Breaking News
light_mode

Cegah Karhutla, Kapolsek Sepauk Minta 40 Desa Inventarisir Wilayahnya

  • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – 40 kepala desa (Kades) di Kecamatan Sepauk diminta untuk segera menginventarisir wilayahnya masing-masing. Langkah itu dinilai penting dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sebab, sebagian wilayah khatulistiwa saat ini
sedang mengalami Equinox, dimana saat matahari persis berada di khatulistiwa. Fenomena alam ini terjadi dalam waktu setahun dua kali yakni, Maret dan September.

Olehkarenanya, tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Sepauk.

“Saya minta seluruh kades agar segera menginventarisir wilayahnya masing-masing. Apabila menemukan titik api segera berkoordinasi dengan instansi terkait, baik itu Polri, TNI, Damkar, dan lain-lainya,” pinta Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris usai melaksanakan apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Sepauk, Sabtu (23/3/2019).

Selain itu, Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakatnya yang ada di Kecamatan Sepauk agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab hal itu sangat dilarang oleh Undang-undang yang ada.

“Jangan buka lahan dengan membakar,” imbaunya.

Setelah apel ini, ungkap Suwaris, kedepannya Polri, TNI, Damkar, dan pihak kecamatan akan melakukan patroli bersama. Tujuannya mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan baru dengan cara membakar. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersandung APBD, Dana Hibah BNPB untuk 12 Jembatan di Sintang Hampir Gagal Terealisasi
    OPD

    Tersandung APBD, Dana Hibah BNPB untuk 12 Jembatan di Sintang Hampir Gagal Terealisasi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang tengah dikejar tenggat waktu untuk merealisasikan dana hibah sebesar Rp10 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperbaiki 12 titik jembatan. Hingga pertengahan Mei 2025, pelaksanaan fisik dana hibah tersebut belum dimulai akibat tertundanya penyempurnaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang. Jika tidak […]

  • Berikan Kemudahan Peserta JKN-KIS, Puskesmas Sekadau Hilir Terapkan Sistem Antri Online

    Berikan Kemudahan Peserta JKN-KIS, Puskesmas Sekadau Hilir Terapkan Sistem Antri Online

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puskesmas Sekadau Hilir merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Sekadau yang telah menerapkan sistem antrean elektronik berbasis online. Dengan adanya sistem antrean online ini tentunya sangat membantu pihak Puskesmas Sekadau Hilir dalam memberikan kemudahan dan kepastian layanan kepada pasien, khususnya peserta JKN-KIS. Berdasarkan data per Februari 2020, tercatat jumlah peserta sebanyak 19.391 […]

  • Bupati Jarot Apresiasi Kerja Penyuluh

    Bupati Jarot Apresiasi Kerja Penyuluh

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Pameran Pembangunan dan Sintang Expo Tahun 2019 berlangsung semarak. Kegiatan berlangsung di komplek Stadion Baning Sintang dihadiri langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno. Suatu penghargaan tersendiri kepada stand Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang yang telah dikunjungi oleh Bupati Sintang sebanyak 2 kali. Yakni kunjungan pada hari pertama dan kedua kegiatan. Dukungan […]

  • Kayan Hilir dan Hulu, Infrastrukturnya Masih jadi <b><i>‘Trending Topic’</i></b>

    Kayan Hilir dan Hulu, Infrastrukturnya Masih jadi ‘Trending Topic’

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu masih menjadi ‘trending topic’. Lantaran masih tertinggal dan butuh perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sintang. Ihwal tersebut disampaikan anggota DPRD Sintang, Anastasia, saat ditemui sejumlah awak media di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senin (28/10/2019). “Sangat ketertinggalan dan keterbelakangan sekali […]

  • Pasca Kenaikan Iuran BPJS, 800 Peserta JKN-KIS Turun Kelas

    Pasca Kenaikan Iuran BPJS, 800 Peserta JKN-KIS Turun Kelas

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – IURAN BPJS Kesehatan resmi naik sejak per 1 Januari 2020. Kurang lebih 800 peserta memilih turun kelas, karena merasa terbebani saat membayar iuran. Lembaga penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tersebut tidak mempermasalahkan jika ada peserta JKN-KIS yang turun kelas. Malah BPJS Kesehatan Cabang Sintang mengaku siap membantu peserta mandiri jika ada yang […]

  • Sintang Peringkat 7 IPM Tertinggi di Kalbar
    OPD

    Sintang Peringkat 7 IPM Tertinggi di Kalbar

    • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang pada tahun 2020 mencapai angka 66, 88 dan berada pada 7 besar IPM tertinggi. Namun masih berada di bawah IPM Provinsi Kalimantan Barat. “IPM Kabupaten Sintang berada pada kelompok Sedang. Pada tahun 2019, perekonomian Kabupaten Sintang […]

expand_less