Breaking News
light_mode

Sadis! Ternyata, Purwanto Dibacok Bertubi-tubi hingga Tewas

  • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Selasa, 18 Juni 2019, tak ada yang menyangka tragedi berdarah terjadi di Kamp MR 5 PT SNIP, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu. Satu nyawa melayang bersimbah darah, pelakunya tidak lain adalah rekan kerja korban sendiri, yakni Defamber Holifil (23).

Dia (pelaku,red) menghabisi Purwanto (34) saat tengah terlelap tidur. Berbekal sebilah parang, pelaku memasuki mess korban melalui pintu belakang.

Tatkala melihat korban tertidur dalam posisi terlentang. Tanpa ragu-ragu dan niat membunuhnya, pelaku langsung melayangkan sebilah parang yang digenggamnya ke arah leher korban sebanyak satu kali. Korban lantas membuka mata dan memegang lehernya.

Ternyata tebasan bagian leher tak membuat pelaku merasa puas. Kemudian pelaku melayangkan kembali sebilah parangnya ke bagian dagu korban sebanyak satu kali. Tebasan membabi buta itupun terus dilakukan pelaku hingga tepat di bagian kening korban sebanyak satu kali.

Tubuh korban mungkin sudah lemah dan tak berdaya ketika mendapat pukulan benda tajam dari korban sebanyak tiga kali berturut-turut, sehingga korban berbalik badanya menjadi tengkurap.

Detik-detik korban meregang nyawa terakhirnya pun tak juga membuat pelaku ibah dan menghentikan perbuatannya. Dengan sadisnya pelaku kembali melayangkan sebilah parangnya ke arah kepala bagian belakang korban sebanyak  satu kali yang kemudian dilanjutkan kepala bagian atas sebanyak satu kali.

Setelah memastikan korbannya tidak bernyawa. Pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor korban dan mengambil satu unit handphone milik korban.

Perbuatan sadis pelaku terhadap korban itupun bermotif dendam dan sakit hati terhadap korban. Sebab pelaku menilai korban tidak menyukai keberadaanya di perusahaan perkebunan tersebut. Selain itu, pelaku juga mengaku kesal dan sakit hati dengan korban soal penggunaan air untuk mandi.

Berawal dari itulah pelaku memiliki niat membunuh korban. Bahkan telah direncanakannya sebelum tragedi berdarah tersebut terjadi.

“Pertama – tama pelaku menebas bagian leher korban, kemudian bagian dagu, dan kening korban. Melihat korban berbalik badanya dalam keadaan tengkurap, pelaku kembali menebas kepala bagian bawah dan atas korban. Totalnya ada lima kali tebasan yang membuat korban meninggal dunia,” ungkap Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, saat menggelar press rilisnya di Mapolres Sintang, Jumat (21/6/2019).

Menurut Kapolres, motif pembunuhan ini terjadi karena dendam dan sakit hati. Pertama korban dinilai pelaku tidak menyukai kebaradaanya bekerja di perusahaan tersebut. Kedua, soal penggunaan air mandi yang dinilai tidak berurutan.

“Pelaku bekerja di perusahaan itu baru dua Minggu. Sementara korban sudah tiga bulan,” beber Kapolres.

Menurut Kapolres, sebelum peristiwa pembunuhan tersebut terjadi, pelaku dan korban tidak ada terjadi pertengkaran mulut maupun fisik lainnya. Semuanya normal seperti biasanya. Hanya saja, pelaku memendam rasa sakit hatinya itu, sehingga timbul niat untuk menghabisi nyawa korban.

“Antara pelaku dan korban tidak tidak percekcokan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban dalam keadaan sadar, bahkan direncanakan. “Dalam keadaan sadar melakukan pembunuhan. Tidak ada pengaruh alkohol ataupun hal-hal lainnya,” tegas Kapolres.

Selian itu, ungkap Kapolres, pelaku bukan warga Kalimantan Barat maupun Kabupaten Sintang. Dia (pelaku,red) berasal dari Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Di Kalbar pelaku mengaku sudah tiga tahun.

