Breaking News
light_mode

Jangan Panik dan Takut dengan Rapid Test Massal

  • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Rapid test atau uji cepat diyakini menjadi langkah paling efektif saat ini untuk memperlambat penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Lewat metode uji cepat, potensi munculnya kasus Covid-19 baru diharapkan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga dapat ditentukan penanganan lanjutan yang tepat oleh tenaga medis.

Uji cepat pada prinsipnya hanya dibatasi pada dugaan kasus. Pasalnya gejala batuk-batuk atau demam ringan, juga tidak identik dengan infeksi Covid-19.

Mereka yang harus dites adalah yang menunjukkan gejala radang paru-paru dengan penyebab tidak jelas. Gejala yang mecolok adalah kesulitan bernafas, batuk kering dan demam. Apalagi jika mereka pernah mengunjungi kawasan risiko atau kontak langsung dengan penderita Covid-19. Kelompok inilah yang punya argumen kuat untuk menjalani uji cepat alias rapid test.

Apabila hasil tes dinyatakan reaktif maka belum tentu orang tersebut terpapar virus Corona. Yang dapat menujukan seseorang positif atau tidak terjangkit virus Corona harus melalui uji Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Bisa saja di negatif. Karena yang menunjukan positif itu adalah dari indikator tes antibodinya bukan dia positif virus corona,” ucap Bupati Mempawah, Hj Erlina, Senin (1/6/2020).

Olehkarenanya, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mempawah berencana melalukan rapid test massal dalam waktu dekat ini. “Tentunya ini tidak untuk semua orang, hanya akan diambil sampel secara acak di beberapa wilayah tertentu yang dianggap perlu, terutama wilayah atau kecamatan yang sudah terkonfirmasi positif Cobid-19,” jelas Bupati Erlina.

Diakuinya, uji cepat atau rapid test tidak sepenuhnya akurat mendeteksi virus Corona, tapi sebagai antisipasi awal untuk mendeteksi antibodi dan antigen yang diproduksi oleh tubuh seseorang untuk melawan virus apa saja, bukan hanya corona.

“Paling tidak kita ada pemetaan awal dan referensi dalam mengambil tindakan atau langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh warga di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

“Sebenarnya ini dapat menjadi langkah menenangkan masyarakat, apabila masyarakat dapat memahami dengan baik maksud dan tujuan dari rapid test,” tambah Bupati.

Selain itu, kata Bupati, TNI, Polri, ASN, tenaga medis, pedagang, dan lainnnya menjadi perhatian serius Tim Gugus Tugas Covid-19. Pasalnya, profesi mereka rentan berinteraksi dengan orang ramai.

“Ini dilakukan sebagai deteksi dini apabila ada transmisi lokal di wilayah kita, semoga ini tidak terjadi. Khusus dokter dan tenaga medis sudah dilaksanakan rutin sebelumnya, karena sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” tutur Bupati.

Karena itu, Bupati Erlina mengimbau masyarakat agar mendukung setiap langkah yang diambil Pemerintah terutama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Terpenting masyarakat selalu bersama-sama menghilangkan stigma negatif dan diskiriminasi terkait Covid-19.

“Mari hapus stigma negatif. Hapus diskriminasi terhadap orang-orang yang disebut OTG, ODP, PDP, pasien konfirmasi positif. Alhamdullillah ya, dari 6 kasus positif covid-19, satu pasien telah dinyatakan sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasanya. Untuk itu, saya harap kepada masyarakat maupun tetangganya, tolong di-support dan mendoakan agar pasien terkonfirmasi lainnya juga dapat segera sembuh,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Warga Sintang Direhab

    15 Warga Sintang Direhab

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kurun Januari hingga September 2017, tercatat 15 warga Kabupaten Sintang yang direhabilitasi dari ketergantungan Narkoba. Lima orang di antaranya di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Sisanya di Wisma Sirih, Sungai Bangkong, Kota Pontianak. “Direhab sampai sembuh. Gratis,” kata Agus Akhmadin, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang, kemarin. Agus mengaku, tidak bisa memutuskan berapa […]

  • Mempawah dan PT Pelindo Kolaborasi Program Pembangunan Daerah

    Mempawah dan PT Pelindo Kolaborasi Program Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna meminimalisir dampak negatif pada Pelabuhan Internasional Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Pemerintah Kabupaten Mempawah terus membangun sinergi bersama PT Pelindo, agar upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Ihwal ini diungkapkan Bupati Mempawah, Hj Erlina ketika menerima kunjungan kerja Sekretaris PT Pelindo beserta jajarannya, di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati […]

  • 11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    11 Kades Ikut Nyaleg, Syaratnya Harus Mundur

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang, di Kabupaten Sintang diperkirakan diikuti oleh 11 orang Kepala Desa (Kades) aktif. “Ada 11 Kades yang ikut Pileg 2019,” kata Komisioner KPU Sintang, Sutami, Minggu (12/8). Menurut Sutami, secara aturan para Kepala Desa (Kades) diperbolehkan untuk mengikuti proses dan tahapan Pileg 2019. Tetapi, para kades harus mematuhi […]

  • Komitmen Tingkatkan Pelayanan Lapas
    OPD

    Komitmen Tingkatkan Pelayanan Lapas

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 yang diperingati pada Selasa (27/4/2021) dianggap menjadi momentum untuk merefleksi perjalanan penyelenggaraan lembaga pemasyarakatan. Sekaligus meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sintang, Syech Walid. “Bahwa ini sebagai momentum untuk pemasyarakatan lebih maju lagi. Dengan kita coba melaksanakan perubahan-perubahan […]

  • Seluruh Personil Polres Sintang Dites Urine Mendadak

    Seluruh Personil Polres Sintang Dites Urine Mendadak

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Mulai dari bintara, perwira pertama, dan perwira menengah di jajaran Polres Sintang, dilakukan tes urine secara mendadak oleh Bid Propam Polda Kalbar, pada Selasa (22/1/2019). Selain tes urine, Propam Polda Kalbar juga melakukan pemeriksaan sikap, surat nyata diri dan surat kelengkapan kendaraan seluruh personel Polres Sintang. Ketua Tim, Kompol M Sahid Hadiwijaya dalam […]

  • Mamey Sapote, Sawo Jumbo di Festival Hortikultura

    Mamey Sapote, Sawo Jumbo di Festival Hortikultura

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mungkin tak banyak orang yang mengenal Mamey Sapote, jenis buah sawo berasal dari Amerika Selatan. Buah sawo yang berukuran jumbo ini ditampilkan pada Festival Hortikultura (Hortifest) 2022 yang digelar Komunitas Gerakan Ayo Menanam (Geram) di Halaman Stasiun TVRI Kalbar, Rabu (2/3/2022). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi sawo Mamey Sapote usai membuka […]

expand_less