di 14 kecamatan Sintang masih dalam kondisi memprihatinkan. Apalagi, rerata  infrastruktur Sintang 80 persen-nya masih berstruktur tanah.

Namun, dengan segala upaya dan terobosan terus dilakukan. Hal itu dilakukannya agar masyarakat merasakan pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Salah satu bukti pemerintah telah hadir ditengah persoalan masyarakat adalah pembangunan jembatan. Dimana, menurut Jarot, pemerintah pusat (Pempus) telah mengalokasikan anggaranya untuk pembangunan jembatan di beberapa kecamatan yang ada di Sintang.

“Inikan bagian dari ‘Jembatan Jokowi’. Jadi, jembatan yang dibangun ada di Baras Nabun, di Ketungau Hilir (sudah diresmikan), di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, dan di Nanga Ungai, Kecamatan Kayan Hulu, ” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Seni dan Budaya Kampong Melayu BML

    Festival Seni dan Budaya Kampong Melayu BML

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hadrah Kampong Melayu menyemarakan malam Festival Seni dan Budaya Kampong Melayu Benua Melayu Laut (BML) di sepanjang waterfront Sungai Kapuas. Warga yang tengah menikmati suasana waterfront disuguhkan penampilan seni tari dan musik melayu yang kental dari berbagai grup dan komunitas. Tak hanya itu, seluruh masyarakat juga larut menari Jepin berbaur bersama para penari. […]

  • Sebelum Bekerja, 52 Personil Baru Satpol PP dan Damkar Dilatih PBB

    Sebelum Bekerja, 52 Personil Baru Satpol PP dan Damkar Dilatih PBB

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 52 orang yang lulus dalam seleksi penerimaan pegawai pemerintah non pegawai negeri sipil (PPN PNS) dan ditempatkan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Sintang kini sedang dalam penggemblengan. Penggemblengan itu melalui latihan fisik maupun wawasan terkait peran polisi pamong praja, penegakan peraturan daerah (perda) […]

  • Pondok Pesantren Nurul Furqon Cetak Generasi Qurani

    Pondok Pesantren Nurul Furqon Cetak Generasi Qurani

    • calendar_month Sen, 3 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pondok Pesantren Nurul Furqon tak banyak yang mengenalnya. Lokasinya memang agak terpencil. Masuk dari jalan Parit  Husin, Punggur Kecil, Sungai Kakap, Kubu Raya  sektar 1,5 Km. Ada bangunan permanen dua lantai. Tempat menimba ilmu sekaligus bermukim bagi mereka yang dari luar kota. Ustad H Syamsuddin Husein Al-hafizh yang mempelopori. Pria yang murah senyum […]

  • RAPBD, KPK Ingatkan 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Tepat Waktu dan Sesuai Aturan

    RAPBD, KPK Ingatkan 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Tepat Waktu dan Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perwakilan Tim Korsupgah KPK RI, Tri Budi Rochmanto mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban untuk melaksanakan rencana aksi di 8 fokus area antara lain, terkait perencanaan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, tata kelola dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah. Ihwal tersebut sebagai […]

  • Kantor Camat Sepauk Kekurangan Pegawai

    Kantor Camat Sepauk Kekurangan Pegawai

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kantor Camat Sepauk sangat membutuhkan tambahan pegawai. Lantaran yang ada saat ini belum sebanding dengan beban pelayanan dan luas wilayah. “Masalah kekurangan pegawai ini sudah kita sampaikan ke Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Sintang,” kata Cinghan, Camat Sepauk, kemarin. Cinghan mengungkapkan, jumlah pegawai di Kantor Camat Sepauk 20 orang. Akhir 2017 berkurang lagi seiring Sekretaris […]

  • Konsep Trotoar Penuh Warna

    Konsep Trotoar Penuh Warna

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sudah membangun sejumlah trotoar dan jalur sepeda di beberapa ruas jalan. Hal ini sejalan dengan mewujudkan Pontianak sebagai kota yang ramah pejalan kaki dan pesepeda. Pembangunan tersebut akan terus berlanjut. “Pembangunan trotoar akan dibuat sekreatif mungkin sehingga tidak terkesan monoton,” ungkapnya, Minggu […]

expand_less