LensaKalbar – Setiap ada pesta hiburan rakyat, aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan copet biasanya banyak terjadi. Tak sedikit pula warga yang membuat laporan polisi.
Tetapi, pada konser band legendaris “Slank” di Kabupaten Sintang, Minggu (2/12/2018) malam. Pihak kepolisan mengaku belum ada menerima laporan pencurian motor maupun copet.
“Belum ada kita menerima laporan terkait kasus curanmor dan copet malam ini,” kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto, saat ditemui LensaKalbar.com, di Stadion Baning Sintang.
Meskipun demikian, pihak kepolisian berharap tidak ada warga atau pengunjung yang mengikuti jalanya konser Slank tersebut menjadi korban curanmor ataupun copet.
“Kalau bisa jangan sampai ada yang kehilangan,” ujarnya.
Olehkarenanya, Kasat Reskrim Polres Sintang itupun mengimbau agar warga selalu waspada saat menyimpan kendaraan bermotornya. Begitu juga dengan juru parkir (Jukir) diharapkan dapat menjaga kendaraan bermotor milik warga yang sedang mengikuti jalannya aksi panggung band legendaris “Slank”.
Himbauan yang disampaikannya tersebut, bukan tanpa alasan. Sebab, terhitung sejak Januari hingga 2 Desember 2018. Pihaknya menangani 30 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curnamor). Sementara yang sudah terungkap hanya 5 kasus curanmor.
“Artinya, kita masih ada tunggakan 25 kasus curanmor,” tutupnya. (Dex)