Breaking News
light_mode

Berharap Tokoh dan Mahasiswa Papua di Kalbar Objektif dalam Bersikap

  • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sejumlah mahasiswa dan tokoh Papua di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) diharapkan agar bijak dan objektif dalam melihat aksi protes tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya yang digelar di beberapa kota di Papua dan Papua Barat.

“Saya harap mahasiswa Papua dan tokoh Papua agar melihat secara objektif apa yang terjadi, dan tidak mudah terpancing sosial media serta isu-isu yang tidak benar,” ujar Gubernur Kalbar, H Sutarmidji usai menghadiri silahturahmi dengan mahasiswa dan tokoh Papua di wilayah Kalbar, di rumah dinas Pangdam XII/ Tanjunpura, Minggu (25/8/2019).

Silahturahmi yang digagasi oleh Pangdam XII/ Tanjungpura Mayjen TNI. Herman Asariban, mempertemukan Forkompimda dan para mahasiswa serta tokoh Papua yang ada di Kalbar ini guna memberikan rasa aman bagi mahasiswa yang berasal dari Papua untuk menimba ilmu di Bumi Khatulistiwa.

“Kita silahturahmi dengan adek-adek mahasiswa dari papua, beberapa mahasiswa saya kenal dengan mereka. Saya berharap mereka dapat menyelesaikan kuliah mereka di Kalbar, setelah selesai kuliah bisa membangun daerahnya di Papua,” ungkapnya.

Mahasiswa Papua yang sedang menimba ilmu di luar daerahnya, kata Midji, bisa meningkatkan sumber daya manusia di daerah asalnya usai kuliah.

Olehkarenanya, Sutamkidji dan jajaran Forkompinda Provinsi Kalbar menjamin akan memberi rasa aman bagi mahasiswa dari luar daerah yang sedang menimba ilmu di Kalbar.

“Mereka dikirim ke kalbar untuk belajar, supaya di daerahnya memiliki SDM yang lebih bagus, soal lain-lain kita sikapi dengan aturan yang sudah ada. Saya selaku Gubernur ingin mereka ada ketenangan dalam menimba ilmu di kalbar. Insya Allah aman dan jajaran Forkompida selalu memberikan ke keluasaan kepada siapapun sepanjang mengikuti aturan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Pangdam XII/ Tanjungpura Mayjen TNI. Herman Asariban mengatakan, kegiatan ini untuk mengakrabkan dari berbagai multi etnis, ras dan agama yang ada di Kalbar.

“Ini kita lakukan dalam rangka menjaga kedamaian dan aman khususnya di wilayah kalbar,” tutupnya. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Tanglong jadi Media Pemuda untuk Kembangkan Kreativitas dan Inovasi

    Festival Tanglong jadi Media Pemuda untuk Kembangkan Kreativitas dan Inovasi

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri dan membuka kegiatan Festival Tanglong 2023 di Taman Kuale Mempawah, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Minggu (16/4/2023). Festival digelar oleh Pemuda Kreatif Kuala Mempawab dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1444 H. Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi mengapresiasi atas inisiatif para Pemuda Kuala Mempawah […]

  • Wabup Melkianus Motivasi 200 Mhasiswa UNKA yang Wisuda

    Wabup Melkianus Motivasi 200 Mhasiswa UNKA yang Wisuda

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus memberikan motivasi kepada para wisudawan – wisudawati Universitas Kapuas di GOR Apang Semangai Sintang, Selasa (24/10/2023). “Bagi para wisudawan, hari ini adalah puncak dari seluruh rangkaian perjuangan anda selama menempuh studi di Universitas Kapuas, ini sekaligus menjadi titik awal dari perjalanan panjang di universitas masyarakat. Jadikan apa yang telah […]

  • Bupati Jarot Gratiskan Biaya Pengobatan Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen

    Bupati Jarot Gratiskan Biaya Pengobatan Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno memastikan biaya pengobatan akibat luka bakar yang dialami Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen Sintang tidak dipungut biaya sepeser pun atau digratiskan. “Untuk biaya brobat korban luka bakar ini kita gratiskan lah. Karena setiap kejadian luar biasa kegawatdaruratan yang tertimpa pada masyarakat, maka pemerintah kabupaten sintang akan menanggung […]

  • 1.250 Hektar Lahan di Mempawah Terbakar, Wabup dan Kapolres Sepakat Penanganan Karhutla jadi Tanggung Jawab Semua Pihak

    1.250 Hektar Lahan di Mempawah Terbakar, Wabup dan Kapolres Sepakat Penanganan Karhutla jadi Tanggung Jawab Semua Pihak

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bukan hanya menjadi tanggung jawabnya pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI saja. Tapi, menjadi tanggung jawab semua pihak. Ihwal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi saat menghadiri Focus Goup Discussion (FGD) dengan tema “Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Pembuatan Cuka Kayu” di Aula […]

  • Harjad Kota Sintang, 500 Perempuan Melayu Berjepin dengan Gemulai

    Harjad Kota Sintang, 500 Perempuan Melayu Berjepin dengan Gemulai

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pakaian Melayu berwarna-warni dari biru, kuning, hingga merah muda mulai memikat mata banyak orang. Tak lama kemudian, rentakan musik Melayu pun mulai berirama. Seketika 500 perempuan Melayu Sintang mulai menari dan menghentakkan gerakan kaki secara bersama seakan membius para penonton yang hadir di halaman Rumah Adat Melayu (RAM) Sintang, Rabu (1/5/2019). Tak nampak […]

  • Viral karena Pose Dua Jari dan Kenakkan Topi 2019 Ganti Presiden, Tiga ASN RSUD Sintang Terancam Dipecat

    Viral karena Pose Dua Jari dan Kenakkan Topi 2019 Ganti Presiden, Tiga ASN RSUD Sintang Terancam Dipecat

    • calendar_month Rab, 30 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lantaran fotonya viral karena pose dua jari dan topi bertulisan #2019GANTIPRESIDEN dengan pakaian operasi. tiga ASN RSUD Ade M Djoen Sintang terancam dipecat sebagai ASN/PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. “Saya tidak bisa memutuskannya. Nanti akan di bahas oleh tim penjatuhan disiplin. Ya, bisa saja dijatuhkan sanksi ringan sampai yang terberat yaitu pemecatan sebagai ASN/PNS,” kata […]

expand_less