“Pelaku asalnya dari Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Berada di Kalbar sudah tiga tahun. Sementara untuk di Sintang pelaku baru tiga Minggu,” kata Kapolres.

Kapolres menegaskan, saat ini pelaku telah resmi menjadi tersangka dan tahanan Polres Sintang atas kasus pembunuhan berencana dan pencurian. Sebab pelaku telah mengakui semua perbuatannya tanpa adanya penyesalan.

“Saat dilakukan pemeriksaan petugas, pelaku mengaku tidak menyesali perbuatannya sama sekali,” ungkap Kapolres.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas, berupa satu unit sepeda motor honda revo warna hitam satu helai selimut / seprai, satu bilah parang, dan satu unit handphone.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku pun dijerat Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 Ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun ataupun seumur hidup. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Pontianak Borong Dua Kategori BKN Award

    Pemkot Pontianak Borong Dua Kategori BKN Award

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Penghargaan BKN Award 2023 Kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja yang dianugerahkan kepada Pemkot Pontianak menjadi sebuah bukti keberhasilan dalam melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN. Selain itu, Kategori Pengembangan Kompetensi juga dianugerahkan kepada Pemkot Pontianak. Penganugerahan […]

  • Kampanyekan Germas, “Bobor Fashion Week” Bikin Bupati Erlina Takjub

    Kampanyekan Germas, “Bobor Fashion Week” Bikin Bupati Erlina Takjub

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Bobor Fashion Week” yang diinisasi oleh kader PKK di Dusun Bobor, Desa Benuang, Kecamatan Toho mendapat perhatian dari Bupati Mempawah, Hj Erlina. Pasalnya, masyarakat dusun ini mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas dengan berbagai ide kreatif dengan menghiasi busana mereka dari buah dan sayur. “Lewat ‘Bobor Fashion Week’, pesan dan tujuan dari […]

  • Dirgahayu Kota Sintang ke 658, Jarot: Sintang Jangan Kalah Melawan Corona!

    Dirgahayu Kota Sintang ke 658, Jarot: Sintang Jangan Kalah Melawan Corona!

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari ini, Minggu (10/5/2020) merupakan Hari Jadi (Harjad) Kota Sintang ke 658. Momentum ini tentunya banyak harapan baru yang diinginkan masyarakat agar Sintang jauh lebih baik kedepannya.Tak terkecuali Bupati Sintang, Jarot Winarno. Lewat momentum ini, orang nomor satu di Bumi Senentang itu berharap Sintang menjadi rumah besar bagi seluruh komponen bangsa di Kabupaten […]

  • Perbaiki Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Kolaborasi
    OPD

    Perbaiki Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Kolaborasi

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sintang, Erwan Candra Happy menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah desa, pihak kecamatan, dan pendamping desa dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Penekanan ini disampaikan dalam rangka mendorong perbaikan tata kelola keuangan desa  serta percepatan realisasi program-program pembangunan di wilayah Kecamatan Sintang. Menurut Erwan Candra, pengelolaan […]

  • Berharap Lahirnya Atlet Level Dunia

    Berharap Lahirnya Atlet Level Dunia

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Event olahraga, baik yang bersifat kompetisi maupun kegiatan olahraga rutin, hampir setiap waktu menjadi agenda yang digelar di Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mendukung event-event olahraga yang digelar di kota ini dalam rangka menjadikan Pontianak sebagai sport city, salah satunya Kejuaraan Bridge Terbuka ke-22 Piala Rektor dan Dekan Fakultas Teknik […]

  • Gubernur Kalbar Minta Bupati dan Wali Kota Update Data LP2B

    Gubernur Kalbar Minta Bupati dan Wali Kota Update Data LP2B

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta kepada Bupati dan Wali Kota di Provinsi Kalbar agar dapat selalu mengupdate Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Saya berharap, setiap kepala daerah mengambil kebijakan dan selalu mengupdate data ini,” kata H Sutarmidji, saat membuka Acara Penyerahan Hasil Kegiatan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kalbar di Hotel […]

expand_less