LensaKalbar – Suksesnya pembangunan program sejuta rumah dengan down payment (DP) 0 persen, menjadikan Kabupaten Ketapang pionir bagi daerah lain untuk mengikutinya. Beberapa kepala daerah di Kalbar pun mengaku kini tengah menyiapkan regulasi terkait hal tersebut.
Salah satunya Paolus Hadi, Bupati Kabupaten Sanggau itu menyampaikan komitmennya dan berencana memberikan program kredit rumah murah terlebih bagi Masyarakat Berpenghasila Rendah (MBR), tanpa uang muka alias DP 0 persen kepada masyarakatnya.
“Kita ambil contoh di Ketapang. Sekarang tinggal deplovernya lagi. Asal deplovernya tidak dibebani yang macam-macam, misalnya IMB, bisa kita evaluasi dan bisa saja tidak perlau bayar,” katanya.
Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah memberlakukan rumah murah tersebut namun masih dikhususkan bagi para PNS di jajaran Pemkab Sanggau.
Sekalipun recana ini terwujud nantinya, ia menekankan dalam pembangunannya nanti pihak terkait tidak sampai megalami kerugian, baik itu masyarakat bahkan ke pengembang itu sendiri.
“Kita juga tidak ingin pembangunan rumah murah ini merugikan pengusaha. Tapi sekalipun DP 0 persen, masalah kualitas juga jangan abal-abal,” jelasnya.
Rencana serupa turut disampaikan Antonius L Ain Pamero, Wakil Bupati Kapuas Hulu. Antonius mengaku pada tahap-tahap awal, pihaknya akan menginventarisir terlebih dahulu kebutuhan rumah murah di kabupaten yang ia pimpin tersebut.
“Kita harus melakukan inventarisir dari bawah. Kalau kita bangunan rumah murah di Kapuas Hulu, ternyata tak ada penghuninya juga mubazir. Jadi harus sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Menurutnya, jika kebutuhan lebih banyak dibanding rumah yang tersedia, maka pihaknya akanmenseleksi penerima program ini. Tujuannya untuk mengetahui masyarakat mana yang betul-betul membutuhkan rumah murah tersebut.
“Yang mengajukan perumahan banyak, tetapi semua ada prosedur yang harus ditempuh. Misalnya menyangkut masalah Amdal, kelayakan lingkungan, dan sebagainya,” paparnya.
Pada dasarnya, kata dia, Pemkab Kapuas Hulu siap menerima dan membangun rumah murah bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat siap karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah ini,” lugasnya. (Nrt)