Breaking News
light_mode

Bupati Muda Ajak Jaga Kualitas Produksi Perikanan

  • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menghadiri pembukaan Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan serta Pekan Pelayanan Publik yang digelar Stasiun Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pontianak, di Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya, Senin (1/7/2019).

Bulan Bakti dan Pekan Pelayanan Publik ditandai pelepasan burung merpati oleh Kepala Stasiun BKIPM Pontianak, Miharjo, Bupati Muda Mahendrawan, dan sejumlah kepala instansi vertikal lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Muda mengajak semua elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menjaga kualitas produksi perikanan dari faktor-faktor penyakit. Seperti virus, pengawet, dan sebagainya dengan tujuan menjaga kualitas kesehatan masyarakat.

“Sebagai contoh, angka stunting di Kalbar masuk dalam 16 besar, untuk di Kubu Raya pada tahun 2018 terindikasi 25,6 persen. Walaupun tidak mutlak, tapi kualitas makanan juga berdampak pada kualitas kelahiran. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” kata Muda Mahendrawan.

Menurut Muda, melalui peran BKIPM Pontianak dengan kontrol yang maksimal dan langkah yang proaktif dan inovatif serta sinergis dengan pemerintah daerah, maka berbagai persoalan terutama berkaitan kualitas dan mutu perikanan dapat diatasi.

“Peran BKIPM dalam menjaga kelestarian dan menjaga kualitas dan mutu kesehatan sangatlah penting,” tuturnya.

Muda mengajak semua pihak khususnya instansi terkait memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga kualitas dari hasil perikanan. Mulai dari pelaku-pelaku usaha mikro kecil hingga pengolahan.

Dirinya mengingatkan masyarakat akan banyaknya ancaman penyakit yang berasal dari hasil perikanan yang tidak berkualitas.

“Contohnya, stunting terjadi karena adanya bahan pengawet di dalam makanan. Ini bukan hanya terjadi di pelosok tapi juga terjadi pada desa-desa yang berada di perkotaan. Untuk itu edukasi terhadap masyarakat sangat perlu dilakukan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Stasiun BKIPM Pontianak, Miharjo, mengatakan kegiatan Bulan Bakti dan Pekan Pelayanan Publik dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 1-7 Juli 2019. Kegiatan Bulan Bakti dilakukan dengan nuansa berbasis nelayan dengan teknologi modern.

“Kita berupaya terus meningkatkan mutu pelayanan. Sejak 2018 kita sudah menerapkan online, sudah semakin mudah bagi masyarakat untuk mengirim. Pelayanan juga tidak menggunakan uang cash lagi. Sama halnya juga dengan nelayan, melaut sudah menggunakan teknologi,” kata Miharjo.

Miharjo menerangkan, BKIPM merupakan instansi vertikal yang mempunyai fungsi dan peran melindungi pelestarian sumber daya ikan dari ancaman penyakit ikan.

“Setiap produk perikanan yang masuk kita deteksi, kita cek legalitasnya, penyakitnya, bahkan kita pantau sampai ke titik pelepasannya,” pungkasnya. (Len/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Populer di Media Online, Magelang Belajar ke Pontianak

    Populer di Media Online, Magelang Belajar ke Pontianak

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Nama Kota Pontianak sudah sangat dikenal hingga luar Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), satu di antaranya Kota Magelang. Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang bersama para wartawan media cetak dan elektronik melakukan kunjungan ke Pontianak untuk studi tiru sekaligus bertukar informasi dengan Pemkot Pontianak. Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur mengungkapkan nama Kota Pontianak sangat […]

  • Wabup Pagi: Lahirkan Qori dan Qoriah Berbakat

    Wabup Pagi: Lahirkan Qori dan Qoriah Berbakat

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Kecamatan Mempawah Hilir di Halaman Kantor Camat Mempawah Hilir, Jumat (2/6/2023) malam. Kegiatan religius tersebut, diharapkan Wabup dapat melahirkan Qori-Qoriah yang berbakat, sehingga mampu  mengharumkan nama daerah dan mewakili daerah di ajang yang lebih tinggi. “Saya yakin potensi […]

  • Sepakat! 2020 Tapal Batas Kalbar dan Kalteng Ditarget Selesai

    Sepakat! 2020 Tapal Batas Kalbar dan Kalteng Ditarget Selesai

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyepakati untuk segera menyelesaikan permasalahan batas wilayah antara kedua provinsi tersebut yang selama ini belum terselesaikan. Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengungkapkan,  dalam waktu dekat persoalan tapal batas antara Pemprov Kalbar dan Pemprov Kalteng akan segera di selesaikan. “Selambat-lambatnya pemasalahan batas wilayah ini selesai pada […]

  • Tiadakan Festival, Permainan Meriam Karbit Tetap Diperkenankan

    Tiadakan Festival, Permainan Meriam Karbit Tetap Diperkenankan

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, penyelenggaraan Festival Meriam Karbit tahun ini kembali ditiadakan sebagaimana tahun lalu. Kendati demikian, permainan meriam karbit tetap diperkenankan. “Kalau masyarakat ingin memainkan meriam karbit silakan tetapi tahun ini kita tidak menggelar festival seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (14/4/2022). Sejak awal pandemi Covid-19, yakni tahun 2020 festival […]

  • Jadikan Sungai Kapuas Wajah Kota Pontianak

    Jadikan Sungai Kapuas Wajah Kota Pontianak

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 98 atlet yang berasal dari Australia, Brunei Darussalam, China  dan Malaysia berlaga pada Pontianak International Dragon Boat (PIDB) 2019 di Sungai Kapuas, Taman Alun Kapuas, Jumat (20/9/2019). Sementara untuk Tim Indonesia menurunkan tim dari beberapa provinsi, antara lain Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan. Wali Kota […]

  • Bukan Lagi Soal Pupuk, Tapi Buruknya Infrastruktur Hambat Kemitraan Ideal Petani dan Pabrik
    OPD

    Bukan Lagi Soal Pupuk, Tapi Buruknya Infrastruktur Hambat Kemitraan Ideal Petani dan Pabrik

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski harga pupuk yang digunakan petani kelapa sawit cenderung tinggi, hal itu bukan lagi menjadi kendala utama. Menurut Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Arif Setya Budi, persoalan terbesar yang dihadapi petani saat ini adalah kondisi infrastruktur jalan produksi yang memprihatinkan. “Kalau soal pupuk, sekarang pupuk tersedia banyak. […]

expand_less