Breaking News
light_mode

Demonstran di PN Sintang Berakhir Kondusif, Kapolres: Terimakasih

  • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Situasi di Kabupaten Sintang, tampak-nya sudah kondusif setelah sempat panas akibat pascapenerobosan demonstran di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sintang pada Selasa (19/11/2019) lalu.

Kamis (21/11/2019), masyarakat Dewan Adat Daya (DAD), Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) kembali menggelar demonstran. Namun aksi ini dipastikan berjalan damai. Sebab massa demonstran ingin mengawal langsung jalannya  proses persidangan 6 terdakwa karhutla di Pengadilan Negeri Sintang.

Terbukti, sejak dimulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB penyampaian aspirasi yang dilakukan massa berjalan dengan damai, aman, dan kondusif.

Tentunya, ihwal tersebut mendapat apresiasi dari pihak keamanan, terutama kepolisian. Dimana pengamanan demonstran dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi.

Kapolres berterimakasih kepada demonstran yang sudah komitmen melakukan aksi dengan damai. Tanpa tindak anarkis.

Alhamdulillah. Aksi damai berlangsung aman, lancar dan kondusif. Kami dari Polres Sintang mengucapkan terima kasih pada semua pihak. Baik itu pihak yang menyampaikan aspirasinya serta media,” kata Kapolres kepada sejumlah awak media, Kamis (21/11/2019).

Mudah-mudahan, apa yang menjadi harapan massa yang menggelar aksi dapat terpenuhi. “Massa menginginkan terdakwa, mudah-mudahan bebas bisa terpenuhi. Artinya mereka bisa mendapatkan keadilan melalui proses di pengadilan,”

Terkait korporasi (perusahaan,red) yang disegel, Kapolres menyampaikan bahwa hingga saat ini masih proses penyelidikan. “Kita sedang mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan pemeriksaan sakis ahli. Mohon waktu pada rekan-rekan, nanti hasilnya kita sampaikan,” katanya.

Kapolres mengatakan, di Kabupaten Sintang ada empat perusahaan yang disegel terkait kasus karhutla. “Semuanya sedang berproses penyelidikan. Apakah hasil penyelidikan itu bisa naik ke penyidikan, kita menggu hasil keterangan dari saksi ahli,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Askiman Minta Pengelolaan TKD Transparan

    Askiman Minta Pengelolaan TKD Transparan

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Drs Akiman MM memina pengelolaan Tanah Kas Daerah (TKD) dilakukan secara transparan, agar tidak menjadi masalah di belakang hari. “Dalam mengelola TKD, semua unsur, baik itu Camat maupun Perangkat Desa harus berkoordinasi dengan pihak perusahaan atau investor,” kata Askiman ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelesaikan TKD, di Balai Praja Kantor […]

  • Lomba Perahu Tutup Kegiatan Robo-Robo

    Lomba Perahu Tutup Kegiatan Robo-Robo

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puncak kegiatan budaya Robo-robo diakhiri dengan Lomba Perahu Dragon dan Lomba Perahu Bidar, Sabtu-Minggu (25- 26/11) di Sungai Kuala Mempawah. Tim Elang Putih A tampil sebagai juara lomba yang mengundang perhatian ribuan warga tersebut. Lomba Perahu Dragon dan Lomba Perahu Bidar sudah menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat. Lomba perahu tradisional ini menjadi salah […]

  • Kabid SDA PU Sintang jadi Tersangka Korupsi Embung

    Kabid SDA PU Sintang jadi Tersangka Korupsi Embung

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Sintang telah menetapkan tiga orang tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor), pada kegiatan jasa kontruksi pembangunan embung di Desa Landau Kodam, Kecamatan Kelam Permai. Ketiga tersangka Tipikor itupun, adalah Marselus selaku pemilik perusahaan Harry Nopiyanto sebagai Tim Teknis (Konsultan) Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Dinas PU Sintang, Suherman alias Fito […]

  • Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    Askiman Akui Masker dan Hand Sanitizer Langka di Sintang

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman menyatakan ketersedian alat pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sintang masih tergolong minim dan langka. Buktinya, masker dan hand sanitizer masih sulit ditemukan. Kendati demikian, dia meminta pelaku usaha di daerahnya itu agar menyediakan kedua perlengkapan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Termasuk disinfektan ya, kita harap […]

  • Pemkab Sintang Belum Usulkan WPR ke Pemprov Kalbar, Hafidin: Bupati Harus Segera Ambil Langkah Konkrit!

    Pemkab Sintang Belum Usulkan WPR ke Pemprov Kalbar, Hafidin: Bupati Harus Segera Ambil Langkah Konkrit!

    • calendar_month Sen, 17 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sintang belum ada mengusulkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang dinilai menjadi solusi bagi para pekerja Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang. “Belum ada usulan ke Pemerintah Provinsi Kalbar terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),” kata kata Kabid Penataan Ruang, Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Sintang, Mulyadi, Senin […]

  • Jangankan Sintang, Bali Saja Masih KLB Rabies…!

    Jangankan Sintang, Bali Saja Masih KLB Rabies…!

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 2016 hingga September 2018, Kabupaten Sintang masih menyandang status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies. Status KLB rabies di Kabupaten Sintang belum bisa dicabut. Sebab, masih ditemukannya kasus gigitan yang menyebabkan meninggal dunia. “Untuk tahun 2018 ini saja, masih ada dua orang yang meninggal dunia akibat rabies,” kata  Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto […]

expand_less