Breaking News
light_mode

Bupati Erlina: Sudah Dianggarkan, Tapi Tertunda Akibat Pandemi Covid-19

  • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Menindaklanjuti keluhan masyarakat Dusun Palawija, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat. terkait infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan berat.

Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mempawah, Hamdani, Kepala Bappeda Mempawah, Amy Febrianto, Camat Jongkat, Reno Prawira, dan Kepala Desa Wajok Hilir meninjau ruas Jalan Simpang Empat yang menjadi persoalan serius bagi masyarakat setempat, Rabu (22/6/2022).

Setelah melihat secara bersama-sama kondisi ruas jalan yang mengalami kerusakan berat itu, Bupati Erlina mengklarifikasi ruas jalan tersebut dihadapan masyarakat dan kepala desa setempat.

Dimana, orang nomor satu di Bumi Galaherang ini menyatakan pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mempawah telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan atau perbaikan ruas Jalan Simpang Empat, Dusun Palawija, Desa Wajok Hilir itu.

Bupati Mempawah, Hj Erlina meninjau dan menjelaskan kepada masyarakat, Camat, dan Kepala Desa penyebab tertundanya pembangunan ruas Jalan Simpang Empat Dusun Palawija, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Rabu (22/6/2022).

Akan tetapi, Diakuinya pengalokasian anggaran terhadap ruas jalan tersebut tertunda dan terpangkas akibat refocusing dalam dua tahun terakhir belakangan ini.

“Pembangunan jalan tidak dapat dilaksanakan karena anggaran dialihkan untuk bantuan sosial dan penanganan covid-19. Tentunya, tidak hanya terjadi di ruas jalan ini saja, tetapi semua sektor pembangunan yang sudah terencana matang dalam postur APBD kita terpaksa dialihkan untuk penanganan dan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak covkd-19,” jelas Bupati Erlina.

 

Kendati demikian, Bupati Erlina memastikan pembangunan atau perbaikan ruas jalan tersebut akan dilanjutkan, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun kondisinya saat ini diklaim sudah melandai.

“Insya Allah, karena kasus covid-19 sudah melandai saat ini, apa yang menjadi keluhan dan persoalan di tengah masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan 2023 bisa kita lanjutkan pembangunan ruas jalan ini,” kata Bupati Erlina.

Sisi lain, Bupati Erlina mengharapkan agar masyarakat bijak dalam mengaplikasikan media sosial (Medsos). Dia menyarankan masyarakat untuk lebih mencari kebenaran informasi yang beredar di medsos, hal inipun guna menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Mempawah.

“Saya rasa laporan seperti kerusakan jalan dapat disampaikan ke dinas terkait, sehingga dapat diambil tindakan sebagaimana mestinya,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuntikan Tahap Pertama Vaksin di Mempawah Baru Capai 40,33 Persen, 181 Nakes Tak Layak Divaksinasi

    Penyuntikan Tahap Pertama Vaksin di Mempawah Baru Capai 40,33 Persen, 181 Nakes Tak Layak Divaksinasi

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah memulai vaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 18 Januari 2021. Pada tahap pertama, vaksinasi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (Nakes). Saat ini, tercatat 1.186 tenaga medis yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac di Mempawah. Mereka telah didata pemerintah. Berdasarkam data vaksinasi penyuntikan tahap pertama tercatat 891 tenaga kesehatan yang hadir di fasilatas […]

  • Wuih, Askiman Curhat Pembangunan…

    Wuih, Askiman Curhat Pembangunan…

    • calendar_month Jum, 23 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketika menerima kedatangan Direktur Dana Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Putut Hari Satyaka, Wakil Bupati Sintang, Askiman mencurahkan isi hatinya (Curhat). Bukan masalah pribadi, melainkan tentang pembangunan di Bumi Senentang. “Tantangan pembangunan di Kabupaten Sintang adalah mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur,” kata Askiman di hadapan tamunya yang datang bersama Anggota DPR-RI, Sukiman, kemarin. Askiman […]

  • Pontianak Turun ke PPKM Level 3, Minta Warga Tetap Perketat Prokes

    Pontianak Turun ke PPKM Level 3, Minta Warga Tetap Perketat Prokes

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak berhasil keluar dari PPKM Level 4. Hal tersebut berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 32 tahun 2021 tanggal 9 Agustus 2021. Sebelumnya, Kota Pontianak menjadi satu diantara beberapa kabupaten/kota yang ditetapkan dalam PPKM Level 4, bahkan beberapa kali diperpanjang. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta masyarakat tidak serta merta […]

  • Pentingnya Sinkronisasi Kurikulum Pendidikan

    Pentingnya Sinkronisasi Kurikulum Pendidikan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono menekankan pentingnya sinkronisasi kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri saat ini. Menurut politisi Partai PAN, kurikulum yang disusun harus mampu menjawab tuntutan lapangan kerja agar lulusan pendidikan di Kabupaten Sintang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. “Kita harus memperhatikan perubahan dunia kerja dan […]

  • Pontianak Paparkan Aksi Iklim di Bangkok

    Pontianak Paparkan Aksi Iklim di Bangkok

    • calendar_month Kam, 30 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota Pontianak memaparkan Rencana Aksi Perubahan Iklim Kota Pontianak dalam pertemuan GCoM Regional Workshop for Southeast Asian Pilot Cities di Bangkok, Thailand, Kamis (30/3/2023). Rencana aksi tersebut merupakan wujud kontribusi Pemkot Pontianak dalam isu iklim dunia. Salah satu bentuk mewujudkan Pontianak sebagai kota yang berwawasan lingkungan, sebagaimana visi Wali Kota Edi Kamtono […]

  • Sumur Bor Akan Dikenakan Retribusi

    Sumur Bor Akan Dikenakan Retribusi

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalbar terkait retribusi sumor bor. Begitu terbit, Badan Pendapatan Daerah Sintang pun akan langsung bergerak. “Retribusi sumur bor sepenuhnya akan menjadi pemasukan Sintang,” kata Mas’ud Nawawi, Kepala Badan Pendapatan Daerah Sintang, kemarin. Mas’ud mengatakan, besaran retribusi sumur bor itu belum dapat ditentukan, sebelum SK Gubernur tersebut terbit. “Setiap daerah bisa saja berbeda […]

expand_less