Breaking News
light_mode

JKN-KIS Solusi Kesehatan Keluarga

  • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Manfaat yang dihadirkan dari penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah terbukti dapat membantu masyarakat. Bukan hanya kemudahan mengakses layanan kesehatan, namun dengan hadirnya Program JKN-KIS, mereka sudah tidak dibuat khawatir akan biaya pengobatan. Dengan telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, seluruh biaya pengobatan akan dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Hal itu juga yang tengah dirasakan oleh Tres Suwandoyo (29), salah satu peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Pada saat ditemui diselah-selah aktifitasnya, Tres dengan senang hati menceritakan pengalaman pribadinya selama menjadi peserta JKN-KIS dengan segudang manfaat yang dirasakan.

“Dulu ketika saya sakit harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membayar biaya pengobatan, apalagi biaya pengobatan itu mahal. Tetapi dengan adanya program JKN-KIS ini ketika sakit saya tidak perlu mengeluarkan biaya apapun karena semua dijamin sesuai dengan prosedur. Program JKN-KIS ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh jaminan kesehatan, program ini juga membantu meningkatkan perokonomian saya pribadi karena hanya dibebankan potongan 1% dari gaji yang saya terima setiap bulannya. Sehingga uang bisa tetap ditabung atau digunakan untuk keperluan lain,” ungkap Tres.

Penetapan Iuran Jaminan Kesehatan bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) sendiri adalah sebesar 5 persen dari gaji atau upah yang diterima setiap bulan, di mana 4% dibayar oleh perusahaan pemberi kerja dan 1% dibayar oleh pekerja. Selain itu, Tres yang sudah merasakan manfaat Program JKN-KIS juga mengakui tidak adanya perbedaan pelayanan yang dirasakan pada saat mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun di rumah sakit. Menurutnya, pelayanan yang dirasakan cukup baik yang diberikan oleh petugas medis.

“Saya gak merasakan perbedaan pelayanan selama berobat memakai kartu JKN-KIS. Selain proses administrasinya cukup mudah, seluruh petugas medis yang ditemui juga ramah dan baik pada saat melayani pengobatan kita. Pokoknya sangat nyaman,” jelasnya sambil tersenyum

Guna terus menjaga kesinambungan program JKN–KIS, BPJS Kesehatan selaku badan yang dipercaya menjalankan amanat sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional akan terus berinovasi dan berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada seluruh peserta JKN-KIS. Segera daftarkan diri anda dan keluarga agar mendapatkan perlindungan Jaminan Kesehatan JKN-KIS untuk Indonesia yang lebih sehat, karena solusi jaminan kesehatan anda dan keluarga adalah program JKN-KIS. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Bercerita, Upaya Pemerintah Tanamkan Budaya Gemar Baca

    Lomba Bercerita, Upaya Pemerintah Tanamkan Budaya Gemar Baca

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina membuka kegiatan Lomba Bercerita siswa SD dan MI se-Kabupaten Mempawah Tahun 2023 di Wisma Chandramidi, Selasa (30/5/2023). Bupati Erlina mengatakan minat baca seseorang tidaklah tumbuh dengan sendirinya. Tapi dapat tumbuh pada lingkungan keluarga, pola asuh orang tua, keteladanan dan lingkungan sekolah, ketersediaan bahan – bahan bacaan yang lengkap serta […]

  • Bupati Karolin Berikan Komoensasi Pajak untuk Pelaku Usaha

    Bupati Karolin Berikan Komoensasi Pajak untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akibat wabah virus Corona atau Covid-19 juga dirasakan oleh para pemilik maupun pelaku usaha di kabupaten Landak. Para pelaku usaha baik rumah makan, cafe, maupun hotel terjadi penurunan jumlah pengunjung atau pembeli. Menyikapi permasalahan ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa telah mengambil kebijakan dengan memberikan kompensasi pajak kepada para pelaku usaha. Kebijakan tersebut […]

  • Berharap Mempawah Peringkat 5 Capaian Vaksinasi Covid-19

    Berharap Mempawah Peringkat 5 Capaian Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina berharap capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya itu dapat masuk 5 besar dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar. “Semoga dengan kerja keras semua pihak selama ini, capaian vaksinasi Kabupaten Mempawah dapat mencapai di peringkat 5 besar nantinya, karena saat ini kita sudah berada di peringkat 11 ” ujar […]

  • Wabup Juli Terima Audiensi Kepala BNN Kalbar

    Wabup Juli Terima Audiensi Kepala BNN Kalbar

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol Totok Lisdiarto di ruang kerjanya, Selasa (17/6/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Pemkab Mempawah dan BNN Provinsi Kalbar dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat. Dalam pertemuan tersebut, Wabup Juli menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan […]

  • Volume Sampah Meningkat di Bulan Suci

    Volume Sampah Meningkat di Bulan Suci

    • calendar_month Kam, 24 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak sepekan terakhir, volume sampah di Ibu Kota Kabupaten Sintang terus meningkat. Alhasil, petugas kebersihan pun menambah jam kerja untuk menanganinya. “Sejak awal ramadan kemarin, volume sampah agak meningkat. Tetapi masih normal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Dharmanata, Kamis (24/5). Peningkatan volume sampah seperti ini, ungkap Dharmanata, memang kerap terjadi di […]

  • Telan Anggaran Rp 12,5 Miliar, Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah <b><i>‘Stagnan’?</i></b>

    Telan Anggaran Rp 12,5 Miliar, Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah ‘Stagnan’?

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rumah Betang Tampun Juah mulai dibangun sejak 2015 silam. Kala itu, Pemerintah Kabupaten Sintang mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk tahap pertama. Masuk di tahun 2016, pembangunanya terhenti. Pasalnya tidak dianggarkan kembali. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sintang beralasan karena ada ‘Pilkada’ di Bumi Senentang. Kendati demikian, di tahun 2017 Pemkab […]

expand_less