Breaking News
light_mode

Edi: Lurah Harus Ajak Warganya Aktif Jaga Lingkungan

  • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ratusan kaum emak-emak dan komunitas peduli sampah Kota Pontianak berkumpul di Promenade Tepian Sungai Kapuas, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Sabtu (30/3/2019).

Kehadiran mereka untuk ikut aksi gotong royong membersihkan sampah di sepanjang Sungai Kapuas.

Sebelum dimulainya aksi, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan. Dirinya optimis ke depan wilayah tepian Sungai Kapuas ini tidak ada lagi sampah-sampah yang terapung.

“Saya mengajak kita semua untuk menjaga kebersihan sungai. Kegiatan ini juga bertujuan mengedukasi warga betapa pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Melalui kesempatan itu pula, orang nomor satu di Kota Pontianak ini meminta lurah mengajak warganya untuk aktif menjaga lingkungannya, termasuk sungai.  “Ini supaya masyarakat sadar pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Apalagi tepian Sungai Kapuas di Kelurahan Benua Melayu Laut, kini miliki Promenade tentu harus dijaga kebersihannya,” kata Edi.

Masih banyaknya ditemukan sampah plastik yang mendominasi sampah di sungai, membuat dirinya prihatin. Hal itu mendorong Wali Kota membuat sebuah terobosan sebagai upaya mengurangi sampah di sungai.

Terobosan yang akan dilakukannya dengan menata ulang sistem pengelolaan sampah dengan Sistem 3R. 3R terdiri dari Reuse, Reduce, dan Recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Sebagai tahap pertama akan ditempatkan di beberapa titik awal.

“Nantinya pengelolaan sampah ini seperti bank sampah mini,” terangnya.

Tiga titik yang akan disediakan tempat sampah dalam tahap awal yakni Gang Irian, Gang Kamboja dan Senghie. Namun untuk lokasi tepatnya, ia meminta dicari areal yang sedikit luas.

“Kenapa di tiga titik itu, dikarenakan di lokasi itu Promanade ada di sana. Dengan adanya destinasi baru ditekankan kebersihan harus dijaga,” tukasnya.

Jika tempat sampah tersebut sudah jadi, diharapkan warga sekitar tak lagi buang sampah ke tepi sungai. Sambil berjalan, penentuan titik baru tempat sampah 3R juga bakal diimplementasikan ke titik lain dengan target wilayah tepian Sungai Kapuas.

“Bila itu sudah tersedia, saya minta tak ada lagi perilaku masyarakat yang membuang sampahnya ke sungai. Sungai ini harus bersih dari sampah,” tegasnya. (Nrt/Hms)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siti Saleha, Berkarya di Masa Lansia

    Siti Saleha, Berkarya di Masa Lansia

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Siti Saleha (69) merupakan seorang Ibu Rumah Tangga yang tinggal di RW 22/RT 02 Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara. Usia renta tak membuatnya berhenti berkarya. Posyandu Melati Khatulistiwa, di tempat dirinya tinggal, menjadi saksi dedikasinya terhadap sesama masyarakat di lingkungannya. Siti bilang bahwa dirinya sudah menjadi kader Posyandu jauh sebelum dirinya memasuki […]

  • Aktifkan Posko Penyekatan di Terminal Sungai Ukoi
    OPD

    Aktifkan Posko Penyekatan di Terminal Sungai Ukoi

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah posko penyekatan mudik di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, dihentikan operasinya pada 31 Mei lalu, kini posko serupa kembali diaktifkan di Terminal Bus Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian pada Minggu (11/7/2021). Hal ini untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan turunannya, Instruksi Bupati Sintang terkait PPKM Mikro. Sebanyak 50 personil Satgas Covid-19 […]

  • Kekhawatiran Masyarakat dengan Tatanan New Normal

    Kekhawatiran Masyarakat dengan Tatanan New Normal

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perilaku untuk tetap tinggal di rumah sambil berharap normal baru tampaknya bukan hal yang mudah. Masalahnya, semua ini harus dijalani dalam situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian. Pandemi virus Corana atau Covid-19 memutarbalikkan kehidupan manusia. Kegiatan yang awalnya berpencar di kawasan perkantoran, komersial, sekolah, industri, dan fasilitas umum, sekarang terpusat di rumah saja. […]

  • Kumpul di Atas Jam 10 Malam, Erlina Minta Tim Patroli Covid-19 Angkut Warganya

    Kumpul di Atas Jam 10 Malam, Erlina Minta Tim Patroli Covid-19 Angkut Warganya

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai membatasi aktivitas warganya, terutama malam hari. Hal itu sebagai upaya menekan dan meminimalisir penyebaran virus Corona atau Covid-19 di kabupaten itu. “Maksimal di atas jam 10 malam, lewat dari jam itu, saya minta polisi untuk menertibkannya agar ada efek jera,” tegas Bupati Mempawah, Hj Erlina, Selasa (24/3/2020). Dalam hal […]

  • Wagub Salurkan 10 Ton Beras dan Paket Sembako

    Wagub Salurkan 10 Ton Beras dan Paket Sembako

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan untuk korban banjir di dua kecamatan yakni Mempawah Hilir dan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah. Bantuan berupa beras 10 ton dan paket sembako itu, diserahkan oleh Wakil Gubernur, H Ria Norsan, Selasa (31/8/2021). Secara simbolis, bantuan diserahkan Ria Norsan ke Pengurus Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin di Desa Pasir, […]

  • Kades di Sintang Belum Mampu Pahami Tupoksi-nya

    Kades di Sintang Belum Mampu Pahami Tupoksi-nya

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang menilai, Kepala Desa (Kades) beserta perangkatnya, belum mampu memahami Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi). Pasalnya, hingga kini masih ditemukan kesalahan dalam pengelolaan Dana Desa. “Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa, tidak hanya menjadi tanggung jawab Kades. Harus ada pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas,” kata Askiman ketika membuka Bimbingan Teknis […]

expand_less