Breaking News
light_mode

Berikan Kemudahan Peserta JKN-KIS, Puskesmas Sekadau Hilir Terapkan Sistem Antri Online

  • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Puskesmas Sekadau Hilir merupakan salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Sekadau yang telah menerapkan sistem antrean elektronik berbasis online.

Dengan adanya sistem antrean online ini tentunya sangat membantu pihak Puskesmas Sekadau Hilir dalam memberikan kemudahan dan kepastian layanan kepada pasien, khususnya peserta JKN-KIS.

Berdasarkan data per Februari 2020, tercatat jumlah peserta sebanyak 19.391 jiwa/peserta yang memanfaatkan sistem antrian online.

“Ini sangat membantu Puskesmas dalam memberikan layanan yang cepat kepada peserta JKN-KIS. Kemudahan ini diberikan demi kepuasan peserta, peserta yang akan berobat di FKTP tinggal mendaftar dari rumah dengan smartphone-nya dan bisa mengetahui kapan dia dipanggil untuk mendapatkan pelayanan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sekadau Siti Fatkhul Hidayah, Senin (17/2/2020).

Fadly Noviandi selaku Dokter Pelaksana di Puskesmas Sekadau Hilir juga menyampaikan bahwa sistem antrean online BPJS Kesehatan yang diterapkan berdampak positif bagi pelayanan kesehatan baik dari segi pasien dan petugas.

“Dengan adanya inovasi tersebut administrasi rekam medik peserta menjadi lebih tertib. Selain itu, tenaga kesehatan lebih cepat dalam melayani. Ini tentu berpengaruh dengan tingkat kepuasan pasien,” ungkap Fadly.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Yuliana Fitri menambahkan, terdapat sejumlah 12 FKTP dari lima kabupaten seperti, Sintang, Melawi, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Sintang, semuanya tercatat sudah menerapkan sistem antrean online yang dapat memudahkan dan memberikan kepastian layanan kepada peserta JKN-KIS.

“Artinya, pelayanan ini sudah berjalan sehingga jika kita mau berobat ke FKTP itu sudah bisa mengambil antrean online melalui aplikasi Mobile JKN. Hanya terkendala belum sepenuhnya terdapat prasarana seperti monitor display, namun tetap kita upayakan agar dapat terpenuhi selanjutnya,” tambah Yuliana.

Tahun 2020, menurut Yuliana Fitri, merupakan tahun Pelayanan dan Kepuasan Peserta bagi BPJS Kesehatan. Karena itu, pihaknya meluncurkan sistem antrean online yang harapannya dapat diimplementasikan di seluruh fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jarot Umumkan Sintang “Zona Kuning” Covid-19, Tetap Disiplin dengan 5M

    Jarot Umumkan Sintang “Zona Kuning” Covid-19, Tetap Disiplin dengan 5M

    • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lewat akun instagram pribadinya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan kondisi Covid-19 terkini di wilayah yang dipimpinnya. Bupati Jarot yang juga Ketua Satgas Covid-19 Sintang inipun mengungkapkan, sejak 30 Mei hingga 7 Juni 2021, “Kabupaten Sintang” masuk dalam kategori “Zona Kuning” atau sebuah wilayah dengan resiko rendah penyebaran Covid-19. Selain itu, orang nomor satu […]

  • Pelaku Usaha Harus Mampu Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
    OPD

    Pelaku Usaha Harus Mampu Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pandemi Covid-19 masih terus berlanjut dan cenderung meningkat. Tanda-tanda berakhirnya penyebaran virus corona masih belum terlihat di Indonesia dan Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sintang. Sektor perekonomian telah terpuruk sejak lama. Meski di tengah berbagai ketidakpastian dunia usaha sudah kembali bergerak. Tidak sedikit muncul bisnis baru mencoba peruntungan di masa serba sulit. Anggota Dewan […]

  • Herimaturida : Jangan Bedakan Pasien Kaya dan Miskin

    Herimaturida : Jangan Bedakan Pasien Kaya dan Miskin

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Seluruh pegawai, perawat serta dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun swasta di Bumi Senentang jangan membeda-bedakan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Rumah sakit di Kabupaten Sintang  jangan membeda-bedakan pelayanan kesehatan. Tolong jangan membedakan pasien kaya dan miskin,” tegas Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Herimaturida, Kamis (9/11). Legislator Partai Gerindra […]

  • Bupati Erlina Dengarkan Keluh Kesah Petani Anjungan Melancar

    Bupati Erlina Dengarkan Keluh Kesah Petani Anjungan Melancar

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengapresiasi masyarakat petani Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan yang terus konsisten memproduksi hasil pertanian, khususnya padi pada hari ini yang dinilainya cukup baik dan potensial untuk dikembangkan. Karena hal itu akan menjamin kebutuhan pangan Mempawah dan daerah lainnya. Bila stok pangan sudah aman, Bupati Erlina optimistis kesejahteraan masyarakat juga […]

  • 19 Maret 2023, Puan Maharani Dijadwalkan Resmikan “Waterfront Sintang”

    19 Maret 2023, Puan Maharani Dijadwalkan Resmikan “Waterfront Sintang”

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani dijadwalkan meresmikan “Waterfront Sintang” yang berada di Kawasan Pasar Sungai Durian pada 19 Maret 2023 mendatang. “Kami sudah menerima rundown kunjungan Ibu Puan Maharani bersama Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus ke Kabupaten Sintang. Sehingga kita perlu melakukan persiapan untuk kegiatan tersebut,” ungkap Asisten Administrasi […]

  • BPH Migas Minta PLN Ganti Bahan Bakar BBM dengan Gas

    BPH Migas Minta PLN Ganti Bahan Bakar BBM dengan Gas

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak tiga tahun terakhir Provinsi Kalimantan Barat PT PLN (Persero) membeli listrik dari Malaysia sebesar 170 Mega Watt dengan harga sebesar Rp. 1.050/kwh. Kondisi ini membuat harga listrik menjadi mahal dan tidak kompetitif. Wacana Pembangunan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan disambut baik dari berbagai pihak, tidak hanya Pemerintah Provinsi Kalbar, bahkan Pemerintah Kabupaten Mempawah […]

expand_less