Breaking News
light_mode

Cegah Stunting, PKK dan Dinkes Kota Pontianak Gelar Talkshow Kesehatan

  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tim Penggerak PKK Kota Pontianak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak menyelenggarakan Talkshow kesehatan dengan mengambil tema cegah stunting itu penting untuk generasi sehat, cerdas dan berkualitas di aula UPTD puskesmas Siantan Hilir kecamatan Pontianak Utara, Selasa (3/9/2019).

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh dimana tinggi badan anak ternyata lebih rendah dibandingkan tinggi badan anak seumurannya dan salah satu penyebabnya adalah kurang asupan gizi  selama 1000 hari pertama kehidupan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie mengatakan pencegahan stunting sangat penting dimulai dari masa kehamilan hingga melahirkan.

“Saya sengaja mengundang pasangan muda yaitu ibu hamil didampingi oleh suami untuk mengikuti kegiatan ini karena ini sangat penting untuk diketahui,” ujar Yanieta Arbiastutie ketika memberikan sambutan.

Menurut Yanieta Arbiastutie, untuk mencegah terjadinya stunting tidak hanya merupakan tanggung jawab ibu hamil saja tetapi peran suami juga sangat penting.

“Suami sebagai pasangan harus memperhatikan asupan gizi yang dimakan oleh ibu hamil karena hal ini akan berdampak pada calon bayi jangan sampai kekurangan gizi pada seribu hari pertama kehidupan,” ucapnya.

Sebagai pendamping istri yang sedang hamil, suami diminta agar lebih banyak  memberikan perhatian dan kasih sayang sehingga ibu yang sedang hamil tidak dalam kondisi stres dan mendapatkan asupan makanan yang bergizi mengandung protein, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Lebih lanjut, Yanieta Arbiastutie menjelaskan hal yang terpenting dari pencegahan stunting bukan hanya mencegah gagal tumbuh pada balita tetapi stunting bisa menghambat pertumbuhan otak sehingga berakibat kemampuan berfikir dan motoriknya jauh dibawah anak yang normal.

“Tentunya kita berharap memiliki anak yang aktif, cerdas dan pintar sehingga menghasilkan generasi muda yang berkualitas makanya kenapa stunting itu harus kita cegah, nanti narasumber akan menyampaikan caranya,” kata Ketua TP PKK Kota Pontianak.

Yanieta Arbiastutie berharap, Talkshow ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta untuk bertanya.

“Nanti akan diberikan materi yang sangat berguna dalam proses pengaturan pola makan, pola asuh, sanitasi dan lainnya, bapak dan ibu harus bertanya bagaimana itu berpengaruh dan bisa menyebabkan stunting,” pungkasnya. (My/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Sintang Minim Sarpras

    Pendidikan Sintang Minim Sarpras

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sintang, Senen Maryono mengaku prihatin terhadap kondisi pendidikan di Kabupaten Sintang yang masih serba kekurangan sarana dan prasarana. “Jadi, mayoritas sekolah dasar masih menghadapi kendala fasilitas, memaksa mereka menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan proses tersebut. Dampak negatifnya adalah siswa-siswa sekolah dasar yang harus menghadapi kesulitan […]

  • Dewan Minta Pembangunan Jalan Perhatikan Drainase

    Dewan Minta Pembangunan Jalan Perhatikan Drainase

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta pemerintah daerah memikirkan drainase saat membangun jalan. “Kita jangan hanya bisa membangun jalan, tapi tidak bisa membangun drainase,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Muhammad Chomain Wahab ketika ditemui Lensakalbar.co.id di Gedung Parlemen Sintang, kemarin. Menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, […]

  • Guru di Pontianak Divaksin

    Guru di Pontianak Divaksin

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Pontianak masih berjalan. Kali ini menyasar para guru yang digelar di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). Targetnya sebanyak 350 orang yang akan divaksin. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, vaksinasi yang digelar ini bertempat di Gedung PCC karena dinilai lebih representatif dengan kapasitas lebih luas. Dengan demikian […]

  • Diskes-PPKB dan Disperindagnaker Mempawah Siap Kolaborasi Tangani Virus Corona

    Diskes-PPKB dan Disperindagnaker Mempawah Siap Kolaborasi Tangani Virus Corona

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes-PPKB) Mempawah memastikan bahwa pihaknya telah berkoorndinasi dan siap berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Mempawah terkait kewaspadaan dini terhadap serangan virus ‘Corona’ yang belakangan ini menghawatirkan dunia. Koordinasi yang dilakukan agar tenaga kerja asing yang berasal dari luar dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan. […]

  • Cegah Covid-19, Pemkab Mempawah Akan Lakukan Penyemprotan Desinpektan di Fasilitas Publik

    Cegah Covid-19, Pemkab Mempawah Akan Lakukan Penyemprotan Desinpektan di Fasilitas Publik

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan sejumlah langkah nyata untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 di tempat-tempat umum. Sebab pemerintah memiliki tanggung jawab agar masyarakat tidak terinfeksi Covid-19. Ruang terbuka atau fasilitas publik yang menjadi perhatian di antaranya, terminal, sekolah, rumah ibadah, dan pasar. Bahkan tempat pelayanan publik di kabupaten itu diwajibkan […]

  • Gubernur: Kubu Raya Punya Potensi PAD Besar

    Gubernur: Kubu Raya Punya Potensi PAD Besar

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menilai Kabupaten Kubu Raya punya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar. Di antaranya dari sektor pengelolaan lahan. Caranya, dengan menyesuaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dengan mendekatkannya pada nilai pasar. Karena itu, ia menyarankan pemerintah daerah untuk terus berupaya menggali potensi PAD tersebut. “Bisa sepuluh kali lipat dari […]

expand_less