
LensaKalbar – Di sela-sela kegiatan “Jumat Bersih”, Jumat (11/1/2019). Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang membagikan 500 serbuk abate, di Pasar Sayur Masuka, Kabupaten Sintang.
Pembagian Abate yang dilakukan Dinas Kesehatan Sintang merupakan bentuk penyuluhan kesehatan lingkungan. Sasaranya, adalah pedagang dan pengunjung di Pasar Sayur Masuka.
Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harrysinto Linoh mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penanganan secara dini dalam mencegahan penyakit DBD.
Selain membagikan 500 serbuk abate. Pihaknya juga juga memberikan penyuluhan tentang cara memberantas jentik nyamuk yang salah satunya menggunakan bubuk abate.
“Jentik nyamuk ini hidup di air yang bersih seperti dalam bak mandi,’ujar Harrysinto Linoh.
500 bubuk abate itu, kata Sinto, dibagikan secara gratis untuk pedagang dan pengunjung Pasar Sayur Masuka. “Kita bagikan secara gratis,” ujarnya.
Kendati belum ditemukannya kasus DBD di awal tahun 2019, tambah Sinto, pihaknya selalu mengambil langkah antisipasi.
Olehkarenanya, Sinto mengimbau kepada seluurh lapisan masyarakat di Kabupaten Sintang agar mengamalkan gerakan 3M sebagai langkah pencegahan secara dini terhadap penyakit DBD.
Gerakan 3M yang dimaksud Kepala Dinas Kesehatan itupun seperti:
- Menutup
Tutuplah segala tempat yang bisa menampung air, baik di dalam maupun di luar rumah. Jika tidak diperlukan, tengkurapkan wadah-wadah yang bisa menampung air di luar rumah agar tidak tergenangi air hujan. Nyamuk betina memanfaatkan air yang tergenang sebagai tempat bertelur.
- Menguras
Kuraslah tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, akuarium, dan vas bunga satu hingga dua kali seminggu. Siklus metamorfosis nyamuk, mulai dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa, berlangsung selama 8-10 hari. Dengan mengosongkan tempat-tempat penampungan air secara berkala,dapat memutus siklus hidup nyamuk.
- Mengubur
Kuburlah semua objek yang bisa menampung air, seperti kaleng bekas atau wadah plastik.
“Ini salah satu cara yang mudah untuk mencegah DBD dan membasmi jentik nyamuk aedes aegypti. Dengan gerakan 3M, kita dapat menekan jumlah populasi jentik-jentik nyamuk, sehingga bisa terhindar dari penyakit DBD,” kata Sinto. (Dex)