Breaking News
light_mode

JKN-KIS Berikan Jaminan Kesehatan Kepada Seluruh Pesertanya

  • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Selama ini banyak masyarakat awam berpikir bahwa maag hanyalah penyakit sepele yang bisa hilang seiring berjalannya waktu. Nyatanya, Maag merupakan penyakit yang menyerang lambung manusia yang dipicu oleh tingginya kadar asam lambung.

Tingginya asam lambung ini dipengaruhi oleh pola makan yang tidak teratur. Misalnya, selalu makan terlambat dan mengkonsumsi makanan dalam porsi besar secara mendadak. Jika tak ditangani dengan baik, maag bisa berubah menjadi maag kronis yang bisa berbahaya bahkan menuntun pada kematian.

Saiful (29) adalah salah satu peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Saiful menceritakan pengalaman adiknya, Dania (11) yang didiagnosa terkena penyakit maag kronis.

“Waktu itu sekitar bulan November 2017 lalu, adik saya memang punya kebiasaan menunda makan. Awalnya saat itu dia makan buah durian padahal belum makan nasi. Saya sudah wanti-wanti agar makan nasi terlebih dahulu karena saya tahu perutnya belum terisi makanan apapun. Namun ucapan saya tidak dihiraukan olehnya. Akhirnya yang saya khawatirkan pun terjadi, selang beberapa jam pada malam harinya, adik saya tiba-tiba muntah terus. Orangtua khawatir karena kondisi adik yang sangat lemas sehingga langsung dilarikan ke RSUD Ade M Djoen Sintang sekitar pukul 03.00 WIB,” ingat Saiful.

Setelah menjalani pemeriksaan, Dania didiagnosa terkena maag kronis dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit, jadilah ia dirawat inap selama 3 hari. Rasa khawatir sempat dirasakan Saiful, lantaran dirinya sering mendengar kabar bahwa Program JKN-KIS tidak menjamin penyakit maag.

Rasa khawatir Saiful ditepis saat hari keempat kepulangan adiknya. Saiful terkejut ketika proses administrasi selesai ternyata biaya perawatan adiknya selama 3 hari di rumah sakit sepenuhnya dijamin oleh Program JKN-KIS sehingga diirnya tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.

“Saya tidak menyangka segala biaya perawatan dan pelayanan kesehatan Dania selama 3 hari di rumah sakit dijamin oleh Program JKN-KIS. Saya benar-benar berterima kasih karena dengan JKN-KIS saya merasa dilindungi jika sewaktu-waktu ada permasalahan kesehatan. Namun tentunya yang utama saya tetap berdoa kepada Allah SWT semoga keluarga saya selalu diberikan kesehatan,” ujar Saiful.

Kendati demikian, Saiful berharap dengan pengalaman yang didapatkannya menjadi sebuah pelajaran bagi seluruh peserta JKN-KIS, bahwa program ini memang terbukti nyata membantu pesertanya terutama dalam hal memperoleh kepastian jaminan kesehatan. Menurutnya, Program JKN-KIS sangat baik, tinggal ikuti saja prosedur dan ketentuannya yang berlaku maka semuanya akan lancar dan nyaman.

“Saya pribadi berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat pada program ini, dan berharap program ini terus berkelanjutan karena memang manfaatnya yang luar biasa. Selain itu, yang sangat penting jangan menyebarkan berita negatif yang sejatinya tidak benar, apalagi hanya karena mendengar informasi dari orang lain yang tidak jelas kebenarannya. Program ini mungkin belum sempurna, tapi manfaatnya sudah banyak dirasakan oleh peserta dan sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, jkn-kis berikan jaminan kepastian kesehatan kepada seluruh pesertanya” tutup Saiful. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinggal 49 Hari, Sintang Target Serapan Anggaran Capai 43 Persen
    OPD

    Tinggal 49 Hari, Sintang Target Serapan Anggaran Capai 43 Persen

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kuniawan mengingatkan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang waktu pelaksanaan pekerjaan tinggal 49 hari lagi atau kurang lebih 2 bulan. Dengan waktu 49 hari ini, lanjut Karuniawan, masing-masing OPD harus mampu menyerap 43 persen atau kurang lebihnya 1 triliun yang harus dicairkan. “Itu […]

  • Jadilah Anak yang Disiplin dan Berintegritas!

    Jadilah Anak yang Disiplin dan Berintegritas!

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji berpesan kepada seluruh anak-anak yang ada di Kalbar untuk menjaga integritas dan kedisiplinan. Sebab integritas dan displin merupakan kunci kesuksesan untuk masa depan. “Saya minta anak-anak Kalbar untuk displin dan jaga integritas. Yang mempunyai integritas baik dia akan tampil,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji saat peringatan Hari Anak Nasional […]

  • Sambut Pilkada 2024 dengan Riang Gembira, Tanpa Hoaks dan Ujaran Kebencian

    Sambut Pilkada 2024 dengan Riang Gembira, Tanpa Hoaks dan Ujaran Kebencian

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Edy Susanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sintang tahun 2024 dengan riang gembira, tanpa hoaks, dan ujaran kebencian. “Mari kita sambut Pilkada dengan riang gembira, tanpa hoaks dan […]

  • Kurang Ditanam Bikin Sintang Sulit Swasembada Beras

    Kurang Ditanam Bikin Sintang Sulit Swasembada Beras

    • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Idealnya produktivitas padi pada tingkat nasional adalah 5 hingga 6 ton perhektar. Sementara di Sintang hanya mampu 2 hingga 3 ton perhektar. Kondisi inipun disebabkan oleh faktor malasnya para petani di Sintang untuk menanam padi. “Masalah kita adalah kurang luasnya sawah yang ditanam. Ditambah petani kita malas menanam. Contohnya, di Kelam, dekat rumah kopi […]

  • Suak Medang Masuk Program Lisdes
    OPD

    Suak Medang Masuk Program Lisdes

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Suak Medang, Dedi Sumitro mengungkapkan bahwa desa yang dipimpinnya ini tidak lama lagi akan masuk jaringan listrik dari PT PLN Persero. Pasalnya, kata Dedi Sumitro, sejak tahun 2023 lalu, desanya tersebut sudah masuk dalam program listrik desa (Lisdes). “Ya, jadi desa kami sudah masuk dalam program lisdes ya. Kami tidak tahu […]

  • Operasi Pekat 2019, Polres Sintang Ungkap 419 Kasus

    Operasi Pekat 2019, Polres Sintang Ungkap 419 Kasus

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam kurun waktu 14 hari yang dimulai sejak 17 – 30 Juni 2019, Polres Sintang dan jajarannya berhasil mengungkap 419 kasus. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar selama Operasi Pekat Kapuas 2019 berlangsung. Di mana Polda Kalbar menarget masing-masing polres jajaran mengungkap 29 kasus. Tapi Polres Sintang berhasil melakukan […]

expand_less