Breaking News
light_mode

53 Warga Korban Puting Beliung Terima Bantuan 811 Keping Seng

  • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan seng secara simbolis bagi warga yang rumahnya terdampak bencana angin puting beliung di Perumnas IV Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (15/8/2019).

Bantuan berupa seng total sejumlah 811 keping bagi 53 rumah warga korban angin puting beliung. Dari sejumlah rumah warga sebagian besar atap sengnya terlepas.

Menurutnya, secara umum perumahan tipe 21 ini menggunakan kayu kelas tiga seperti kasau dan reng serta genteng metal sehingga dengan mudah terlepas dari rangkanya. Apalagi usia kayu yang sudah lapuk dan dimakan rayap.

“Kita berikan bantuan berupa seng, nanti masyarakat membangun sendiri atap rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Edi  menyarankan warga memperkuat konstruksi atapnya, kuda-kuda kayunya minimal menggunakan kayu kelas dua sehingga ketika terjadi bencana serupa, atap tidak tersapu angin karena konstruksinya kokoh.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa tetapi kita harus siap karena kuatir papan jatuhan seng menimpa. Ada 12 rumah yang paling parah kerusakan atapnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Saptiko menjelaskan, dari hasil pendataan pihak Kelurahan Saigon, terdapat 53 rumah warga yang menjadi korban angin puting beliung.

Dari 53 rumah, 12 diantaranya rusak parah terutama bagian atap, 20 rumah rusak sedang dan sisanya kerusakan ringan. “Rumah yang parah kerusakannya semua atapnya terangkat oleh pusaran angin puting beliung,” ungkapnya.

BPBD Kota Pontianak, lanjutnya, sementara hanya memberikan bantuan seng untuk segera digunakan masyarakat agar atapnya normal kembali. Memasuki cuaca ekstrem seperti ini, terutama angin puting beliung, memang diakui Saptiko tidak bisa diprediksi. Apalagi wilayah terjadinya bencana terbuka tanpa ada pepohonan yang tinggi.

“Adanya pohon bisa mengurangi angin sebab daerah yang sering terjadi puting beliung adalah daerah yang tidak memiliki pepohonan tinggi,” sebutnya.

Ia berharap masyarakat bisa menanam pohon sehingga pohon yang tinggi itu bisa menahan angin. Selain itu, membangun rumah juga harus memperhatikan konstruksi rangka atapnya.

“Terutama rumah yang menggunakan rangka baja ringan sangat rawan terhadap puting beliung,” jelas Saptiko.

Sementara itu, Lurah Saigon, Yuspriati menuturkan, rerata rumah yang terkena musibah angin puting beliung ini masih ditempati dan tidak ada yang mengungsi.

“Sementara ini mereka menutupi atap rumahnya dengan terpal bantuan dari Dinas Sosial Kota Pontianak. Setelah menerima bantuan seng dari BPBD Kota Pontianak ini, warga akan segera memasang atapnya masing-masing,” terangnya.

Ia menambahkan, total keseluruhan bantuan seng yang diserahkan kepada 53 rumah warga ini adalah 811 keping. “Masing-masing warga menerima bantuan seng ini sesuai dengan tingkat kerusakan atapnya,” pungkasnya. (Nrt/Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAH! 40 Anggota DPRD Sintang Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

    SAH! 40 Anggota DPRD Sintang Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – SAH. 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang periode 2019-2024 telah diambil sumpah atau janjinya sebagai wakil rakyat. Pengambilan sumpah atau janji inipun dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Sintang, di ruang Paripurna  DPRD Sintang, Senin (9/9/2019). Sebelum mengucapkan sumpah atau janji 40 anggota DPRD Sintang periode 2019-2024 diminta agar dapat menjalan […]

  • Bupati Jarot Winarno Bosan Bertukar Cendera Mata, Ini Penyebabnya…

    Bupati Jarot Winarno Bosan Bertukar Cendera Mata, Ini Penyebabnya…

    • calendar_month Kam, 3 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sudah seperti suatu kewajiban, ketika pertemuan pejabat antardaerah atau pejabat dengan pihak terkait, diselingi dengan pertukaran cendera mata. Ternyata hal itu menimbulkan kebosanan dalam diri Bupati Sintang, Jarot Winarno. “Terkadang merasa bosan bertukar cendera mata, selalu terbuat dari plastik,” kata Jarot ketika membuka Pelatihan Pengembangan Cendera Mata Khas Daerah Kabupaten Sintang 2018, di […]

  • Segera Bangun Komunikasi yang Baik

    Segera Bangun Komunikasi yang Baik

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno minta kepada 30 pejabat struktural dan 3 fungsional untuk segera membaur di lingkungan kerja masing-masing. Utamakan bangun komunikasi yang baik, sehingga tiap program pembangunan yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. “Saya ingatkan kepada yang baru dilantik, berkomunikasi lah dengan staf dan pimpinan dengan baik, pekerjaan yang sudah bagus […]

  • Iuran Sehat Bantu Peserta yang Sedang Sakit

    Iuran Sehat Bantu Peserta yang Sedang Sakit

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kehadiran program jaminan kesehatan ini di tengah masyaarakat disambut baik oleh berbagai kalangan. Salah satunya adalah Ramlana seorang pengawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Setda Pemerintah Kabupaten Sintang. Saat ditemui di sela-sela kesibukannya, ia pun menceritakan dengan bangga karena telah memegang kartu JKN-KIS. “Saya merasa bangga dan tenang sudah memegang kartu JKN-KIS, saya […]

  • Korban Kebakaran di Sungai Pinyuh Terima Bantuan Uang Tunai dan Sembako

    Korban Kebakaran di Sungai Pinyuh Terima Bantuan Uang Tunai dan Sembako

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 13 pemilik rumah toko (Ruko) di Jalan Jurusan Mempawah Komplek Pasar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh menerima bantuan bluang tunai dari Pemerintah Kabupaten Sintang, Jumat (23/10/2020). Bantuan berjumlah Rp143 juta itu diserahkan langsung Bupati Mempawah kepada 13 korban kebakaran. Selain itu mereka juga mendapat bantuan lain berupa pakaian dan makanan pokok. Adapun uang […]

  • Bulan Puasa, Belanjanya Jangan Berlebihan

    Bulan Puasa, Belanjanya Jangan Berlebihan

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama bulan suci Ramadan sejak Kamis (17/5), warga diimbau untuk tidak berbelanja secara berlebihan, baik untuk berbuka puasa maupun kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) lainnya. “Kurangi konsumsi dan tingkatkan ibadah, Artinya, selama bulan puasa, umat Islam harus mampu menekan hawa nafsu untuk tidak berlebih-lebihan, termasuk dalam berbelanja,” kata Anggota DPRD Kabupaten Sintang, […]

expand_less